
Penerbangan yang cukup menyita waktu, Harusnya membuat bosan, tapi kali ini tidak untuk April maupun Joseph. Tapi Joseph sendiri menampakkan kesenangannya ada seorang wanita cantik menemaninya. Berbedah dengan April, tanpa dia sadari sendiri, perasaanya pun sebenarnya sangat senang, karena ada Joseph yang selalu ada disaat dia sendiri. Tanpa dia sadari juga hatinya sendiri mulai merasakan cinta yang sesungguhnya, ada yang menutup lubang kesakitannya.
Tapi baginya, tidak mudah lagi untuk percaya dengan cinta yang seenaknya datang lalu pergi setelah lama menjalin kasih. Biarlah dinikmati masa-masa seperti ini.
" kepana Kau tersenyum? Emangnya ada yang lucu?" Tanyak April yang memang menangkap keanehan pada Joseph.
"Tidak.. kau sangat manis." Ucapnya lagi.
" Jangan berkata seperti itu, aku bukan kucing peliharaanmu."
" Aku tidak mengatakan kau kucingku. Dan aku juga tidak pernah memelihara kucing. Apa kalau manis itu harus kucing? enggak kan?"
" Terserah." ucapnya kesal lalu bersandar dikursi mengambil Ponselnya. Menatap layar ponsel terus memilih kebagian status teman. Tak menyangka ada status Pria angkuh muncul di list statusnya.
Ingin Stalking tapi tidak mungkin pasti ketauan. Kalau dibuka juga pasti ketauan, diakan mensave nomorku kemarin. Aghh.. tapi aku penasaran kalau tidak kubuka. Seperti wajah wanita itu.
Sangkin penasaran April pun mengklik status Joseph.
" Gilaaaa ini kan aku" ucap April
Aduh Captionnya gak banget lagi.
Bermimpi indahlah sang Putri tidur.
Bergerak ingin protes.
" Kau.. mengapa mengambil gambarku saat aku tertidur. " ucapnya jengkel.
Joseph pun yang semula bersantai dengan kaki satu terangkat langsung mengarahkan tubuhnya menopang wajahnya dengan tangan dan menatap April lalu berkata
" Karena saat kau tidur pun aku menyukainya." ucapnya dengan manis.
April pun menjawab dengan terbata bata " Ka...u ini. Keterlaluan sekali sih." Jangan aneh aneh. Aku tidak suka." ucapnya kesal.
" Tolong hapus." Katanya lagi pada Joseph yang masi memandangnya.
" Tidak.. aku tidak mau." ucapnya senyum.
" Kau ini.. sungguh keterlaluan."
Joseph hanya tertawa senang melihatnya kesal, karena memang dari situla mungkin perasaannya tumbuh ke April. Walaupun April kesal dengan setiap tingkahnya tapi dia masi saja mengalah padanya. Dan April wanita yang kuat dalam segala segi.
Meskipun dia seroang yang kaya raya tapi bagi Joseph dimatanya April itu masi gadis kecil imut, yang harusnya masi bersenang senang dengan dunia luar. Bukan berbisnis dengan usianya sekarang. Bayangkan saja perbedaan umurnya yang terpaut Lima Tahun dengan Joseph pun tidak membuat batas baginya untuk berkata seenaknya. Bukan tidak sopan terhadap yang lebi tua, karena seperti itu karakternya yang membuat Joseph nyaman didekatnya. Bisa menjadi dirinya sendiri saat berjumpa dengannya. Tidak ada kemunafikan, mencari cari perhatian.
Tapi Joseph juga mengakui April itu anak yang sangat pintar dan juga cerdas terlihat dari latar belakangnya yang diketahui Joseph dari Aldi.
Walaupun dia terlahir dari kedua orang tua yang memang dibilang berada, dia pun tidak berpangku tangan kepada orang tuanya. Dari banyaknya penghargaan yang diaterima dari semasa dia bersekolah hingga menjadi pemilik perusahaan. Sangat menawan bagi Joseph dengan kerendahan hatinya yang tidak pamer sana sini.
