
seorang wanita berponi berpikir bagaimana ia bisa masuk ke rumah mewah di depannya,kanan kiri ada penjaga belum lagi ada pengecekan s*** kenapa seketat ini' gerutu dalam hati.
tak sengaja ia melihat sosok wanita keluar dengan mobil bersama anak kecil,senyum manis terpatri diwajahnya kena kau! akhirnya keluar juga hehe ucapkan selamat tinggal pada dunia nadda!.
syut.
mobil wanita berponi melesat begitu cepat mengejar mobil mewah berwarna putih,mobil putih yang ditumpangi nadda berhenti di taman kota.banyak orang-orang dan anak-anak bermain ada yang berlarian,bersenda gurau dan adapula yang pacaran.
nadda tidak sendiri ia ditemani anak laki-laki yang menggandeng tapi lebih tepatnya ditarik ke segerombolan anak-anak mengantri es krim.
"imo,aku mau es krim cokelat"
pinta Kim min Jun dengan imut membuat nadda mencubit gemas kedua pipi tembemnya.
nadda membeli dua cup kecil es krim coklat,satu untuk min Jun dan satunya lagi untuk dirinya.padahal ia baru beberapa hari keluar dari rumah sakit mungkin kalau oenni ahran disini dia akan memarahiku' benak nadda.
"min Jun,jangan lari"
teriak nadda mengejar min Jun yang sedang berlarian dengan anak-anak lain.
__ADS_1
ia merasa seperti seorang ibu,tangannya mengelus perut rata dengan senyuman kecut.jangan terlalu berharap nadd' benak nadda memandang langit biru menenangkan pikiran.
melihat anak-anak tertawa bermain gembira seolah dunianya berwarna,dulu ia tidak mempunyai pernikahan impian seperti sahabatnya namun ia selalu berdoa agar Allah memberikan ia suami yang mencintainya,menyanyanginya,menerima kekurangannya.
mencintai keluarganya dan terpenting agamanya,tapi.apa yang ia rasakan memang belum seperti itu namun ia yakin Allah tahu mana yang terbaik untuknya.
nadda dikagetkan oleh tarikkan baju,ketika menoleh ada anak perempuan menunjuk balon di atas pohon yang tidak terlalu tinggi.nadda mencoba menggapai balon dengan berjinjit ia berhasil meraih balon berbentuk hati,lalu ia memberikan ke anak perempuan tadi.
"IMO! Jun mau itu yang warna putih dua!"
Jun menarik tangan nadda ke salah satu pedagang balon,ia menunjuk balon putih berbentuk bola.
nadda membelikan balon untuk min Jun tanpa sengaja ia melihat sosok tak asing diseberang jalan,hatinya bergetar saat ingin mengingat siapa sosok wanita berponi.
ucap nadda menggendong min Jun mencari mobil seok Jung oppa.
"imo,kenapa kita lari kan langitnya nggak nangis"
ucap min Jun polos memandang nadda polos berkata hujan dengan langit nangis,tanpa membalas ucapan min Jun.nadda menghampiri Shin Chan (sopir seok Jung) untuk memberitahu kalau ia ingin pulang.
__ADS_1
wanita berponi mengikuti nadda namun sayang mobilnya terparkir ditempat paling ujung.
"s*** b******** kenapa tadi aku diam saja ahh"
wanita berponi menendang ban mobil didepannya dengan rentetan maki-maki sampai ia ditegur seseorang pemilik mobil yang ia tendang.
"park seo Hyun kemana saja kau! pergi tidak bilang-bilang,aku kan harus pergi ada kerjaan mana kunci mobil"
teriak kesal wanita berkacamata mengadahkan tangan meminta kunci mobil.
"yak! ahn Jenni mobilmu kemana! nggak usah teriak-teriak juga emang ini hutan,lagian kamu kemana? kamu kan lagi ambil cuti kerjaan dari Hongkong"
wanita berponi atau park seo Hyun menatap tajam wanita didepannya,untung sepi' gerutu seo Hyun mengutuk Jenni berkali-kali.
"itu.. mobil aku di bengkel.enak aja kalau ngomong meski aku kayak begini aku ini seorang arsitek tahu"
ucap jengkel Jenni membanting pintu mobil lalu pergi begitu saja,seo Hyun menatap kepergian Jenni dengan tatapan tidak percaya jika ia memiliki sahabat seperti itu.
'cih! sahabat! kayaknya bukan deh' ucap bathin seo Hyun melangkah masuk ke rumah sambil memikirkan tentang nadda.
__ADS_1
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.