Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 163


__ADS_3

"YAK!!! KIM TAEHYUNG,JEON JUNGKOOK CEPAT KELUAR!!!"


teriak suga yang kesal dengan duo curut karena tidak keluar dari kamar,sedangkan tiga orang menutup kuping mereka dengan handset agar suara menggelegar suga tidak merusak gendang telinga mereka.


v dan jungkook berlari menghampiri onster yang sedang mengamuk,mereka menunduan kepala sambil meminta maaf.


setelah drama selesai mereka pun pergi ke mall untuk mengambil hadiah yang mereka pesan sebelumnya,mereka pun pergi ke tempat dimana yang audah ditentukan.


perasaan mereka campur aduk sambil duduk dengan tidak tenang,ada yang menghembuskan nafas ada pula bernyanyi seolah mereka seperti awal pertama mereka debut didepan umum.


~•~•~•~


empat orang sedang dalam perjalanan dengan tenang tapi tidak dengan dua orang,mereka berdua mencoba menenangkan perasaan dan berfikir kalau semua akan baik-baik saja.


"mom apa masih lama?"


tanya seorang anak laki-laki yang sedang memandang pemandang dibalik jendela,karena ia mulai merasa jenuh ia pun bertanya kepada mommynya.


"sebentar lagi,apa kamu sudah lapar? tadi mommy membawa roti isi apa kamu mau?"


jawab sang mommy yang tahu kalu anak laki-lakinya sudah jenuh berbeda dengan sang adik yang masih fokus dengan mainannya.


"no mom,i'm not hungry.aku tidak lapar tapi kapan kita sampai aku sudah bosan didalam mobil? daddy bisakah menaikkan kevepatannya sedikit?"


ujar kim seok dae dengan nada kesal namun wajahnya terlihat lucu sehingga kedua orang tuanya tersenyum dan menanggapi dengan nada lembut.


"sebentar lagi sampai tuh didepan restorannya"


"daddy ? kenapa wajahmu mirip orang di video ini dan namanya juga sama ooh tunggu! jangan-jangan daddy adalah seorang idol? oh no! aku anak seorang idol!! daddy!!"


teriak kim seok ren menggelegar didalam mobil membuat tiga orang menutup kuping mereka, untung kaca mobil tahan getaran jika tidak hancur berkeping-keping.


"berisik"


ujar dae yang kesal dengan saudara kembarnya karena baru tahu jika daddy mereka seorang idol.

__ADS_1


tak lama mereka sampai di restoran dengan memakai kaca mata,topi dan tak lupa masker kemungkinan besar orang-orang masih mengenal seokjin.


tok.


tok.


tok.


ceklek.


"annyeong namjoong,suga,j-hope,taehyung dan kookie bagaimana kabar kalian"


ucap seokjin tersenyum terharu hampir menangis melihat sahabatnya terdiam tak merespon sapaannya sampai suara cempreng menyadarkan mereka.


"oh no BTS DADDY KAU BENAR-BENAR SEORANG IDOL?? MOMMY KENAPA TIDAK BILANG KALAU MAU BERTEMU BTS!! aku kan tidak membawa buku untuk meminta tanda tangan mereka "


ren yang awalnya berteriak lalu menangis karena hal sepele membuat nadda menggendong dan menenangkanya,berbeda dengan dae yang langsung duduk didekat suga dan memakan cemilan yang tersedia.


"wow dia mirip suga hyung"


"HYUNG hiks huaa hiks"


setelah berpelukan mereka duduk dan memperkenalkan diri kedua bocah.


"annyeong kalian pasti sudah kenal kita bukan?"


dengan percaya diri taehyung berbicara kepada dua bocil dengan berneda reaksi yang datar tak berminat dan yang satu sangat antusias.


"hm"


"oppa!! apa aku bisa memeluk kalian?"


ujar ren tersenyum manis menatap member BTS dan diangguki semua memeber,ren pun langsung memeluk satu persatu member dan berakhir dipangkuan j-hope.


"annyeong lama tidak bertemu dan kalian masih sama seperti dulu"

__ADS_1


sapa nadda sambil tersenyum walau dihati ia merasa bersalah karena telah memisahkan seokjin dengan mereka.


ekspresi nadda terlihat jelas oleh suga dan rm meski tersenyum mereka tahu kalau nadda masih ada rasa bersalah,tapi.andai nadda tahu yang sesungguhnya apa masih ada wajah tersenyum untuk mereka.


"kami berubah nadd,sekarang kami tidak sendiri seperti dulu.apa kalian akan lama dikorea?"


.


ujar rm mewakili member BTS karena sebagian sibuk dengan ren yang menggemaskan.


"memang kenapa? apa kalian akan mengadakan konser?"


tanya seokjin yang penasaran mendengar ucapan sang leader.


"mm sebenarnya aku akan menikah dengan tunanganku dan rm,j-hope akan melangsungkan pertunangan dengan kekaaih mereka jadi apa bisa datang atau mungkin nadda bisa menjadi w.o untuk kita"


ucap panjang suga menjelaskan dan ditanggapi ekspresi bengong nadda karena ia baru mendengar seorang suga berbicara panjang.


"itu..bisa lagian aku juga ingin tinggal lebih lama disini,jangan sungkan karena kita sudah menjadi saudara"


ucap seokjin sambil menepuk pundak suga.


"kita lupa punya hadiah untuk kalian,ini untuk ren dan dae dan ini untuk seokjin dan nadda semoga kalian suka"


ucap jimin membagikan hadiah yang sudah mereka persiapkan.


terima kasih yang sudah membaca.


dan aku minta maaf kalau jarang update karena hpku dulu rusak dan alhamdulillah bisa beli lagi semoga yang ini bertahan lama aamin.




__ADS_1



__ADS_2