
Fadil membaca berkas tentang nadda, apa yang dikatakan Felix dan nadda ternyata benar 'kalau dia kembali disaat aku belum bisa mendapatkan nadda apakah nadda akan memilih dia?' pikir Fadil dalam diam.
mungkin semua terlalu cepat apalagi aku baru mengenal dia tapi kenapa aku langsung jatuh cinta? diluar banyak perempuan cantik selalu menggodaku tapi aku tidak memperdulikan sedangkan nadda perempuan yang cuek justru aku malah tertarik.
Fadil menghela napas setelah berkali-kali berfikir apa ia akan maju atau mundur,ia tahu membuat nadda mencintainya butuh waktu apa lagi tipe nadda yang cuek.disaat Fadil tenggelam dalam pikirannya tiga orang sedang memperhatikannya.
"apa Mama akan merestui Fadil jika nadda bukan tunangan orang"
tanya laki-laki paruh baya memandang Fadil termenung.
"iya Mama akan merestui jika nadda mencintai Fadil,tapi.mama ragu kalau mereka sudah pacaran.fen kalau menurut kamu gimana?"
tanya perempuan paruh baya yang tak lain Mama Fadil dan Fenita,mereka sedang diruangan Fadil namun Fadil tidak menyadarinya.
"kalau Feni terserah kak fadil aja kan dia yang menjalani dan kalau nggak salah kakaknya nadda itu temennya kak fadil jadi kemungkinan besar mereka...ya tanya sendiri hehe"
ucap serius Fenita mengundang perhatian orang tuanya namun saat ingin bilang kalau mereka tidak ada hubungan ia takut fadil akan marah,lebih baik ia diam meski tahu kebenarannya 'untung nggak keceplosan' ucap Fenita memukul pelan mulutnya.
mereka menghampiri Fadil yang termenung,mama menepuk tangan anaknya dengan senyuman beliau memberikan kotak makan.
__ADS_1
dua orang lainnya duduk didepan Fadil yang bingung dengan kedatangan keluarganya 'kenapa Riko tidak bilang kalau mereka datang dan untuk apa mereka datang' pikir Fadil tersenyum canggung.
"kalian ngapain kesini kenapa tidak bilang kalau mau kesini"
tanya Fadil memandang tiga orang didepannya.
"pengin aja emang nggak boleh kesini?"
ucap Fenita mewakili orang tuanya,ia tahu kakaknya canggung dengan kedatangan mereka tapi,mau gimana lagi mereka yang menyeret ku kesini.
dengan candaan Mama berkata 'emang kita nggak boleh kesini? lagian kamu kan lagi nggak sibuk atau kamu mau ketemu nadda hmm' Fadil yang mendengar perkataan sang Mama wajahnya memerah dan menjadi ledekan sang adik.
**
Aris meminta Ani agar nadda menggantikan tugasnya karena ia sedang berlibur bersama sang kekasih,ingin rasanya ku makan tuh anak mentang-mentang dulu dia yang membantuku sekarang aku terjebak disini lagi.
bosen dengan tumpukan buku yang menggunung karena Aris minta cuti dan tidak ada yang mengerjakannya,kenapa tidak dari kemarin-kemarin! kalau beginikan gue lembur dasar arang-arang awas kau kalau pulang' gerutu nadda mengutuk Aris.
"kenapa kuping gue panas dan Hachim Hachim hidung gue gatel"
__ADS_1
ucap aris menggosok hidung dan kuping nya yang terasa panas.
"mungkin ada yang mengutukmu sayang"
ucap sang kekasih menertawakan kelakuan Aris yang menebak siapa yang mengutuknya,aris berteriak nama nadda dan membuat semua orang memandangnya Aris meminta maaf.
"hahaha makanya jangan tinggalin pekerjaan untuk orang lain apalagi yang lebih tua"
ucap sang kekasih meledek Aris cemberut mendengar ucapan kekasihnya.
ia pun menghubungi nadda untuk bilang kalau pekerjaannya bukan hanya dimejanya namun juga yang ada dimeja sekertarisnya,mendengar hal itu nadda berseru memanggil aris dengan arang-arang awas kau kalau pulang akan aku cincang' ucap nadda marah.
terima kasih sudah baca.
jangan lupa like and koment.
selamat tahun baru 2021
semoga tahun ini lebih baik dari tahu kemarin.
__ADS_1
semoga covid-19 segera berakhir
dan kita semua bisa kembali seperti semula. Aamiin.