
"del lo nggak kenapa-kenapa kan?"
tanya Ani yang menjenguk Adel bersama iza membawa buah-buahan titipan Adel.
"gue nggak kenapa-kenapa buahnya manis kalian mau? bagaimana apa nadda sudah pulang?"
ucap Adel dengan santai melahap semua buah yang dibeli Ani satu persatu,apa Adel dari kemarin tidak makan' pikir mereka berdua.
"tidak terima kasih,kau habisin aja.soal nadda ia sudah pulang kemarin dan dia bilang akan menerima pernikahan ini meski ia belum tahu siapa calon suaminya dan dia bilang minta maaf karena beberapa hari kemarin dia menghiraukan panggilan kita"
ucap iza menelan ludahnya sendiri ketika melihat cara makan Adel 'nih anak kenapa jadi doyan makan apa mungkin..' ucap bathin iza menutup mulutnya.
iza pun bertanya dengan hati-hati 'del sorry kalau pertanyaan gue menyinggung menurut penglihatan gue meski gue belum merasakan mudah-mudahan dalam waktu dekat gue merasakan,apa lo sedang hamil' ucap iza panjang kali lebar dan disusul teriak dari ani.
"APA ADELIA HAMIL?"
teriak Ani kaget mendengar penuturan iza yang berbelit-belit,ia pun menatap Adel menunggu jawaban.
Adel tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban kedua sahabatnya pn memeluk dan memberi selamat lalu Ani tanpa sengaja memebritahu nadda lewat chat sangking bahagianya ia lupa kalau salah satu sahabatnya sedang dalam masalah.
**
nadda tersenyum ketika mendapat chat dari ani kalau Adel sedang hamil,hatinya sedikit tercubit karena ia tidak ada diantara mereka.ia pun mengirim ucapan selamat untuk Adel lewat chat.
tak pernah terfikir olehku
__ADS_1
tak sedikitpun aku bayangkan
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
begitu sulit ku bayangkan
begitu sakit ku rasakan
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
dibawah batu nisan kini
kau telah sandarkan kasih sayang kamu
begitu dalam sungguh ku tak sanggup
inilah saat terakhir ku melihat kamu
jatuh air mataku menangis pilu
hanya mampu ucapkan
selamat jalan kasih
satu jam saja ku telah bisa cintai kamu kamu dihatiku
__ADS_1
namun bagiku melupakanmu butuh waktuku seumur hidup
satu jam saja ku telah bisa sayangi kamu dihatiku namun bagiku melupakanmu butuh waktuku seumur hidup.
🎶st12- saat terakhir.
suara merdu mengiringi hujan turun seolah alam ikut bersedih kala nadda mengenang sosok yang ia cinta meski dihatinya masih ragu tapi kebaikan dan cinta tulus dari Fadil tidak pernah ia lupa.
empat mata mendengar suara merdu diiringi tangis mereka tahu suara siapa,dalam benak mereka seolah membenarkan kalau sosok yang bernyanyi sedang merindukan seseorang.
seseorang yang sudah kembali ketempatnya meninggalkan cinta dan kenangan mereka,apa dia yang belum lama kau kenal begitu berarti berbeda denganku sosok yang sudah lama kau kenal namun seperti orang lain.
dapatkah aku mengisi kenangan terindah untukmu? bukan untuk mengganti cintanya tapi memberikan cinta yang baru untukmu,walau aku tidak yakin jika kau akan memperlakukan ku seperti kau memperlakukan dia.
puk.
Ipul menepuk pelan pundak bagus memberi semangat jika dia tidak sendiri disini,masih banyak bunga diluar kenapa lo nggak melihat salah satu mereka' ucap Ipul berharap bagus untuk melepaskan nadda dan mencari cinta yang baru.
"tidak semudah itu lo tahu sendiri berapa lama rasa ini hadir dihatiku"
ucap bagus menatap langit biru berteteskan hujan.
"tidak ada yang tidak mungkin jika lo mau lo bisa melakukan cukup ikhlas dan menerima semua kenyataan ini meski sulit cobalah buka hatimu"
ucap bijak Ipul yang sangat jarang ia keluarkan apalagi bagi mereka yang baru mengenalnya.
__ADS_1
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.