Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 9


__ADS_3

"gais gimana sudah siap semua?"


ucap seseorang.


"sudah siap buat eksekusi hehe"


ucap seseorang ke dua.


"kayanya bakal seru nih,tapi kalau hari dia gak berangkat gimana?"


ucap seseorang ketiga.


"kan ada hari esok tapi lebih cepat lebih baik"


ucap seseorang tersenyum misterius.


dirumah.


"dek kamu yakin mau berangkat? kalau masih sakit istirahat aja dulu"


ucap Mama nadda.


"gak ma aku sudah sehat,aku berangkat dulu assalamualaikum"


ucap pamit nadda.


"wa'alaikumsalam hati-hati dijalan"


ucap Mama nadda.


disekolah.


"kok kayaknya sepi banget,apa aku kepagian?"


ucap nadda menyusuri lorong kelas yang terlihat menyeramkan.


"kok gue jadi merinding gini,ini kan sudah pagi matahari sudah muncul kenapa aku jadi penakut gini"


ucap nadda mengelus tengkuk lehernya karena merasa merinding.


tak


tak


tak


terdengar suara kaki melangkah nadda yang terlihat ketakutan menengok kanan kiri namun tidak ada siapa-siapa,


terdengar suara angin semakin membuat bulu kuduk berdiri.


wooosss...


wooosss...

__ADS_1


nadda tidak tahu kalau dari belakang ada seseorang mendekat dan membekap mulut dan hidung nadda yang membuat ia pingsan.


sret..


sret..


sret...


"woy bantuin berat tahu"


ucap seseorang kedua.


"ia bentar"


ucap seseorang ketiga.


beberapa menit kemudian nadda terbangun dengan keadaan terikat,mukut di bekap sengga dia tidak bisa berbicara.


"hm hm hmm mm"


ucap gumam nadda ketakutan.


"hai ketemu lagi gimana rasanya menyenangkan bukan hahaha"


ucap Citra tertawa keras.


"hm mm mm hm"


"aduh jangan nangis dong kan gue belum ngapa-ngapain lo,lo j*l**g yang mengambil perhatian bagus.lo pikir lo cantik hah cih cantik kan juga gue tapi kenapa bagus perhatian sama lo,apa lakukan ke bagus j*l**g s**l*n"


ucap Citra marah menampar nadda.


plak.


plak.


"inilah hadiah yang gue berikan kalau lo berani mendekati bagus mengerti"


ucap Citra mengambil ember lalu menyiramkannya ke nadda.


byurrr..


"selamat mandi hahaha cuz kita pergi,


dadah"


ucap Citra pergi begitu saja.


'hiks hiks hiks hiks Mama papa kakak tolong aku hiks hiks hiks'


ucap nadda dalam hati.


di kelas.

__ADS_1


"Vin lo lihat nadda gak?"


tanya Sarah.


"gak,mungkin dia masih sakit jadi gak berangkat"


ucap Vini menyimpulkan.


"bener juga,ya sudah entar gue chat dia"


ucap Sarah kembali kemejanya.


tak ada yang tahu kalau nadda menghilang hingga malam datang Mama nadda mulai cemas.


"duh nadda kemana sih kok sudah malem belum pulang juga mana papah masih diluar kota kakak juga,apa aku hubungi sahabat nadda"


ucap Mama nadda cemas.


📱Ani.


"assalamualaikum Ani ini Tante,tante mau tanya apa nadda ada dirumah kamu?"


ucap mama.


"wa'alaikumsalam gak Tante dari pagi aku gak ketemu nadda,aku pikir nadda gak masuk karena masih sakit"


ucap Ani.


"tapi pagi tadi dia berangkat terus sekarang dia kemana sampai sekarang dia belum pulang"


ucap Mama nadda sedih bahkan sudah mengeluarkan air mata.


"Tante tenang dulu nanti biar aku tanya ke yang lainnya Tante berdoa aja supaya nadda baik-baik aja"


ucap Ani menenangkan Mama nadda.


"iya hiks makasih nak Ani"


ucap sedih Mama nadda.


"iya Tante"


ucap Ani.


dikamar ani.


"duh nadda kemana sih sudah malem juga gak kaya biasanya,dia kenapa ya aku harus hubungi yang lain"


ucap Ani mengubungi sahabatnya.


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like dan koment.

__ADS_1


__ADS_2