
tit..
tit..
tit..
"hoamm jam berapa sih berisik banget"
ucap kesal nadda yang terbangun karena bunyi alarm.
jam 05.00
"ahh iya aku lupa"
setelah nadda melihat jam ia teringat sesuatu yang harus ia kerjakan,nadda pun buru-buru bangun lalu sholat subuh.
nadda pergi ke dapur disana belum ada siapa-siapa ia pun melakukan sesuatu sebelum ibunya datang.
"akhirnya selesai juga ahh waktunya mandi"
ucap nadda setelah selesai melakukan sesuatu didapur.
"dek mau kakak anter gak?"
tanya kak adit.
"boleh ayo nanti keburu talat"
ucap nadda pamit ke orang tuanya.
"telat? perasaan masih pagi deh"
ucap kak adit melihat jam di tangannya yang menunjukkan masih jam 06.00 wib.
"ayo kak buruan"
teriak nadda yang sudah di samping mobil kak adit.
"iya sebentar,ma pah kakak pergi assalamualaikum"
pamit kak adit.
"wa'alaikumsalam hati-hati dit"
ucap mami.
__ADS_1
"sabar,lagian ini masih pagi paling dikelas belum ada orang.kamu mau ngapain pagi-pagi ke sekolah?"
ucap kak adit yang menyetir dengan tenang.
"aku mau piket jadi berangkat pagi biar pas bersih-bersih gak ada yang ganguin"
ucap nadda yang berbohong padahal piketnya sudah kemarin.
"sudah turun,hati-hati nanti pulangnya kakak jemput gak?"
ucap kak adit.
"nanti aku SMS kalau aku minta dijemput assalamualaikum"
pamit nadda.
"wa'alaikumsalam"
jawab kak adit.
dilorong sekolah
"sepi apanya orang sudah rame,mudah-mudahan dikelas masih sepi aku harus buru-buru"
dikelas nadda langsung duduk ditempat bagus ia maruh sesuatu yang ia bawa di laci sebelum ada yang melihat.
"pagi nadd"
ucap iza yang masuk ke kelasnya.
"tumben lo pagi-pagi sudah dateng? ada apa?"
ucap nadda melihat iza datang jam segini membuat ia berfikir aneh.
"nadd bantuin gue"
ucap iza memelas ke nadda.
"minta bantuan apa?"
ucap nadda.
"yuk ikut gue ke kelas"
ucap iza menarik tangan nadda setelah mendengar kalau sahabatnya mau membantunya.
__ADS_1
dikelas iza.
"kalau tahu gini gue males bantuin lo izaaaa"
teriak nadda setelah tahu iza minta bantuan apa.
"ayolah nadd ini tuh mudah"
ucap semangat iza.
"kalau mudah kenapa lo gak ngerjain sendiri kenapa lo minta bantuan gue dodol"
gerutu nadda yang sedang bersih-bersih.
"kalau berdua kan lebih cepat hehe lagian sekali-kali ngapa bantuin sahabatnya"
ucap iza tersenyum manis karena ada yang bantuin.
"berisik,emang temen-temen lo pada kemana?"
ucap nadda yang agak sedikit kesal.
"mereka gak berangkat jadi gue minta bantuin lo hehe"
ucap iza yang seneng karena piketnya gak sendiri.
sedangkan dikelas nadda.
bagus yang baru datang ia pun duduk ditempatnya,ketka ia ingin menaruh tasnya ia merasakan ada sesuatu di lacinya ia menarik dan melihat apa yang ia pegang yaitu kotak tempat makan.
bagus membuka kotak makan itu ia pun tersenyum.
"gus lo kenapa senyum-senyum sendiri lo gak kesambet kan?"
ucap Ipul yang melihat sahabat-sahabatnya senyum sendiri.
buk..
"t**** ini masih pagi lihat noh matahari masih terang ya kali seorang bagus kesambet,yang ada setannya yang kabur haha"
ucap fandi menipuk Ipul dengan buku.
"sakit b*** mungkin aja kan,gak ada yang gak mungkin di dunia ini"
ucap Ipul membalas menipuk fandi namun tidak kena karena Fandi keburu kabur duluan.
__ADS_1