Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 150


__ADS_3

bruk..


dengan wajah tegang seokjin memasuki drom,ia melangkah menuju satu kamar karena di ruang tamu tidak ada orang.


saat didalam kamar ia melihat sosok yang sejak tadi mengganggu pikirannya,sosok yang sedang tidur merasa terganggu dia merasa ada seseorang di belakangnya.


"Hyung kamu sudah pulang kenapa kamu disini?"


taehyung menelan ludah dengan susah saat melihat tatapan seokjin 'apa dia sudah tahu?' pikir taehyung membuat keringat keluar dari tubuhnya padahal dikamar ac menyala.


"apa ada ingin kamu katakan?"


ucap seokjin menatap tajam seorang tersangka meski ia sudah berjanji namun kemarahan didalam dirinya tidak bisa hilang begitu saja.


haduh kemana orang-orang' taehyung yang masih bergelut dengan pikirannya akhirnya ia berbicara walau dengan gemetar.


"Hyung..aku.. minta maaf,gara-gara aku nadd maksudku nadda noena mengalami keguguran.aku tidak bermaksud berbuat seperti itu namun kemarahan membuat gelap mata dan menghancurkan semuanya,aku akan min-"


sebelum taehyung menyelesaikan ucapannya seokjin membuka suara.


bugh..


bugh..


"kalau sampai nadda tahu aku tidak akan pernah memaafkanmu tutup mulutmu rapat-rapat saat meminta maaf ke nadda,mengerti"


seokjin memukul perut taehyung tanpa balasan,suara gaduh membuat penghuni lain keluar kamar lalu berlari ke asal suara.

__ADS_1


"Hyung!"


"taehyung!"


mereka berteriak saat melihat taehyung tersungkur namun tersenyum,jimin dan Jungkook segera membantu taehyung ke tempat tidur sedangkan hoseok,namjoong dan Suga menyeret seokjin keluar dari kamar taehyung.


"Hyung,apa kau sudah tahu semuanya?"


tanya namjoong berhati-hati karena takut seokjin akan marah ke semua member.


"aku sudah memukulnya ketika dirumah sakit jadi jangan kau tambah lagi"


sebelum seokjin menjawab Suga bersuara menunduk,ia juga sedih apalagi ia sudah menganggap nadda seperti adiknya meski dia istri seokjin tetap saja baginya nadda adalah adiknya.


"hah aku tidak mau membahasnya lagi,aku berjanji ke nadda untuk memaafkannya,keputusanku sudah bulat setelah kontrak habis aku akan keluar.sudah cukup nadda merasakan semua ini aku tidak mau terjadi sesuatu lagi,maaf"


sudah cukup nadda berkorban saatnya ia juga berkorban demi kebahagiaan mereka,memang tidak mudah tapi ia tidak ingin kehilangan sang istri apalagi anaknya lagi.


semua member terdiam mendengar ucapan seokjin salah satu diantara mereka merasa bersalah 'maafkan aku semua ini terjadi karena aku,seharusnya aku tidak melakukan itu dan jin Hyung akan tetap disisi kita'.


***


direstoran yang ramai ada seorang wanita melamun tanpa menghiraukan kebisingan dikelilinginya,mila dan Myung Soo mencoba menghampiri nadda.


mereka memanggil namun tidak ada respon,myung Soo menjentikkan jarinya ia tersenyum ke arah Mila.


dengan memegang panci dan sendok Myung Soo memberi peringatan ke Mila untuk menutup kuping.

__ADS_1


satu..


dua..


tiga.


ting..ting..ting..


(anggap bunyi panci dipukul maaf kalau salah)


suara gemuruh membuat nadda terjungkal dari kursi,myung Soo langsung tertawa terbahak-bahak melihat nadda terjatuh.bukanya dibantuin malah tertawain sungguh sahabat tidak mempunyai akhlak.


"MYUNG SOO! kau sudah g*** apa! keluar sekarang!"


bentak nadda sambil mengelus pantatnya yang sakit.


Mila menghela napas panjang saat melihat kelakuan sahabatnya itu,ia melangkah untuk membantu nadda.


sedangkan Myung Soo terus meminta maaf namun malah diusir nadda sampai ketukkan pintu membuat mereka hening sejenak.


nadda menyuruh orang yang mengetuk pintu masuk,pupil matanya membesar saat seseorang masuk ke ruangannya.


"kau... ngapain kesini?"


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1


__ADS_2