Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 54


__ADS_3

"jahat kau Myung Soo!"


teriak nadda ketika mendengar ucapan Myung Soo.


"nadda apaan sih kayak anak kecil aja,emang tadi kamu ngomong apa aku nggak denger"


ucap Myung Soo mencubit pipi nadda karena gemes dan kesel.


"dasar k******* "


gerutu nadda mengelus pipinya yang sakit.


nadda yang kesel membalas dendam memukul Myung Soo dengan bantal,lalu Myung Soo membalasnya.


mila,jin oppa,namjoong dan Suga yang baru datang pun kaget melihat ruang tengah sudah seperti tempat sampah.


jin oppa dan namjoong menahan tawa sedangkan mila dan Suga ingin melempar mereka berdua kesungai Han.


"BERHENTI!"


teriak Suga.


"NADDA Myung Soo!"


teriak Mila bersamaan dengan suga yang sama-sama sudah naik darah.


nadda dan Myung Soo membereskan barang-barang,mereka malu dengan kedatangan seokjin,suga dan namjoong.


apalagi tampang Suga datar dan dingin membuat nadda dan Myung Soo takut,sedangkan seokjin dan namjoong geleng-geleng kepala melihat Suga.


"duduk kalian ini kayak anak kecil aja,malu-maluin"


omel Mila yang malu melihat kelakuan dua anak ilang.

__ADS_1


"nadd tangan sama kaki kamu kenapa diperban?"


tanya jin oppa yang baru menyadari kalau tangan sama kaki nadda diperban.


"tidak kenapa-kenapa oppa,ini cuman jatuh aja"


jawab Mila tersenyum menyakinkan kalau ia baik-baik saja.


"bukan karena ditabrakkan?"


celetuk Suga membuat semua orang memandang ke arahnya.


"hmm itu.."


ucap nadda yang bingung mau ngomong apa.


"bilang aja iya susah amat"


"i..iya aku hampir ketabrak untung ada yang nolong jadi cuma keserempet"


ucap gugup nadda yang takut dengan tatapan Suga.


jin oppa melirik ke namjoong dan Suga lalu diangguki mereka,jin oppa pun paham apa yang terjadi.


seokjin menghela nafas panjang,kalau bukan karena ia nadda tidak akan seperti ini.


nadda yang melihat seokjin menghela nafas ia paham dan ia bilang kalau ini bukan karena dia,tapi ini memang murni kecelakaan mungkin orang yang membawa mobil sedang ada urusan mendadak.


dengan tersenyum mencoba menenangkan seojin dengan kata-kata,meski ia tahu seojin tidak semudah itu di bohongi.


apalagi kalau ada dua makhluk ini,hah sungguh ku harap kau akan baik-baik saja setelah aku pergi dan mungkin tidak akan kembali kesini lagi.


tugasku hampir selesai,adiknya iza pun akan wisuda apa yang harus aku berikan untuk mereka sebagai tanda perpisahan.

__ADS_1


aku tahu ini berat tapi di setiap pertemuan pasti ada perpisahan.


hidup seperti roda yang akan terus berputar.


tak tahu akan berhenti dimana


dengan siapa kita bertemu,berteman tidak ada yang tahu


bahkan kejadian apa yang akan terjadi kita pun tidak tahu.


yang pasti kenangan akan tetap dikenang sepahit apapun itu.


"nadd..nadda hello NADDA!"


panggil Mila dan Myung Soo menyadarkan nadda yang melamun setelah trio bts pulang.


"kamu itu kenapa? dari tadi dipanggil senyam-senyum nggak jelas,lagi mikirin apa"


tanya Mila sambil membereskan gelas dan cemilan dimeja.


"lagi berfikir,nanti kalau aku pulang ke Indonesia hadiah apa yang akan aku berikan ke kalian sebagai tanda persahabatan"


ucap lirih nadda menunduk mengganti perpisahan dengan persahabatan,air matnya tidak bisa dibendung mengalir sambil tersenyum mengingat pertama kali ia ke Korea.


pertama kali ia ketemu Mila,myung Soo,pegawai restoran sampai ia bertemu dengan seorang yang sangat tidak mungkin bertemu dan bisa dekat dengan dia.


seokjin oppa,awal bertemu yang aku kira orang ilang tapi ternyata seorang idol dunia sungguh diluar dugaan.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.


__ADS_1


__ADS_2