Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 8


__ADS_3

ketika nadda ingin menjawab kepalanya serasa pusing dan semu gelap seketika.


"nadda"


"nadda"


ucap bagus menepuk pipi nadda tapi tak ada respon lalu ia menggendong nadda ke UKS.


"itu siapa yang di gendong bagus"


tanya salah satu kakak kelas.


"gak tahu gue gak kenal"


ucap temannya.


di kelas IX


"cit tadi gue lihat bagus lagi gendong cewek,kalau gak salah cewek yang lo siram pas dikantin"


ucap teman Citra.


"kenapa tuh anak? pura-pura pingsan cih awas lo j*l**g hidup lo gak bakal tenang selagi ada Citra hahaha"


ucap marah citra yang sudah menyusun rencana buat nadda.


di uks.


cklek


"taruh sini"


ucap dokter yang memeriksa nadda.


"gimana dok?"


tanya Sarah.


"gak papa dia cuma kecapean aja nanti kalau.sudah Bagun suruh minum vitaminnya saya permisi dulu"


ucap dokter.


"terima kasih dok"


ucap Sarah yang kawatir.


"ck!! ngerepotin aja kalau sakit ngapain sekolah,mending dirumah istirahat dari pada disekolah ngerepotin aja"


ucap datar bagus yang keluar begitu aja.

__ADS_1


"cih kalau gak mau bantu ngapain bantu sih,ngeselin banget gak berkemanusiaan"


ucap ngegas Sarah yang sudah marah mendengar ucapan bagus.


engghh.


"gue dimana?"


ucap lirih nadda memegang kepalanya yang masih sakit.


"Lo gak papa nadd ada yang sakit"


ucap Sarah kawatir sahabatnya kenapa-kenapa.


cklek


"nih makan lalu minum vitaminnya"


ucap bagus membawa bubur dan teh manis.


"Lo beli?"


ucap konyol Sarah.


"gak,gue ngambil?"


ucap datar bagus dengan tatapan tajam.


ucap marah sarah mendapatkan hadiah.


tak..


"jaga omongan lo,lo pikir gue gak punya uang apa? jaga tuh sahabat lo"


ucap dingin bagus dan menjitak Sarah membuat nadda merasa bersalah.


"Gus maafin sahabat gue yang kadang-kadang emang kurang"


ucap nadda meminta maaf membuat Sarah semakin cemberut.


"kalau gitu gue balik ke kelas dulu"


ucap bagus pergi.


"sar jangan nuduh orang sembarangan untung lo cuma dijitak doang"


ucap nadda menasehati Sarah.


"iya"

__ADS_1


ucap Sarah dengan muka ditekuk.


nadda pun harus beristirahat sampai pulang sekolah dan ia pulang bareng iza,adel dan Ani.


"nadd mau kita anterin ke rumah sakit gak?"


tanya Ani.


"gak usah gue balik ke rumah aja lagian gue cuman kecapean dan tadi gue sudah dikasih vitamin"


ucap nadda.


"besok kalau badan lo masih gak enak mending gak usah berangkat takutnya nanti tambah parah"


ucap nasehat iza.


"iya,makasih sudah nganterin assalamualaikum"


ucap pamit nadda.


"wa'alaikumsalam"


ucap serempak iza,adel dan Ani.


ditempat lain.


"tumben amat lo baik sama cewek, lo lagi sakit hahaha"


ucap Ipul tertawa.


"k*m*r*t lo"


gerutu bagus melempar buku ke Ipul.


"sakit woy"


ucap Ipul yang mengelus kepalanya.


"tapi ada baiknya kalau bagus baik cewek,berarti pemikiran kita selama ini salah"


ucap ambigu Fandi membuat bagus tidak paham.


"maksud lo apa?"


tanya bagus dengan tampang garang.


"gak ada maksud apa-apa ya kan pul? hehehe"


ucap gugup Fandi yang sedikit takut.

__ADS_1


"Haha bener juga apa yang lo kata,dulu kita berfikir kalau bagus itu gak suka sama cewek haha"


ucap santai Ipul mendapat hadiah jitakkan dari bagus.


__ADS_2