Kau Tikung Aku

Kau Tikung Aku
Layla ini calon istri ku!


__ADS_3

...💔💔💔...


Layla mengerutkan keningnya, siapa wanita ini?


Puput melirik ke arah Layla yang berdiri di samping Amer, pasti wanita ini yang sudah mengusik ke tenangan ibu ku di rumah ini!


Amer merenggangkan pelukannya yang di berikan Puput padanya, Layla bisa salah paham jika aku biarkan Puput seperti ini!


Tangan Amer merengkuh bagu Layla, "Sayang, kenalkan ini Puput putrinya bi Asih!" Seru Amer memperkenalkan wanita yang berdiri di depannya kini pada Layla yang tampak syok.


Puput membola, "A- apa? Sa- sayang?" Hanya gw yang pantas di panggil sayang sama ka Amer!


"Iya, Layla ini calon istri ku! Kau masuk lah, bi Asih pasti sudah sangat merindukan mu di dalam!" Amer membawa Layla meninggala kan rumah dan masuk ke dalam mobil.


Pak Jojo mengantarkan ke duanya menuju kantor dengan Hendra dan Jono yang tetap mengawal ke duanya.


Layla menoleh ke belakang, benar saja dua orang yang berbadan tegap itu masih mengikuti ke duanya dengan menggunakan motor sportnya.


Layla menoleh pada Amer, "Maaf Tuan, saya rasa saya tidak membutuhkan pengawalan mereka berdua." Ujar Layla dengan menunjuk ke belakang mobil yang di tumpanginya.


Amer tidak menoleh ke belakang, karena sudah tau siapa yang Layla tuju.

__ADS_1


"Kau akan sangat membutuhkan mereka berdua Layla, itu akan melindungi mu dari mantan suami mu."


"Tapi kan saat ini dia sedang di penjara, Tuan! Mana mungkin bisa orang yang sedang di dalam penjara melukai ku?" Layla menunjuk dirinya sendiri dengan jari telunjuk kanannya.


"Bagai mana dengan wanita lain, wanita yang sudah kau rebut perhatian lelakinya." Ujar Amer dengan tatapan menyelidik.


"Bukan aku yang merebut mu dari mereka Tuan, tapi Tuan lah yang datang mengejar ku!" Seru Layla dengan yakinnya.


"Ah wanita ku memang pandai bersilat lidah!" Seru Amer dengan menjawil dagu lancip Layla.


Layla meringis, menggigit bibir bawahnya sendiri dengan ke dua tangannya yang memegangi perutnya, aduh perut ku kenapa sakit gini ya? Perasaan tadi baik baik aja! Apa aku salah makan kali ya?


"Ada apa Layla?" Tanya Amer yang melihat Layla tampak menahan sakit pada bagian perutnya.


"Apa ada yang sakit, Layla? Katakan saja pada ku?" Amer mendesak Layla saat wajah Layla tampak pucat dengan peluh yang mulai ke luar dari wajah Layla.


"A- aku tidak apa Tuan." Layla menoleh ke arah pak Jojo, "Pak, bisa cepet sedikit gak bawa mobilnya, ngebut gitu pak!"


"Maaf Nona, jalan di depan macet. Saya tidak bisa menambah kecepatan lagi." Seru pak Jojo memberikan alasannya.


Amer menatap Layla dengan khawatir, tangannya terulur menyapu puluh yang ke luar, "Perut mu sakit kan Layla?"

__ADS_1


Layla menganggukkan kepalanya, "Sakit, Tuan... aku butuh ke toilet." Ucap Layla.


"Pak kita menepi." Ujar Amer.


"Menepi, Tuan?" Tanya pak Jojo memastikan tidak salah dengar akan perintah yang di berikan Amer.


"Iya pak, cepat kita menepi. Kita bisa menumpang toilet pada rumah makan itu." Tunjuk Amer pada rumah makan yang ada di sebrang jalan yang akan mereka lewati.


"Tapi Tuan."


Pak Jojo menepikan mobilnya, Amer langsung turun dari mobil.


"Apa kau masih bisa berjalan, Layla?" Tanya Amer


...Bersambung......


...💔💔💔💔💔...


Salam manis author gabut 😊


Jangan lupa yang mampir kasih jempol sama komen buat saran 🤭🤭

__ADS_1


Author gabut sebatas halu 😉


__ADS_2