" Hey kau... kenapa melamun" Tanyak April menyadarkanya.
" Ada apa?"
'Kau tidak mendengar pengumuman tadi?"
" Tidak.. ada apa. apa bisa kau mengulangnya?"
" Hemmm.. ternyata orang sepertimu bisa juga melamun." Jawab April. "Kita akan segera mendarat. Persiapkan dirimu."
Akhirnya pun mereka mendarat dengan selamat di Bandara Abu Dhabi, hanya untuk transit selama 4 jam. April yang mengenakan Kemeja Hitam garis tipis, celana panjang cokelat, serta rambut panjangnya dikuncir pun berjalan keluar dengan koper yang didorongnya, Joseph juga mengikuti dari belakang menatap kearah Lehernya yang putih bersih dan tidak bercacat terlihat sexy.
wanita ini sangat anggun dari segi manapun dilihat. lihat saja Lehernya yang terlihat sexy, dengan santainya dia berjalan seperti itu di Negara orang
Berjalan cepat ingin mendahuli April, Joseph pun menarik ikatan rambutnya, membuat rambut April tergurai indah. Disimpannya ikatan itu kesakunya, Lalu mengambil Koper April dan berjalan cepat.
" Hey.. Apa yang kau lakukan barusan?" Tanyaknya kesal. " Kembalikan koper dan ikat rambutku." ucapnya dan mengejar Joseph.
__ADS_1
Joseph pun terhenti mendengarnya. April yang sudah berjalan kearahnya terpental dan hampir jatuh karena menabrak tubuh Joseph, Joseph pun memeluk pinggangnya. saling menatap Joseph pun tersenyum manis kearahnya.
" kau benaran sangat suka jatuh kepelukanku ya. Ini sudah yang ke 4 kalinya. " ucap Joseph dengan senang.
April pun langsung membenarkan posisinya.
" Enak saja... kau sendiri yang berjalan secepat itu. Dan malah tiba tiba berhenti. Aku kan tidak sempat menghindar." ucap April membela diri " Lagian kenapa kau menarik ikat rambutku dan mengambil koperku." Tanyaknya kesal.
" Kau sendiri kenapa mengikatnya seperti itu Kau mau menggoda pria Bule disini? menampakkan kesexy an lehermu itu?" Dengan suara besar dan mulut yang dibuat marah.
" Kau ini.. pelankan suaramu. Ini diNegara orang tauh." jawab April dengan jari dibibir.
" Kenapa rupanya hah? Apa ada larangan?."
kalau aku bilangggg... APRIIIILLL AKU MENYUKAIMUUUUU." ucap Joseph dengan suara besar semua mata tertuju pada mereka berdua.
April yang mendengarnya sangat malu. Jinjit menutup mulut Joseph. Joseph dengan Refleks mencium tangan April yang menutup mulutnya. dia pun sigap menarik tangannya dan merasa canggung. Berbeda dengan Joseph dia sangat senang melihat April salah tingkah.
Kenapa ni pria membuat jantungku berdebar.
" Kembalikan Koperku." Pinta April.
" Jalanla disampingku.. biar aku yang membawanya, kau pasti lelah dan kakimu kulihat sedikit lecet." ucapnya perhatian dan April pun tertunduk menatap kakinya. " itu juga karena ulahmu." Jawabnya protes. Joseph pun mengabaikan protesnya. " Dan juga Perhatikan langkahmu dengan baik. Jangan sampai menabrak pria lain. Aku tidak mau kau jatuh kepelukan orang lain." Sambil balik dan berjalan. waktu hendak berjalan mengikuti Joseph, Joseph pun tiba tiba membalikan badannya lagi dan menatap April yang terkaget.
