Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 64


__ADS_3

bruk.


"aw apa yang kau lakukan?"


ucap nadda kaget didorong hingga jatuh dan saat melihat siapa orangnya dia adalah Amora.


"ck! apa gunanya lo disini cuman parasit menempel sama bagus,lo itu nggak punya muka atau lo emang nggak punya keluarga.sungguh kasian namun tidak untukku"


ucap Amora mencengkeram dagu nadda dengan erat dihatinya ingin sekali memusnahkan makhluk didepannya.


"aku tidak pernah meminta untuk berada disini,jika kau ingin aku pergi.bilang ke bagus untuk memulangkanku"


ucap lirih nadda namun masih bisa didengar oleh Amora,amora yang mendengar perkataan itu menyengit 'apa maksud perkataannya' pikirnya.


tap.


tap.


tap.


"nadda! kamu tidak apa-apa?"


teriak Fandi berlari menghampiri nadda yang tersungkur,ia membantu nadda kembali ke kursi rodanya.


"aku tidak apa-apa,terima kasih"


ucap pelan nadda menyembunyikan rasa sakitnya.


Fandi menatap tajam Amora,ia sebenarnya tidak suka dengan wanita ini namun karena dia anak dari sahabat orang tua bagus maka ia menghormatinya.


"ayo kita kembali ke kamar"

__ADS_1


ucap Fandi membawa nadda pergi meninggalkan Amora menyeringai.


"heh cuman kelinci kecil,tapi.makaud perkataannya tadi? apa dia tidak suka berada disini? mungkin aku harus mencaritahu"


ucap Amora yang masih memikirkan kata-kata nadda.


saat dikamar nadda menangis diam,ia benar-benar tidak bisa melakukan apapun.ia membenci dirinya sendiri menggerakkan tangan saja ia tidak bisa.


'ya Allah ampunilah dosa-dosa ku,berikanlah aku kekuatanmu bantu dan mudahkanlah segala urusanku di dunia dan diakhirat aamin' doa nadda menguatkan dirinya.


cklek.


seseorang masuk kekamar nadda ia mengamati setiap jengkal dan menemukkan memar ditangannya,ia mengoleskan salep dengan hati-hati agar nadda tidak terbangun setelah itu ia pergi.


sentuhan hangat di kepalanya membuat nadda semakin nyaman untuk tidur,ia bahkan tidak tahu tangan siapa.


"maafkan aku yang belum bisa menjagamu"


ucap lirih bagus memandang sedih nadda.


"apa lo masih ingin disini? kalau lo masih ingin disini berbuat baiklah,jangan berbuat onar mengerti!"


ucap lembut bagus dengan seringai kejam membuat Amora takut.


"aku tidak melakukan apapun"


ucap Amora gugup membela dirinya,ia sungguh takut melihat bagus seperti ini.'kenapa harus wanita itu?' pikirnya.


"KENAPA DIAM! BUKAN karena lo anak temen papah gue,lo bisa melakukan apapun dirumah gue kalau sampai gue denger lo melakukan sesuatu ke nadda bukan hanya lo hancur tapi juga keluarga lo"


bentak bagus memandang jijik Amora yang sombong seakan dia pemilik rumah ini.

__ADS_1


**


"apa kamu dapat?"


tanya seseorang.


"maaf saya belum menemukan apapun.tapi,saya menemukan ini"


ucap orang berbaju hitam menyerahkan sesuatu.


"ini..darimana kamu dapat ini?"


ucap kaget seseorang tadi yang mengenali barang ditangannya.


"itu..saya menemukan disalah satu rumah sakit,namun ketika saya mencaritahu seseorang sudah memindahkannya.jadi saya kehilangan jejak"


ucap orang berbaju hitam melaporkan apa yang ia dapat.


"tetap mencaritahu"


ucap perintah seseorang tadi melihat tajam barang ditangannya.


"aku yakin kamu masih hidup nadd,tunggulah aku"


ucap yakin seseorang tadi.


**


"hah hah huh hah kenapa aku bermimpi seperti itu,hah ku harap dia baik-baik saja.aku harus cepat sembuh agar aku bisa keluar dari sini"


ucap tekat nadda untuk sembuh dan pergi dari bagus,meski ia baik tapi disini bukanlah tempatnya.

__ADS_1


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.


__ADS_2