
satu bulan sudah ia disini tanpa tahu tempat tinggalnya,namun ia berusaha untuk fokus ke pemulihannya.ia melakukan terapi setiap hari dan ia senang saat kedua tangannya sudah bisa digerakkan meski agak kaku.
bagus tidak pernah absen menemaninya hampir setiap hari dia meluangkan waktu untuk nadda,amora yang melihat semua itu semakin membullynya dan memperlakukan ia semena-mena.
"lagi-lagi ketemu sama lo,bosen gue lihat lo begini-begini saja kalau terapinya tidak berhasil ya sudah tidak usah dilanjutin buang-buang uang aja"
ucap pedas Amora menyindir nadda agar sadar siapa dia.
nadda yang tidak memperdulikannya mencoba untuk pergi tapi sebuah tangan menghentikannya.
"mau pergi kemana? tunggu dulu gue punya hadiah spesial,ayo kita lihat apa hadiahnya haha"
ucap Amora menyeringai seram,ia mendorong nadda kesuatu tempat yang ia katakan sebagai hadiah.
tempat asing untuk nadda ia terdiam ketika melihat sekelilingnya.
"apa yang kamu lakukan cepat bawa aku pulang"
ucap nadda ketakutan ketika tahu apa hadiah yang dikasih Amora,andai ia bisa lari maka ia akan lari sekencangnya.
"Lo tidak akan bisa keluar dengan selamat,jadi ucapkan selamat tinggal pada dunia haha"
ucap amora menakuti nadda agar ia tidak betah disini,ia sengaja membawa nadda ke taman dibelakang rumah disana bagus memelihara binatang buas.
Amora yang sangat bahagia tertawa keras melihat ketakutan nadda,sungguh pemandangan yang indah untuk dikenang.ku harap ia akan berakhir disini agar tidak ada lagi parasit di rumah ini' pikirnya.
nadda yang ketakutan mencoba untuk kabur tapi kursi rodanya tidak bisa dijalankan,dasar j***** gila kenapa dikunci.ada suara terdengar menyeramkan yang membuat bulu kuduk nadda berdiri,ia benar-benar ketakutan berharap ada yang datang.
__ADS_1
rooaaam aauum rooaaam.
(maaf kalau salah aku bingung suara harimau bagaimana)
harimau itu semakin mendekat ke nadda,ia pun hanya bisa menangis ketakutan dan mengusir harimau itu.
"hus hus pergi huaaa hiks hiks pergi aku belum mau mati ahhh"
teriak nadda mengusir harimau itu namun semakin lama ia merasakan pusing dan semua gelap seketika.
**
cklek.
"nadd waktunya makan,nadd kamu dimana?"
suara mengaum dan teriakan membuat bagus bergegas menghampiri,ia kaget melihat nadda disana dalam keadaan pingsan.ia pun mendorong dan mengangkat nadda,membawanya ke kamar.
ia sangat kawatir dengan keadaan nadda.
tap.
tap.
tap.
"bagus ada ingin bertemu denganmu,dia sudah menunggu diruang tamu"
__ADS_1
ucap Fandi mengatakan ada seseorang yang ingin bertemu dengannya,meski enggan namun ia tetap keluar.
terlihat seorang laki-laki tua yang seumuran dengan ayahnya jika beliau masih ada di dunia ini.
"ada apa Paman kemari"
ucap bagus tanpa basa-basi ke seseorang ia panggil Paman.
"aku cuman bertanya siapa wanita lumpuh yang kau pungut itu"
ucap angkuh orang tua itu dengan nada menrendah.
"itu bukan urusan Paman Sam jadi permisi karena kerjaan saya masih banyak"
ucap dingin bagus ketika Paman Sam memanggil nadda dengan sebutan wanita lumpuh.dia tidak lumpuh selamanya dia masih bisa berjalan bahkan kedua tangannya sudah bisa digerakkan' bathin bagus.
"tidak pantas ada seorang wanita yang tidak ada hubungan darah serumah dengan laki-laki lajang apa kata orang diluar nanti"
ucap Paman Sam tersenyum kemenangan,seakan apa yang dikatakan adalah benar.
"itu bukan urusan Paman,lebih baik Paman urus anak Paman sebelum saya berbuat sesuatu lebih dari kemarin"
ucap dingin bagus mengancam Paman Sam secara tidak langsung.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1