Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 88


__ADS_3

"mau ngapain kita kesini"


tanya nadda dengan malas,seharusnya ia dikamarnya dengan pacarnya (laptop) untuk menulis kenapa s**** ini datang dan menghancurkan hari libur ku.


"ayo ikut"


ucap Fadil membawa nadda ke suatu tempat yang indah,ia membawa nadda ke pantai dengan cuaca yang cerah banyak orang berkunjung.


ia mencari tempat yang sepi tapi memiliki pemandangan yang indah,setelah tiga bulan ia mengganggu nadda dengan berbagai hal dari yang biasa hingga luar biasa menurutku.


aku bukanlah laki-laki romantis ataupun laki-laki perayu aku hanyalah laki-laki yang terbiasa dengan buku dan buku,aku tidak mengenal cinta dan jujur baru kali ini aku merasakan cinta yang bahkan aku tidak tahu cinta itu seperti apa.


aku berusaha untuk mendapatkan cintanya meski pada akhirnya aku yang akan tersakiti,tapi.aku bahagia bisa mengenalnya dengan cara yang unik.


aku hanya bisa berdoa jika dia jodohku maka mudahkanlah segala urusanku.


melihat Fadil melamun sambil tersenyum seperti orang g*** membuat ia takut,ia pun menepuk pundak Fadil dengan keras hingga dia berteriak kesakitan untungnya disini sepi jadi tidak malu hehe' pikir nadda tersenyum melihat tingkah lucu Fadil.

__ADS_1


ia bertanya apa hatinya apakah ia akan menerima laki-laki baik ini? namun ia takut,ia takut suatu saat akan menyakitinya tapi kalau seperti ini terus maka aku benar-benar menyakiti semua orang.mungkin sudah waktunya aku membuka hatiku ku berharap dia memang untukku amin' ucap bathin nadda.


"sepertinya kau senang sekali membuatku sakit"


seru Fadil menggosok pundaknya yang sakit,makan apa ini anak kenapa tenaganya kuat sekali sepertinya aku harus gym' pikir Fadil.


"salah sendiri kenapa kau melamun,untuk apa kita kesini padahal gue ingin menulis gara-gara lo musnah semuanya"


gerutu nadda menyalahkan Fadil namun yang disalahkan malah tersenyum manis.


"sekali-kali refresing tidak pusing apa melihat buku terus,disini kita bisa liat.."


"air,pasir,langit dan matahari bukan begitu"


ucap nadda yang sudah jengah dengan perkataan Fadil,tapi.ia tidak bisa marah lama-lama dengan makhluk tak kasat mata itu.


"ternyata kamu pintar,kalau begitu aku akan bilang sesuatu yang lain.pertama kali kita bertemu aku melihatmu.."

__ADS_1


"sedang..sedang apa ya ahh kenapa gue pelupa begini"


gerutu nadda mencoba mengingat pertemuan pertama dengan makhluk tak kasat mata namun ia lupa apa yang terjadi.


"bahwa aku jatuh cinta padamu,mungkin itu konyol tapi itulah yang aku rasakan.melihatmu dengan tingkah laku yang berbeda dari perempuan lain membuatku tertarik terhadapmu,aku melakukan sesuatu yang tidak pernah aku lakukan agar kau membalas rasaku namun tingkahmu masih sama saat pertama kali bertemu apakah hatimu benar-benar tertutup untukku?"


ucap Fadil menatap mata nadda dengan serius dan cinta dalam hati ia sangat gugup apalagi ia takut nadda akan menolaknya.


"apa kau yakin dengan apa yang kau katakan"


ucap nadda menatap balik Fadil dengan serius,mungkin ini saatnya aku benar-benar melepaskan dia 'ku harap keputusanku benar' ucap bathin nadda.


"seperti yang kamu tahu aku bukan laki-laki romantis tapi aku bisa memberikanmu cinta dan kasih sayang hanya dirimu seumur hidupku,nadda maukah kamu menjadi istri dan ibu dari anak-anakku"


ucap Fadil menatap nadda dengan keyakinan apapun jawaban nadda aku akan menerimanya.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2