Jodoh Sepertiga Malam "ALIA"

Jodoh Sepertiga Malam "ALIA"
EPS. 71 Menyesal


__ADS_3

Leon dan Fandi pun membawa Elvan ke basechamp. Mereka segera mengobati luka di wajah Elvan.


''Ngapain sih elo ladenin dia?'' kata Fandi sembari menyeka darah di bibir Elvan.


"Pagi-pagi udah lihat adegan action gara-gara satu cewek. Dia suka ya sama Alia? Soalnya gue sering banget lihat dia sama Alia. Atau pacarnya?'' kata Leon.


''Bisa jadi sih. Gue lihat mata dia penuh kemarahan. Ya sih kita emang kelewatan,'' kata Fandi.


''Dan ini semua karena ulah kalian. Ini semua karena ide konyol kalian! Gue juga bodoh bisa gitu ngikutin ide tolol kalian.'' Kata Elvan dengan kesal.


''Elvan! Ya ampun kamu kenapa sayang?'' kata Sandra yang masuk begitu saja ke basechamp Elvan.


''Ya ampun wajah kamu kenapa biru dan lebam gitu. Sini-sini gue yang obatin,'' kata Sandra sambil merebut kapas yang di pegang oleh Fandi. Fandi dan Leon hanya bisa menghela nafas panjang melihat Sandra datang.


''Pelan-pelan, San!" kata Elvan dengan suara meninggi.


''I-iya maaf. Sini aku tiup biar nggak perih. Huft, huft, huft.''

__ADS_1


''Tok tok tok tok!" suara Alia mengetuk pintu. Leon kemudian segera beranjak dari duduknya dan membuka pintu.


''Alia?" kata Leon tergagap. Leon juga cukup terkejut melihat ada Rendra.


''Apa Elvan di dalam, Le?'' tanya Alia.


''I-iya. Masuk aja.'' Kata Leon. Alia dan Rendra kemudian masuk.


''Elvan," panggil Alia lirih.


''Heh, ngapain kalian disini! Kalian udah bikin Elvan babak belur. Kamu juga, Ren. Kenapa mukul Elvan sampai kayak gini?'' marah Sandra pada Alia dan Elvan.


''Ngapain elo tanya gue. Urusin aja pacae elo,'' ketus Elvan.


''Aku mau minta maaf. Maaf aku menyerang kamu begitu saja.'' Kata Rendra.


''Udahlah kalian pergi sana! Lihat kalian disini bikin gue muak.'' Kata Elvan.

__ADS_1


''Kalian udah denger kan kalau Elvan nggak mau lihat kalian. Sana deh," timpal Sandra.


''Elvan, Fandi, Leon, sebenarnya aku sudah tahu rencana kalian sejak beberapa waktu lalu.'' Kata Alia. Elvan, Fandi dan Leon sangat terkejut mendengar ucapan Alia.


''Kamu beneran tahu, Al?'' tanya Leon.


''Iya. Aku dengar semua pembicaraan kalian waktu di rumah Elvan. Awalnya aku marah dan kecewa dengan kalian tapi akhirnya aku bisa berdamai dengan rasa marah dan kecewaku. Karena aku melihat kalian juga bersikap baik dan nggak pernah bertingkah aneh sama aku. Intinya kaliab masih menghargai aku sebagai perempuan berhijab. Akhirnya akupun memutuskan untuk berteman dengan kalian. Pertemanan ini tulus, aku tidak pernah melihat betapa buruknya anggapan semua orang tentang kalian. Aku sama sekali tidak melihat nilai buruk itu karena aku yakin disetiap sisi buruk seorang manusia, mereka pasti punya sisi baik yang tersembunyi. Karena tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga dengan aku. Akupun juga tidak sempurna dan banyak melakukan kesalahan. Aku cuma pesan satu hal, berhenti mempermainkan perasaan seorang perempuan, apalagi membuat mereka sebagai taruhan. Mereka punya perasaan dan mereka juga bukan barang. Kalau selama kita berteman, aku ada salah kata, aku juga minta maaf sama kalian. Sebagai teman Rendra juga, aku juga minta maaf atas nama Rendra. Karena aku tahu betul, Rendra bukan seseorang yang mudah tersulut amarah. Sekali lagi maafkan kita ya. Kita permisi, assalamualaikum.'' Alia pun segera pergi bersama Rendra meninggalkan basechamp Rich Man. Mendengar ucapan Alia, membuat Elvan, Fandi dan Leon terdiam. Mereka benar-benar merasa bersalah atas sikap mereka, terutama Elvan.


''Ya ampun gue merasa bersalah banget sama Alia. Kita udah mempermainkan dia tapi dia sama sekali nggak marah. Seharusnya kita yang meminta maaf bukanya dia.'' Kata Fandi penuh kesal.


''Iya nih, sumpah gue nyesel banget. Dia kan baik banget sama kita. Kasihan Alia. Berkat dia gue dapat nilai B, padahal dulu kalau nggak E ya D,'' ucap Leon yang tak kalah menyesal. Sementara Elvan hanya bisa terdiam.


''Sandra, lebih baik elo pergi dari sini!" perintah Elvan.


''Ya udah kalau gitu, gue pergi.'' Kata Sandra sembari berlalu.


''Kasihan juga si Alia. Elvan, Leon dan Fandi emang keterlaluan juga sih. Pantas aja Rendra ngamuk kayak gitu, secara Rendra benar-benar suka sama Alia,'' kata Sandra dalam hati.

__ADS_1


Bersambung.... Jangan lupa like, komen dan vote ya. Yang mau kenalan sama visual Elvan, follow ig author ya @dydyailee536 makasih 🙏❤️


__ADS_2