Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 124


__ADS_3

suara sirine membangunkan dua wanita yang sedang tidur,wanita berponi mengerjapkan mata ia bangun melihat dari kejauhan dengan gelagapan seo Hyun membangunkan Jenni.


Jenni yang masih mengumpulkan nyawa terbengong melihat seo Hyun merapihkan baju serta barang-barangnya,setelah sadar ia mendengar suara sirine dengan panik ia mengikuti seo Hyun.


"seo Hyun kenapa ada polisi!"


Jenni mengejar seo Hyun yang terlebih dulu berlari,ia tak sempat membawa semua barang menengok kebelakang dan terus berlari mengejar seo Hyun.


tok.


tok.


tok.


"komandan bagaimana kalau kita dobrak saja"


ucap salah satu polisi setelah mengetuk dan memanggil berkali-kali namun tidak ada jawaban 'kemungkinan mereka sudah kabur atau tidak ada dirumah' pikirnya.


"ya sudah dobrak semua siap senjata dan hati-hati"


ucap komandan polisi menginstruksi anak buahnya.

__ADS_1


brak.


semua orang waspada komandan polisi menginstruksikan anak buahnya untuk berpencar,ia juga menggeledah barang-barang dikamar banyak botol-botol bekas dan kemungkinan baru semalam.


ada beberapa barang yang mencuri perhatiannya,ia mengambil salah satunya ketika dibalik ada kata-kata yang membuat ia tersenyum tipis.


komandan menyuruh anak buahnya untuk membawa barang-barang yang ia tunjuk lalu ia menghubungi seseorang untuk bertemu.


**


seorang laki-laki mondar-mandir memegang ponsel hatinya gelisah,beberapa kali ia menghubungi seseorang tapi tidak diangkat.


ucap salah satu laki-laki mendengus kesal melihat Hyungnya bolak-balik bikin pusing aja.


"semua kumpul! seokjin! yak! Kim seokjin!"


teriak manager mendengus kesal 'ini anak kenapa lagi? bikin pusing aja,padahal semalam baru ketemu istrinya' manager menghela napas panjang melihat kelakuan idolanya.


manager menyuruh mereka untuk berkumpul,sebelum acara dimulai mereka memulai dengan berdoa.acara penghargaan musik dihadiri idol-idol yang masuk nominasi salah satunya BTS mereka juga perfom membawakan lagu-lagu andalan.


banyak army berteriak memanggil nama mereka namun salah satu member merasa tidak enak pada perasaannya,hatinya berdetak kencang meski senyum dibibir tapi hatinya terasa sakit 'kuharap kamu baik-baik saja,kenapa perasaanku tidak enak' ucap bathin seokjin meremas kedua tangannya sambil berdoa.

__ADS_1


member lain memandang seokjin dengan berbagai tatapan 'hyung kamu seperti bukan kamu' ucap bathin mereka,setelah acara selesai seokjin berlari kecil menuju taman ia istirahat mencari benda berbentuk kotak persegi.


menghela nafas berkali-kali menunggu sambungan namun hanya nada tunggu,berkali-kali ia menghubungi seseorang namun tidak ada jawaban.


tawa mereka terhenti kala melihat salah satu member bolak-balik memegang ponsel dengan rambut acak-acakan.


namjoong menepuk pundak seokjin,ia menyuruh seokjin untuk duduk disampingnya.tatapan serius namjoong memandang seokjin lalu ia bertanya Hyung lebih kamu jujur apa yang kamu sembunyikan dari kami',mendengar pertanyaan namjoong seokjin menutup mata menghela napas 'apa ini sudah waktunya'.


nada dering berbunyi dengan segera seokjin menggeser warna hijau,seokjin menghela napas lega ketika sang kakak bilang kalau nadda sedang dirumah Mila dan ia lupa membawa ponselnya.


'kenapa perasaan aku masih sama? apa aku menghubungi Mila tapi ini sudah malam,kalau besok ia harus pergi ke Jepang hah aku hubungi dia sekarang' seokjin terdiam sebentar lalu pergi meninggalkan mereka yang terbengong melihat kelakuan seokjin.


"Joong apa nadda masih di Korea"


mendengar nama 'nadda' semua member tertuju ke dua orang,mereka bertanya apakah ini ada hubungannya dengan dia.


tanpa menjawab namjoong pergi meninggalkan mereka entah untuk apa.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2