
sinar matahari membangunkan dua insan berpelukan dibalik selimut,sang wanita bangun mengerjapkan mata lalu merenggangkan pelukannya namun malah semakin erat.
"oppa sayang sudah pagi lepas aku mau mandi"
ucap lembut nadda membangunkan seokjin,seokjin justru mengeratkan pelukannya lalu mengecup bibir sang istri.
"morning sayang,mandinya nanti saja masih pagi"
seokjin kembali tidur tak menghiraukan ucapan nadda bahkan ia lupa kalau dirinya harus kembali ke drom.
"oppa kau harus ke drom! ayo bangun"
teriak nadda menarik tangan seokjin tapi tubuhnya terjatuh di atas seokjin yang mendekapnya,bunyi ponsel berdering membuat berusaha melepaskan diri dan mengambil ponsel dimeja.
melihat nama yang tertera nadda membangunkan seokjin kalau ada telpon untuknya,dengan malas seokjin mengangkat telpon tanpa melihat nama yang tertera.
πΆπ² namjoong.
teriakan mengawali percakapan seokjin tahu betul suara siapa,dengan santai ia menjawab ia akan segera datang dan menutup telponnya sepihak.
sebelum ia melangkah ke kamar mandi seokjin mendekati nadda dan memberikan kecupan di bibir nadda lalu ia pergi sebelum mendapat hadiah dari nadda yaitu lemparan bantal.
nadda keluar untuk mandi di kamar sebelah tak lupa ia menyiapkan baju untuk seokjin,selesai mandi ia langsung ke dapur membuat bekal untuk dibawa seokjin.
"nadd,buat siapa kamu bikin bekal?"
__ADS_1
tanya ahran yang sedang menyuapi min Jun ia menyengitkan dahi ketika melihat nadda membawa kotak makan.
"untuk jin oppa,dia telat bangun aku sudah berkali-kali membangunkan tapi tidak bangun-bangun jadi dia terlambat"
ucap nadda menyiapkan nasi kepal berisi ayam dan sayuran tak lupa ia membuat jus buah.
"hahaha mungkin dia masih kangen sama kamu"
ucap ahran menggoda nadda yang sudah bersemu kemerahan,ia sangat bersyukur seokjin bisa sedikit berubah menjadi suami.
tak.
tak.
tak.
tanpa sadar nadda ikut seokjin di jalan seokjin terkejut melihat nasi kepal didepannya,ia pun menengok siapa pemilik tangan tersebut.
"sayang..hap"
ucap seokjin terpotong melahap nasi kepal pemberian sang istri dengan tergesa-gesa ia mengunyah lalu menelan "sayang kamu kenapa disini?" tanya seokjin kembali memakan nasi kepal.
"aku sudah berteriak memanggilmu tapi kamu nggak denger,jadi aku ikut kamu buat ngasih makanan ini"
jawab nadda sambil mengetik pesan ke supir untuk mengikutinya.
__ADS_1
melihat mobil dibelakangnya ia tahu bahwa itu mobilnya,ia pun berhenti dipinggir jalan untuk menurunkan nadda.
mereka berpelukan dan nadda berpesan agar seokjin memakan bekalnya.
**
cklek.
seokjin melihat beberapa member sedang duduk di sofa,ia pun menghampiri mereka dan meminta maaf kalau ia terlambat.suga tak sengaja melihat kotak makan yang dibawa seokjin dengan tatapan aneh ia bertanya 'itu kotak makan?'.
namjoong dan J-Hope memandang seokjin meminta jawaban,seokjin menjawab 'benar ini kotak makanan,tadi aku telat bangun jadi... oemma membuat bekal untukku'.
'haduh kenapa harus tanya!' gerutu seokjin tersenyum manis,tak lama Jungkook datang melihat seokjin membawa kotak makan ia minta kotak tersebut 'hyung minta' dengan tatapan imut ia mengadahkan tangannya.
"ini...aku akan membuatnya untukmu"
ucap cepat seokjin melangkah ke dapur tanpa menghiraukan tatapan member lain.
"Hyung apa kotak makan itu dari jisso? perasaan oemmanim tidak pernah membuat bekal untuknya"
ujar Jungkook dengan tatapan curiga mencoba menganalisa,tiga orang lainnya berpikir 'seperti de javu tapi...' lalu saling memandang.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
__ADS_1