Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 56


__ADS_3

"nadd"


panggil Mila.


"ada apa?"


tanya nadda memandang ke arah Mila.


"kamu harus pulang sekarang,aku sudah membeli tiket untukmu,pesawatnya akan terbang satu jam lagi.kamu tidak perlu membawa barang cukup tiket,identitas yang perlukan"


ucap Mila tanpa henti memberitahu nadda.


"mil terima kasih sudah mengatur semua,aku bahkan lupa kalau hari ini aku harus pulang"


ucap nadda tersenyum memeluk sahabatnya.


"sudah ayo nanti telat"


ucap Mila menyeret nadda ke mobil,untung ia tidak membawa koper coba kalau membawa koper bisa sakit ini tangan sama kaki apalagi baru sembuh.


nadda langsung masuk karena pesawat akan terbang 20 menit lagi,ia memeluk Mila untuk berpamitan.


ia berjalan tanpa melihat kanan kiri ia langsung duduk diruang tunggu,ia tidak sadar bahwa ada beberapa mata menatap ke arahnya.


**


"Hyung itu bukannya nadda,ngapain dia di bandara? apa dia mau pulang sekarang"


tanya namjoong yang melihat sosok wanita yang ia kenal.


"aku nggak tahu dia nggak bilang apa-apa"


ucap seokjin menatap tajam kearah nadda.


"lalu kemarin bagaimana?"


tanya Suga yang penasaran namun seokjin cuman diam memandang nadda,ia pun berfikir apa Hyung ditolak tapi kenapa tidak sedih Suga bertanya-tanya.

__ADS_1


sedangkan member lain bertanya siapa sosok wanita itu,berbeda dengan satu orang yang sudah mengetahui namun ia tidak bilang ke seokjin.


tidak sangka mereka ternyata satu pesawat dan nadda tempat duduk nadda ada didepan mereka.


nadda sedari tadi menggerutu dan mengutuk Mila berkali-kali.


"dasar Mila kalau nggak tahu kenapa beli,kalau begini kan aku harus transit dulu.sungguh ingin rasanya ku tenggelamkan Mila ke rawa-rawa,hah kenapa juga harus bisnis emangnya gue anak pejabat apa?"


gerutu nadda yang mengutuk Mila berkali-kali,untung pakai bahasa Indonesia.


"Hachim Hachim kayaknya ada yang ngomongin aku,apa nadda kan aku beli tiketnya bukan Korea-Indonesia.mudah-mudahan dia nggak marah sama aku"


ucap Mila menggosok hidungnya yang gatal.


**


seokjin ingin mendatangi nadda namun ia tidak mau ada resiko,namun hatinya ingin sekali bertanya.


"Hyung kalau mau nyamperin tinggal jalan"


ucap santai Suga menyuruh hyungnya.


tanya seokjin ke managernya,sang manager yang bingung kenapa tiba-tiba ia ingin ke depan.


"mau ngapain kamu ke depan ? kamu kenal sama orang yang duduk di depan?"


tanya balik manager kim yang penasaran.


"i.itu.."


ucap gugup seokjin yang bingung mau ngomong apa.


"sudahlah Hyung biarin aja sekali-kali buat jin Hyung bahagia"


ucap seenaknya Suga berbicara tanpa memandang manager dan seokjin.


"ahh ya sudah,silakan untung orang-orang disini kenal semua"

__ADS_1


ucap pasrah manager kim yang melihat seokjin dengan tatapan memohon.


"terima kasih Hyung"


ucap senang seokjin melangkah ke arah nadda.


"Hyung wanita itu siapa? kenapa jin Hyung bahagia sekali ketemu sama dia"


tanya Jungkook yang kepo,namjoong dan Suga bertatapan seolah berbicara lewat mata.


"kenalan jin Hyung"


jawab singkat namjoong.


"cuman kenalan? tapi aku melihatnya tidak seperti itu"


ucap Jimin dan J-Hope bersama dengan tatapan bertanya.


"ahh itu kalian tanya langsung ke jin Hyung"


ucap namjoong menjawab sedangkan Suga hanya cuek mendengar ucapan Jimin dan J-Hope.


"ayolah namjoong kau pasti tahu,aku tidak mungkin tanya ke sebelahmu"


gerutu J-Hope yang ingin tahu hubungan seokjin dengan wanita itu.


"tae kenapa kamu diam saja? kamu tidak penasaran?"


tanya Jimin yang melihat taehyung santai sambil mengotak-atik hpnya.


"aku sudah tahu bahkan aku sudah ketemu langsung sama dia"


ucap santai taehyung membuat kedua Hyungnya menengok kebelakang.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.

__ADS_1



__ADS_2