
rasa cinta taehyung berubah menjadi benci saat ia melihat nadda dan seokjin,amarah didalam hati membuat ia menjadi pribadi yang sedikit berubah.jimin dan Jungkook merasakan perubahan taehyung namun mereka belum berani untuk bertanya.
selama dia masih bersemangat untuk latihan dan melakukan aktifitas mereka akan diam,tatapan mereka beralih ke Hyung mereka Kim seokjin entah hanya mereka atau semua member merasa kalau Hyung mereka sedikit berbeda.
belum lagi namjoong Hyung dan hosoek Hyung selalu menggoda jin Hyung dengan kata 'istri' siapa wanita itu kalau dia jisso kenapa harus bersembunyi lagian mereka sudah tahu.
diamnya Jimin dan taehyung membuat member lain melihat ke arah mereka.
"Jim,are you Ok?"
tanya jin Hyung yang merasa kalau Jimin menjadi pendiam,bukan hanya Jimin tapi taehyung juga bersikap berbeda dengannya 'apa dia sudah tahu?'.
"ah aku tidak apa-apa Hyung,mungkin aku ngantuk hoamm hehe"
jimin segera menutupi kecurigaan Hyungnya dengan pura-pura mengantuk.
***
di siang hari yang cerah dua wanita sedang bercengkrama sambil salah satunya memakan makanan dengan hikmat.
"makanannya enak terus restorannya juga bagus,ini restoran kamu"
Hye jin mengunyah sambil melihat sekeliling restoran tanpa disengaja ia tersedak membuat nadda dengan sigap menyerahkan air minum.
"kamu tidak apa-apa? pelan-pelan makannya aku nggak minta ini"
__ADS_1
ujar nadda menepuk pelan punggung Hye jin yang masih terbatuk.
'laki-laki itu ngapain disini? uhuk uhuk nggak mungkin dia mau makan disini'
ucap Hye jin dalam hati ketika melihat sosok yang ia kenal berada ditempat yang sama.
"kak kamu bawa mobil nggak"
tanya Bryan yang tiba-tiba sudah didekat nadda,nadda pun terpekik kaget dengan kedatangan Bryan.
"astaghfirullah bryan! bisa tidak kalau datang itu pakai salam,memang mobilmu kemana?"
nadda mengelus dada karena kaget lalu ia pergi mengambil kunci mobil berhubung supirnya sedang libur ia memilih membawa mobil sendiri.
Bryan tidak menggubris omongan nadda,ia memandang ke arah Hye jin yang terbatuk memalingkan wajahnya.
"apa kak?"
karena kaget Bryan bertanya kembali ke nadda.
"ini,mobil kamu kemana?"
tanya nadda memandang Bryan yang sedang melihat ke arah Hye jin 'apa mereka saling mengenal?'.
"mobilku sedang bengkel nanti kalau kakak mau pulang telpon dia.. teman kakak,ya sudah aku pergi assalamualaikum"
__ADS_1
Bryan yang sedikit penasaran mencoba melirik wajah teman sang kakak namun tidak terlihat ia pun memilih untuk pergi.
nadda melihat kepergian Bryan lalu melihat Hye jin 'kau mengenal Bryan?' tanya nadda.
"tadi kamu ngomong apa sama dia? apa hubunganmu dengannya sepertinya akrab sekali"
Hye jin berbalik tanya ke nadda tanpa menjawab pertanyaannya,namun nadda hanya tersenyum tanpa mengucap satu kata.
***
hari berganti hari tanpa sadar nadda dan seokjin sudah menikah hampir satu tahun,belum ada perubahan dikehidupannya sambil mengelus perut yang masih rata nadda selalu berdoa agar Allah memberikannya seorang anak.
hari ini ia sedang mempersiapkan kue untuk pernikahannya yang pertama,ia akan memberi kejutan ke seokjin yang berada di drom.
ia berpamitan ke oemma appa dan oenni untuk pergi ke drom.
"hati-hati dijalan happy fun"
teriak ahran oenni menyemangati nadda.
tak lama ia sampai di drom saat nadda mencoba menghubungi seokjin seseorang menghampirinya.
tepukan pelan dipundak membuat nadda menoleh kebelakang,ia tersenyum saat melihat sosok didepannya.
"annyeong"
__ADS_1
terima kasih yang sudah membaca
maaf menghilang karena hp ku lagi sakit ditambah aku juga kurang enak badan.