" Dan satu lagi... biarkan rambutmu seperti itu. Jangan berani menampakkan keindahan tengkuk lehermu ke Pria lain " ucapnya dengan serius tepat didepan wajah April. Lalu berbalik lagi dan berjalan sambil mendorong kedua koper.
April yang tidak terima pun berlari kecil menyamakan jalannnya dengan Joseph.
" Kau ini siapa sih? sesukamu saja memenrintahku. Aku kan bukan pacarmu. Yang seenaknya bisa kau perintah seperti itu." ucap April dengan wajah kesal.
" Jangan banyak tanyak. Sudah ku bilang aku tidak main main, aku akan mendapatkan cintamu. Begitu juga dirimu sendiri, kau akan mencintaiku dengan ketulusan hatimu." sambil tersenyum dan terus melangkah.
" Kau orangnya terlalu percaya diri ya?" ucap April tertawa kecil.
" Apa yang kumau harus kudapatkan." ucapnya penuh arti.
***
Ruang Konfrensi Hotel Diamond, Jakarta Barat
" Halo sayang.." ucap David.
" Hey.. halo. Jangan seperti itu. Malu ah banyak orang" ucap Astrid yang melihat kearah karyawan yang membantunya.
Astrid yang sedang mempersiapkan peresmian Proyek kerja sama Perusahaanya dengan April pun mendapat kejutan dari David. dengan membawa bunga Mawar putih David mengunjungi tempat dimana Acara itu diselenggarakan.
" Ini untukmu." Ucap David.
" Terimakasih ya Vid." Mencium aroma bunga yang sangat wangi.
" Jangan terlalu capek ya. Aku tau kamu pasti sibuk tanpa April."
" Iya nih.. Aku gak mau April kecewa. Harus memberikan yang terbaik kan. karena aku yang bertanggung jawab atas semuanya Vid." ucap Astrid
" Iya... baiklah. Nanti aku jemput kamu ya. Biar sekalian kita makan malam." Ucapnya dan memegang lembut tangan Astrid.
" Siap komandan." ucap Astrid tersenyum.
" Baiklah.. aku pamit ya sayang, Sampai jumpa nanti"
'Iyaaa.. hati hati dijalan ya." Dengan senyum sumringah.
Astrid sangat bahagia memiliki David yang penuh perhatian. Tulus mencintainya walaupun baru saja bertemu kalau memang berjodoh kenapa tidak dijalani dulu Pikirnya.
Melanjutkan pekerjaannya diapun teringat pada April.
__ADS_1
" Sudah dimana Ibu bos ku tercinta. kenapa dia tidak memberitaukan keberadaannya." ucap Astrid sendiri di ambilnya ponselnya dan menghubunginya.
Terdengar dari sana " Kak Astrid." ucap April
" Iya Pril.. kamu udah dimana? kenapa tidak mengabariku."
" Oww.. aku masi di Bandara kak.. Masi transit ini butuh 4 jam baru terbang ke LA. " ucapnya lagi.
" Wah.. kamu sendirian pasti sangatla membosankan. Maafkan saya tidak bisa menemanimu." Jawab Astrid sedih.
" Sudahla kak.. tidak usah sedih. aku tidak sendirian aku bersama Pria angkuh itu." Jawabnya ketus.
" Whattttt!!! Pria angkuh? Pria angkuh yang kamu tabrak mobilnya. Kok bisa Pril?" Tanyaknya kaget.
" Duh Ka Astrid biasa aja dong.. kupingku kan sakit." April yang mendengar kan refleks menjauhkan Ponselnya karena kupingnya menjadi mendengung.
" Hah... hahaha.. iya maaf Pril, saya kan kaget gimana gitu. Karena dari yang saya lihat, kamu tuh sering banget kebetulan jumpa dengannya. jangan jangan kalian berjodoh nih." ucap Astrid yang sengaja diperlambat.
