
"wow banget terima kasih uncle aku suka gelangnya"
ren berteriak heboh setelah menerima gelang dan memeluk satu persatu member BTS sedangkan dean hanya mengucap terima kasih dengan senyum kecil.
nadda yang menerima gelang awalnya hanya memandangi dan memakainya,seokjin hanya tersenyum melihat jam di tangannya rasa manis pun menyelimuti ketika melihat senyum sang istri dan anaknya.
tak lupa ia menaruh tas dan menyodorkanya ke member BTS.
"bukalah"
perintah seokjin ke semua member dan mereka semua membuka tas tersebut lalu mengambil barang didalamnya,alangkah terkejutnya ketika melihat hadiah dari seokjin meski mereka kini bisa membeli apapun tapi ketika barang yang diberikan oleh seseorang yang spesial maka barang tersebut akan menjadi spesial.
(anggap hadiah)
"wow daebak!! aku mau yang ini"
teriak jongkook ketika melihat salah satu jam yang menarik perhatiannya dengan riang ia langsung memakainya begitu pun dengan member lain.
salah satu diantara mereka terlibat perselisihan dan saling berebut.
"YAK!! PARK JIMIN!! itu milikku"
teriak taehyung kartika melihat jimin mengambil jam tangan yang sudah ia incar sedangkan jimin tidak mau mengalah.
__ADS_1
"kau cari saja yang lain bukannya masih banyak"
ucap jimin sambil tersenyum melihat jam di pergelangan tangannya tidak lupa ia memotret dan membagikannya disosial media.
seokjin yang melihat kejadian tersebut hanya tertawa kecil baginya adegan ini akan selalu ia kenang didalam hatinya.
tidak tahan melihat duo curut bertengkar auga langsung menjewer salah satu telinga mereka sambil membagi adil jam tangan.
meski ada yang cemberut karena tidak mendapatkan yang ia inginkan tapi mereka tetap berterima kasih kepada seokjin dan nadda.
"hyeongje jamae gamsahabnida"
teriak member BTS ke seokjin dan nadda.
ucap nadda dalam bahasa indonesia tanpa sadar dengan tersenyum sedangkan seokjin menggunakan bahasa korea.
"cheonman-eyo"
ucap seokjin yang hampir tertawa mendengar perkataan sang istri namun ia tahan.
mereka saling bercerita tentang 5 tahun lalu bagaimana BTS berkarir bahkan di kehidupan nyata mereka dan tidak lupa seokjin juga bercerita tentang kehidupannya sebagai seorang pengusaha dan sebagai seorang bapak.
"hyung apa di indonesia tidak ada yang mengenalimu sebagai idol?"
celetuk si bungsu yang sedang bermain dengan ren dan dean.
__ADS_1
"Ada cuman aku bilang mungkin hanya mirip"
jawab seokjin dengan santai sambil memandang member BTS dengan rasa rindu.
meski tidak percaya dengan apa yang dikatakan hyungnya mereka tetap mengangguk karena mereka takut akan menyinggung nadda.
melihat seokjin dan nadda bahagia mereka ikut bahagia walau ada satu orang yang masih memiliki rasa bersalah yang ingin ia ucapkan,melihat waktu yang tepat taehyung mencoba berbicara berdua dengan nadda.
"ekhem hai nadd sepertinya hyung baik-baik saja tinggal denganmu bahkan dia terlihat sangat bahagia"
ucap taehyung menatap langit senja berharap kali ini ia bisa berucap dan tidak terjadi apa-apa.
mendengar ucapan taehyung nadda merasa ada yang banyak namun ia sungkan dan tetap menjawab.
"ya tentu saja meski terkadang kita juga menangis karena hakekatnya kehidupan ada manis dan pahit, why ? apa yang ingin kamu bicarakan "
ucap nadda tegas menatap tajam taehyung ia bukanlah orang yang suka basa-basi dan langsung to the point.
"mm aku...aku ingin minta maaf karena kejadian 5 tahun yang lalu "
taehyung yang mencoba meraba tentang masa lalunya dalam hati ia berdoa semoga nadda hanya menamparnya.
"tunggu,kalau tidak salah saat itu aku langsung pingsan dan aku tidak tahu apa yang terjadi.lalu kenapa kamu minta Maaf?"
jawab nadda dengan bingung setelah mendengar ucapan taehyung.
__ADS_1