
"apa maksudnya dengan istriku"
ucap seseorang dibelakang seokjin dengan tatapan tajam.
"dari kapan kamu disini?"
tanya seokjin mengelus dada,ia kaget jantungnya berdetak kencang 'apa dia mendengar semuanya' bathin seokjin kawatir ia berkeringat dingin menetes.
"aku sedang bertanya apa maksud istriku! apa kamu sudah menikah tanpa sepengetahuan kita,hyung kenapa diam apa yang aku katakan benar? dan apa istri kamu itu...jisso"
seseorang itu terus memberikan pertanyaan dengan tatapan bertanya namun seokjin masih diam seribu bahasa.
"bukan dia"
jawab singkat seokjin memalingkan wajahnya yang memerah dengan tangan menggenggam erat ponsel ditangannya.
"lalu siapa? tunggu...jadi... Hyung... beneran sudah nikah? kapan kenapa nggak bilang ke kita"
seseorang berbicara terbata setelah menyadari ucapan seokjin,ia menutup mata saat lalu memandang mata seokjin mencari kebohongan tapi.. kebalikannya.
**
sepasang suami-istri diam membisu dalam hati mereka merapatkan doa,lagi-lagi dering ponsel menyadarkan mereka sudah berkali-kali ponsel berwarna biru berdering namun tak ada niat untuk menggeser warna hijau.
sampai sang suami memutuskan untuk menghubungi nomer tadi dengan ponselnya,kebohongan mengalir dari bibirnya seolah tidak terjadi apa-apa.sang istri hanya berdoa semoga wanita dihadapannya membuka mata secepatnya.
__ADS_1
"nadd oenni mohon.. bangun oenni sama oppa tidak bisa membohongi suamimu,dia pasti akan tahu"
ucap ahran memegang tangan nadda mencoba memberi kehangatan.
πΆπ² Mila.
ahran mengambil ponsel nadda karena berdering melihat nama yang tertera ia pun menggeser warna hijau,suara wanita bertanya tentang nadda 'hallo kamu dimana? kamu baik-baik saja kan? tadi jin oppa menghubungiku katanya kamu tidak menjawab telponnya'.
ahran menyuruh Mila untuk datang ke rumah sakit tanpa menunggu jawaban ahran menutup telponnya.
dilain tempat Mila terpaku mendengar suara wanita yang ia tidak kenal,merasa ada yang aneh Mila memanggil Myung Soo untuk ikut pergi ke rumah sakit.
"mil ngapain kita ke rumah sakit? kamu lagi nggak sakit kan?"
Myung Soo memajukan bibirnya karena kesal ocehannya tidak ditanggapi Mila,sampai dikamar yang menurut mereka mewah.mila membuka perlahan pintu terlihat dua sosok berbeda gender duduk berdampingan satu sosok yang menjadi perhatiannya seorang wanita tertidur pulas di atas ranjang.
alat berbunyi mengalihkan pandangan Mila ke arah dua sosok yang duduk disamping nadda,tangannya terulur menyentuh tangan nadda air matanya menetes membasahi pipi.
'nadd apa yang terjadi bagaimana aku bilang ke Bryan' ucap bathin mila.
'hahh aku tahu kamu kuat nadd'
Myung Soo menghela napas menepuk punggung Mila dengan pelan.
tidak ada kata terucap dari mereka berdua,sosok wanita yang duduk berbicara menjelaskan apa yang terjadi dan tidak lupa mereka memperkenalkan diri.
__ADS_1
Mila dan Myung Soo saling memandang setelah mendengar ucapan ahran bahwa ia adalah kakak ipar nadda,laki-laki yang tersenyum manis pada mereka adalah kakak seokjin sosok laki-laki yang ingin mereka hindari tapi ternyata mereka terhubung.
**
dua orang terdiam diantara tawa menggema ruangan,tidak ada yang tahu apa yang dipikirkan mereka.
"apa yang kalian pikirkan? Joong?"
tanya manager menarik mereka berdua mengintrogasi setelah satu fakta terungkap.
"ekhem satu pertanyaan apa bener dia menikah dengan jisso"
tanya balik namjoong menunjuk ke arah seokjin namun sebelum manager berucap suara wanita mengalihkan pandangan mereka.
"bukan! aku.. adalah... sepupu...dia dan nama istrinya adalah -"
jisso yang tiba-tiba muncul diantara mereka membeberkan rahasia seokjin tapi sebelum jisso mengucap satu nama seokjin memotong ucapannya.
"oke,siapa pun wanita itu dia adalah sosok yang aku cintai dan suatu saat aku akan memperkenalkannya ke kalian,aku harap kalian bukan hanya kau namjoong jangan cari tahu siapa dia dan aku minta tolong jangan bilang ke mereka aku sendiri yang akan memperkenalkannya"
ucap panjang seokjin memohon maaf sekaligus meminta bantuannya.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1