" jangan bicara omong kosong kak.. gimana acara besok sudah siap?" Tanyak April mengalihkan pembicaraannya.
" Sudah aman bos hampir 100% siap." dengan menutup jempol dan telunjuk serta tiga jari terangkat, mengekspersikan 👌seraya April didepannya.
" Wah kerja yang bagus kak.. Terimakasih. Semoga besok acaranya berjalan mulus sesuai yang direncanakan ya kak." ucap April
" Amen Pril.. besok saya kasi laporan ya. Baikla saya tutup telponnya. kamu disana jaga kesehatan ya. Semoga pulang nanti tauh tauh udah jadian sama sibabang Tampan." ucap Astrid meledek.
" Mau aku bantu buat surat pengunduran diri nih?" Tanyak april becanda.
" Hahaha.. jangan ah. serem amat buk bos. Byeee Boskiu." Ucap April dan langsung mematikan Ponselnya.
***
" Duduklah dulu disini." ucap Joseph menunjuk kursi kusus penerbangan Transit. April pun menurut saja Dia pun duduk dan tak lama ponselnya berdering dari Astrid. Asik mengobrol Joseph pun duduk disebelahnya dan menjadi pendengar budiman saja dia berpura pura memainkan Ponselnya, karena bingung apa yang harus dilakukannya selama 4 jam kedepan. Saat April yang serius mengobrol tiba tiba joseph mendenganya dengan ketus berkata
" Sudahla kak.. tidak usah sedih. aku tidak sendirian aku bersama Pria angkuh itu."
Apaaaaa.. dia kata aku angkuh. sungguh sangat bijak dia menilaiku. walaupun aku angkuh, tapi aku kan tampan tauk.
Matanya pun melotot ke April seaakan Protes. Tak lama dia menutup ponselnya.
" Siapa si angkuh itu?" Tanyaknya dengan wajah serius. " Apa yang kau maksud itu aku?" Ucapnya lagi.
" Iya.. siapa lagi yang bersamaku." ucapnya membuang muka.
" Hah..kau itu sangat manis seperti itu "
" Jangan mengataiku manis. Aku tidak suka." jawabnya cepat.
" Aku suka." dengan tampang keren dan tersenyum. April hanya menggelengkan kepalanya merasa aneh.
Satu jam kemudian hanya terduduk dikursi, April mulai mengantuk. Ingin sekali rasanya tidur. Kalau menyewa hotel entar malah ketinggalan Pesawat Niat itu pun urung dilakukan April. Biarlah disini saja.
Joseph yang melirik ke April yang tengah terkantuk kantuk tanpa senderan itu pun mendekati dirinya. Duduk tepat disampingnya. Menopang kepalanya dibahunya yang kekar itu. April yang tersadar pun menarik kepalanya.
" Tidurlah..aku akan menjagamu." ucap Joseph yang memegang kepalanya lembut.
April pun pasrah karena memang sangat mengantuk apalagi dengan pendingin yang melengkapi hasrat untuk tidur.
" Joseph." ucap April mengigau..
Bersambung...
***
Terimakasih yang udah komen dan Like.
__ADS_1
Untuk yang nanyak Cast Visual Joseph dan April nanti saya share ya gak janji 😁karena belum ada yang pas nih. Terus saya mau nanyak dong, Ada yang mau kisah Rendy, April dan Lina diperjelas untuk di Episode selanjutnya. Atau lanjutkan kisahnya Joseph dan April saja? saya sampai sini memang belum ada niat membuat kisah Rendy, April dan Lina. Tapi kalau ada yang mau saya akan coba buat. Kasih komentarnya ya mau apa enggak. Terimakasih semuanya. Maaf kalau masi banyak penulisannya yang kurang dan juga sedikit lama. karena menunggu Baby umur setahun setengah bobok baru bisa update 😊 Mohon dimaklumi ya kakak" Kalian penyemangatku 💪❤***