Kau Tikung Aku

Kau Tikung Aku
Anak tunggal


__ADS_3

...💔💔💔...


"Harusnya aku yang berterima kasih, karena ka Amer sudah selalu ada untuk ku!" Seru Layla.


ciiiiiiit.


Jojo menginjak pedal rem hingga habis, membuat Amer dan Layla terhuyung ke depan.


"Ada apa, pak?" Tanya Amer.


"Itu Tuan, tadi ada kucing yang berlari di tengah jalan." Ujar Jojo.


Amer mengerutkan keningnya, di jalan seperti ini, ada kucing yang melintas di jalan raya? Aneh sekali.


"Tapi kucingnya gak sampe ke tabrak kan, pak?" Tanya Layla.


"Tidak Nona, saya langsung menginjak rem." Ujar Jojo yang kembali melajukan mobilnya.


"Kira kira Zeefa masih ada di rumah gak ya ka?" Tanya Layla yang kembali menyandarkan kepalanya pada dada bidang Amer.


Amer mengerutkan keningnya, "Entah lah, memang ada apa jika Zeefa masih ada di rumah?"


"Ya bagus dong ka, jadi aku masih bisa bermain dengan Lilian. Anak itu sungguh menggemaskan, iya kan ka?" Layla mengadahkan wajahnya menatap Amer.


Amer menarik senyum nya, "Kau jauh lebih menggemaskan dari Lilian!"


Amer mendaratkan benda kenyal nya pada bibir ramun Layla, yang awalnya hanya ciumannn semata, berubah menjadi ciumannn yang panasss.


Amer menyesappp bibir Layla, menerobos kan lidahnya ke dalam mulut Layla, membuat Layla memundurkan kepalanya. Namun di tahan oleh tangan Amer yang semakin menekan kepala Layla, untuk tetap dekat dengan wajahnya.

__ADS_1


Layla menggelengkan kepalanya, dengan tatapan matanya, Layla meminta Amer untuk mengakhiri ciumannya.


Bukannya menjauhkan bibirnya dari bibir Layla, Amer semakin menikmati permainan lidahnya dengan membelittt lidah Layla.


Amer menatap Layla dengan penuh nafsuuu, sayangnya kita lagi di dalam mobil dan ada pak Jojo. Jika saja kita sedang berada di kamar, sudah pasti aku nikmatiii tubuh mu.


Amer melepaskannn pagutannn nya, tangannya menyelipkan anak rambut di belakan telinga Layla.


"Ka, apa mama Noer dan papa Ali akan tinggal bersama dengan kita?" Tanya Layla.


"Entah lah, mama dan papa selalu menolak. Jika aku minta tinggal di kediaman ku."


"Boleh aku mencobanya ka, meminta mama dan papa untuk tinggal dengan kita?" Pinta Layla.


"Coba saja, mungkin jika kau yang meminta. Mama dan papa akan mempertimbangkan nya."


"Mama dan papa, sangat suka menghabiskan waktunya dengan traveling, Layla. Mereka akan berpindah pindah, dari kota satu ke kota lainnya. Bahkan sampai ke luar negeri. Hanya untuk memanja kan hatinya." Ujar Amer panjang lebar.


"Ka Amer tidak di ajak serta sama mama dan papa?"


Amer menggelengkan kepalanya, "Jika aku ikut bersama dengan mereka, siapa yang akan mengurus perusahaan, sayang ku?" Amer menjawil hidung Layla.


"Iya juga ya, jika bukan ka Amer yang mengurus perusahaan, siapa lagi yang akan mengurusnya. Memang ka Amer tidak punya saudara? Adik atau kaka, mungkin?" Tanya Layla lagi.


"Aku anak tunggal, Layla. Mama juga anak tunggal, tapi setahun ku, papa punya adik. Tapi sudah lama mereka tidak bertemu." Terang Amer.


Amer membawa Layla ke dalam pangkuannya.


Hap.

__ADS_1


"Akkhh, ka! Malu ih, di liet pak Jojo!" Layla menepuk lengan Amer yang melingkar di perut nya.


"Biar saja, pak Jojo tidak melihatnya." Ucap Amer dengan menyandarkan dagunya di bahu Layla, menempelkan dadanya yang bidang pada punggung Layla.


Amer menduselkan bibirnya pada leher Layla yang jenjang, membuat Layla meremanggg.


"Kaaaaa!" Layla mendesahhh dengan matanya yang sayu.


Tidak terasa perjalanan panjang sudah di lalu, hingga mobil masuk kembali ke dalam rumah, yang memiliki pagar hitam menjulang tinggi.


Pak Jojo membuka kan pintu mobil untuk Tuannya.


Amer ke luar dari dalam mobil, dengan menggendong tubuh Layla dengan ke dua tangannya yang kekar.


Rafa yang membukakan pintu untuk Tuannya, di buat mengerut kan keningnya, dan bertanya pada Tuannya Amer.


"Nona kenapa, Tuan?" Tanya Rafa saat melihat Amer menggendong tubuh Layla masuk ke dalam rumah.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung......


...💔💔💔💔💔...


Salam manis author gabut 😊


Jangan lupa yang mampir kasih jempol sama komen buat saran 🤭🤭


Author gabut sebatas halu 😊😊

__ADS_1


__ADS_2