
"apa tujuan lo deketin gue"
tanya nadda dengan tatapan tajam.
"kalau saya bilang saya deket denganmu karena saya tertarik kepadamu apa yang akan kamu lakukan"
tanya balik Fadil ke nadda,ia hanya ingin tahu apa jawaban perempuan didepannya itu.
"tertarik dalam hal apa? kayaknya dihidup gue biasa aja nggak ada yang spesial dan kalau lo cuman main-main lebih baik pergi dari hidupku"
ucap serius nadda memandang Fadil dengan tatapan sinis.
"baiklah,awal saya melihatmu kamu berbeda dari perempuan lain.bukannya aku terlalu percaya diri,tapi.setiap perempuan yang melihat ku dengan tatapan memuja tapi kamu melihatku dengan tatapan biasa itulah yang membuatku tertarik untuk lebih mengenalmu"
ucap Fadil tersenyum lembut melihat reaksi nadda yang masih bingung dengan ucapannya.
"saya ingin mengenalmu bukan hanya sekedar kenal,tapi.saya ingin lebih dari itu bagaimana kalau kita jalani saja dulu jika memang berjodoh kita akan tahu hasil akhirnya"
ucap Fadil lagi memberikan penawaran ke nadda,penawaran untuk saling mengenal dan belajar mencintai.
nadda yang mendengar hal itu semakin bingung sebab dihatinya sekarang masih ada seseorang,seseorang yang masih ia rindu 'apa mungkin sudah waktunya aku membuka hatiku? tapi aku takut aku akan menyakitinya sama bagus' ucap bathin nadda.
ia bahkan hampir melupakan sosok itu sosok yang sangat berjasa bagi hidupnya kalau bukan karena dia aku tidak akan ada disini,meski dia seperti seorang penculik namun sebenarnya dia orang baik cuman cara saja yang salah.
aku berdoa agar dia menemukan kebahagiaannya walaupun itu bukan aku,saat aku melamun Fadil menyadarkanku dia harus pergi karena ada darurat aku pun menyuruhnya pergi.
tidak ada yang tahu
kapan cinta itu hadir
__ADS_1
dan tidak ada yang tahu
dengan siapa cinta itu bersanding.
aku memang penulis
tapi aku tidak bisa menulis hidup seseorang
termasuk aku
apa yang akan terjadi
aku pun tidak tahu
tapi aku yakin
Tuhan adalah penulis skenario terbaik.
**
wanita itu marah setelah tahu orang yang dicintainya mencintai orang lain.
ia yang selalu ada untuknya tapi dia selalu diacuhkan,apa yang kurang dariku semua laki-laki pasti tertarik kepadaku tapi kenapa dia tidak' teriak wanita itu membanting semua barang-barangnya.
sampai ia mendapatkan ide,ide yang membuat dua bahagia.dengan semangat ia menghubungi seseorang untuk membantunya.
beberapa menit kemudian seseorang itu mengirim e-mail yang terdapat semua informasi tentang seseorang ia pun menyeringai lebar setelah membacanya.
**
__ADS_1
"permisi Om Tante"
sapa Niki.
"hai nik lama tidak kesini lagi sibuk?"
ucap Mama Fadil,ya Niki sedang dirumah Fadil karena Niki dan Fenita satu SMA jadi bisa dibilang mereka berteman tapi dulu.
"iya Tante aku ikut bantu kak Brayen jadi agak sibuk dan jarang kesini,feni kemana Tante"
ucap manis Niki mencari perhatian Mama Fadil.
"Feni sedang dikantor sama seperti kamu dia juga sibuk apa lagi Fadil sedang banyak pasien,kalau kamu cari Feni kamu langsung ke kantor aja"
ucap Mama Fadil tersenyum.
"nggak Tante kemarin aku sudah ketemu dia,aku cuman mau tanya apa kemarin pas hari jadi Om dan Tante kak Fadil mengenalkan kekasihnya?"
tanya Niki tanpa sungkan karena ia ingin memberikan sesuatu untuk mereka.
"iya dan Tante rasa anaknya baik,lagian kamu pulang duluan jadi nggak ketemu"
ucap Mama Fadil memandang Niki dengan senyuman di bibirnya.
"iya soalnya aku ada urusan Tan,aku mau kasih tahu Om sama Tante sesuatu"
ucap Niki yang membuat Mama dan papah Fadil penasaran.
terima kasih sudah baca.
__ADS_1
jangan lupa like and koment.