Jodoh Dan Takdir (end)

Jodoh Dan Takdir (end)
part 19


__ADS_3

flasback off.


puk..


"nadd kenapa lo ngelamun Mulu awas! kesambet"


ucap Ani geleng-geleng kepala melihat sahabat-sahabatnya yang masih tidak berubah.


"Lo sendirian?"


tanya nadda mengalihkan perhatian.


"gue sama dia"


ucap Ani menunjuk seorang cowok yang sedang berbicara dengan satpam.


"ouh,k kenapa lo ngeliatin gue kaya gitu ada yang aneh?"


ucap nadda.


"gak papa,lo mau bantuin gue gak?"


ucap Ani.


"bantuin apa dulu nih"


ucap nadda.


"gantiin gue di kantor"


ucap Ani.


"emang lo mau kemana? kenapa harus gue yang gantiin lo,gue kan bukan karyawan di perusahaan lo"


ucap nadda yang masih memandang Ani.


"ada masalah di perusahaan bokap gue,jadi gue harus kesana buat nyelesaiin.cuman satu bulan kok,gajian lo 2 kali dari gaji lo di restoran ayolah lo kan sahabat gue yang paling baik ya ya ya"


ucap Ani memohon dengan imut tapi tidak imut di mata nadda.

__ADS_1


"kenapa gak kakak lo aja? emang perusahaan lo yang mana"


ucap nadda.


"yang di Seoul,kak Leo gak bisa kesana soalnya kak Nani lagi hamil besar.nadd bantuin gue ya ya nanti gue beliin oleh-oleh deh atau lo mau liburan ke Korea biar ketemu sama oppa oppa"


ucap memohon Ani.


"Lo kesana sama siapa?"


tanya nadda yang menghiraukan omongan Ani.


"sama asisten terus sama doi and asisten dia juga ikut,lo mau kan ya ya iyain aja deh ya"


ucap Ani membujuk nadda untuk membantunya.


"kenapa harus gue? kenapa gak yang lain,lo kan tahu gue belum pernah kerja di kantor.emang lo mau perusahaan lo bangkrut gara-gara gue"


ucap serius nadda agar Ani merubah pikirannya.


"iya sih,cuman.lo tahu sendiri gue itu gak gampang untuk percaya sama orang,meski dia karyawan lama tapi tetap saja gue gak bisa ninggalin perusahaan begitu aja.tenang aja,sudah gue siapin orang yang jadi asisten lo dan dia juga yang akan ngajarin lo"


ucap serius Ani menyakinkan.


ucap nadda yang tidak yakin dengan pilihannya.


"boleh,tapi gue yakin lo pasti bisa dan lo harus bisa"


ucap Ani 'lo harus mau karena akan ada kejutan buat Lo hehe sorry sahabatku tersayang '.


"kapan lo berangkat?"


tanya nadda.


"Minggu depan emang kenapa?"


ucap Ani.


"soalnya gue harus bagi waktu buat restoran,buku gue and ditambah perusahaan lo"

__ADS_1


ucap nadda mengotak-atik hp.


"sorry kalau gue nambah beban buat Lo"


ucap lirih Ani yang merasa bersalah.


"gak papa,lagian gue juga butuh suasana baru dan ide baru buat buku gue"


ucap nadda tersenyum.


"kalau gitu gue pergi dulu assalamualaikum"


ucap pamit Ani memeluk nadda.


"wa'alaikumsalam,hati-hati dijalan"


jawab nadda.


nadda pun kembali kerumah,nadda tidak menyadari kalau permintaan Ani akan membawanya ke situasi yang tidak pernah ia bayangkan.


"gimana? dia mau?"


tanya Adelia yang penasaran dengan jawaban nadda.


"hah sulit"


keluh Ani dengan wajah murung.


"maksud lo,nadda nolak tawaran lo? ahh gatot dong.padahal gue sudah berkhayal apa yang akan terjadi nanti"


ucap Adelia yang kecewa namun ia bingung melihat sahabat-sahabatnya tertawa seperti orang gila.


"hahaha "


Ani hanya tertawa melihat wajah Adelia yang menurutnya lucu.


"dasar Ani gila"


Adelia yang merasa tidak dianggap pun pergi dengan sumpah serapahnya.

__ADS_1


terima kasih sudah baca.


jangan lupa like dan koment.


__ADS_2