Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 142


__ADS_3

"apa maksud kata-kata jin Hyung?"


ucap lirih taehyung ketika ia tidak sengaja mendengar percakapan Hyungnya yang tidak dimengerti.


berkali-kali ia menghela napas sesak dihatinya mengingat kejadian semalam antara sedih,kecewa dan sakit.namun dibalik semua ini ia bisa merasakan seseorang yang menyayanginya dengan tulus meski hanya sebagai sahabat.


dan doa yang dia ucapkan membuat hatinya menghangat 'cinta tidak bisa dipaksa dan jodoh sudah diatur aku akan bertemu dengannya nanti' ucapnya dalam hati,ia tersenyum memandang langit seperti nadda yang selalu menatap langit biru.


'bagiku warna biru itu bisa menenangkan hati dan pikiran' ucap nadda tersenyum memandang langit.


menutup mata membayangkan kenangan ia bersama sosok wanita yang ia cintai ralat yang pernah ia cintai,senyum mengukir di wajah tampannya membuat sahabatnya bertanya kembali 'apa dia masih Kim taehyung?'.


**


cinta..


tidak bisa dicegah dengan siapa


ia akan berlabuh


cinta juga tidak bisa dipaksa


karena cinta hadir di dalam hati


cklek.


"nadd sorry aku baru datang dan juga untuk kemarin aku nggak bilang sama kamu"


ucap Myung Soo yang baru datang,ia merasa bersalah soal acara kemarin tapi untungnya sahabatnya bisa mengatasinya.


"tidak apa-apa,masalah kamu sudah selesai?"


nadda tersenyum memandang sahabatnya 'tumben ini anak minta maaf'.


"sudah,makanya aku kembali sekarang.ouh ya bagaimana keadaan Mila aku belum sempat menghubunginya"

__ADS_1


Myung Soo mengecek ponselnya karena saat ia dirumah ia tidak sempat membukanya.


banyak pesan dan e-mail dari Mila,bryan dan klien yang ingin membooking restoran untuk acara,ia menunjukkan ponselnya ke nadda dan menuliskannya dibuku.


satu persatu mereka mengecek tanggal,acara dan dekorasi ruang.mereka tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali cukup sekali sebagai pelajaran.


ditengah meeting Myung Soo mengatakan kalau tanggal lima bulan depan BTS akan mengadakan konser,ia bertanya dia akan melihat konsernya.


"nadd tanggal lima bulan depan kira-kira dua Minggu lagi BTS mau konser,apa kamu akan datang?"


tanya Myung Soo disela-sela ia menulis barang-barang yang dibutuhkan,nadda yang mendengar ucapan Myung Soo terdiam ia memikirkan kejadian ia dengan taehyung 'apa aku bisa bertemu kembali dengannya lalu bagaimana aku menyikapinya,aku kesana untuk suamiku bukan dia'.


"mungkin kalau tiketnya belum habis"


nadda mengecek web yang menjual tiket namun sayang tiketnya sudah habis,ia pun membanting ponselnya.


dengan kesal ia memarahi dirinya sendiri 'kenapa kemarin gue nggak nanya seokjin oppa!' gerutu nadda mengutuk keb****nya.


sedangkan Myung Soo tertawa bahagia melihat wajah sendu sang sahabat,ia sudah mengira kalau nadda belum beli tiketnya dan sekarang dia sudah kehabisan tiket.


Myung Soo mengetik sesuatu ke seseorang.


📨me.


^^^📩Kim seokjin.^^^


^^^maksudmu nadda?^^^


^^^baiklah nanti aku kirim^^^


^^^berapa?.^^^


📨me.


dua juga boleh soalnya Mila masih sakit.

__ADS_1


kamsahamida oppa.


^^^📩Kim seokjin.^^^


^^^oke.^^^


tak.


pulpen melayang ke kepala Myung Soo dengan sadisnya "yak! nadda kau g***! apa menurutmu kepalaku ini tembok hah"


omel Myung Soo mengelus kepalanya yang sakit.


"siap suruh kau bermain ponsel saat meeting,kamu pikir kita sedang main-main.fokus"


nadda menatap tajam Myung Soo yang meringis kesakitan 'lagian bukannya kerja malah main'.


tok.


tok.


tok.


"masuk"


seorang pegawai masuk membawa amplop coklat ditangannya lalu memberikannya kepada nadda.


"miss ini ada titipan dari seseorang"


ucap pegawai menyerahkan amplopnya lalu ia pamit keluar.


setelah membuka isi amplop ia terkejut melihatnya lalu ia membaca note berwarna merah.


'sayang ini tiketnya ku harap kamu datang.


i 💖 u'

__ADS_1


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like and koment.


__ADS_2