Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 106


__ADS_3

iza memberikan nadda amplop berisi tiket pesawat,dia menyuruh nadda untuk pergi ke negara yang tertera di tiket.


"ini amplop berisi tiket pesawat lo nggak buka sekarang,lo boleh buka setelah Ani menikah tepatnya satu bulan lagi dan bukanya di bandara"


ucap iza tersenyum memberikan nadda kejutan 'semoga ini nggak salah seperti kemarin' pikir iza berharap.


**


ting.


📩01234××××


anyeong.


nadd bagaimana kabarmu?


oenni mau tanya kapan kamu ke Korea oenni kangen sama kamu semoga secepatnya kamu bisa ke Korea.


tatapannya tak lepas dari ponsel,nadda terus melihat isi pesan yang membuat dia berpikir apakah dia sudah menikah? kenapa rasanya pernikahanku seperti perjodohan' pikir nadda yang tenggelam dalam pemikirannya.


bruk.


aw si** siapa lagi yang membangun tiang ditengah jalan' gerutu nadda menggosok bokongnya yang sakit karena jatuh.


"maaf kamu nggak kenapa-kenapa"


ucap seseorang membantu nadda,ia tersentak kaget melihat sosok yang membantunya berdiri.


"kamu"


"Lo"

__ADS_1


ucap nadda dan bara serentak,nadda pun melepas tangan bara,nadda mengomel panjang kali lebar padahal itu juga salahnya yang tidak fokus ke jalanan.namun nadda tidak perduli sedangkan bara hanya mengelus dada dan menggosok kuping yang sudah memerah karena teriakan nadda.


"makanya kalau jalan itu pakai mata"


omel nadda menatap tajam bara.


"hehe kalau jalan ya pake kaki mba mata itu untuk melihat,seharunya kamu yang minta maaf bukan malah ngomel nggak jelas"


ucap bara mencoba untuk bersabar tidak menunjukkan emosinya.


"kenapa gue yang harus minta maaf? kan lo yang nabrak"


omel nadda menuduh bara padahal dia sendiri yang nabrak bara karena tidak fokus,dasar pohon ciplukan bikin pusing aja' pikir nadda memegang kepalanya lalu pergi begitu saja tanpa kejelasan.


"tuh anak kenapa lagi perasaan kemarin biasa-biasa saja tapi lucu kalau marah satu lagi ketemu berarti jodoh hehe"


ucap konyol bara menggelengkan kepala.


**


hap.


"hallo maaf ini masih jam tiga pagi kalau ada keperluan besok bisa hubungi lagi terima kasih"


ucap nadda ngelantur yang masih setengah tidur,suara seseorang diseberang mengagetkannya ia langsung terduduk mendengar suara itu.


"assalamualaikum maaf kalau aku ganggu kamu dan aku juga minta maaf kalau akhir-akhir ini aku sedang sibuk,sayang bagaimana kabarmu kamu baik-baik aja kan? nadd nadda kamu masih tidur? ya sudah selamat tidur sayang i love you"


ucap seokjin yang sengaja mengubungi nadda pagi-pagi agar member BTS tidak tahu tentang nadda.


nadda hanya diam mendengar ucapan suaminya,ia pun menjawab salam seokjin dengan terbata tanpa disadari air mata mengalir di kedua pipinya.

__ADS_1


ia tidak menyangka setelah sekian lama ia berusaha menghubungi namun tidak bisa dan sekarang ia bisa mendengar suara yang sangat ia rindukan.


memang tidak lama karena terdengar teriakkan seseorang yang nadda tahu salah satu member BTS,jungkook memanggil seokjin untuk menanyakan sesuatu terdengar juga suara lain menanyakan siapa yang ditelpon seokjin pagi-pagi.


"Hyung kamu lihat kaos kakiku"


tanya Jungkook tanpa ketuk pintu untung seokjin sudah siap kalau belum entah apa yang akan terjadi.


"coba kau cari di lemari bagian bawah"


jawab seokjin menunjuk lemari dan meletakkan ponselnya yang masih terhubung dengan nadda.


"Hyung kamu telpon siapa pagi-pagi"


ujar taehyung mencoba mengambil ponsel seokjin namun diambil dulu oleh seokjin menjawab bukan siapa-siapa? sekarang keluar kalau mau masuk ketuk pintu dulu' ucapnya.


"Untung belum lihat,sayang kamu masih disana?"


tanya seokjin melihat ponselnya yang masih terhubung dengan nadda.


"iya oppa sepertinya oppa sedang sibuk apa tidak apa-apa"


ucap nadda yang kawatir kalau member BTS tahu tentang dirinya.


"tidak apa-apa laguan mereka sudah dewasa bukan anak kecil jadi jangan kawatir"


ucap seokjin menenangkan sang istri dan seharusnya dia yang meminta maaf karena terlalu sibuk apalagi ia menghubungi dia pagi buta.


bersabarlah aku sedang mengusahakan agar kita bisa bersama dan percayalah hatiku hanya untukmu.


terima kasih sudah baca.

__ADS_1


jangan lupa like and koment.


__ADS_2