
Acara makan malam ulang tahun April berjalan lancar, bukan tidak istimewa, April tidak ingin merasa lebih lelah, Acara pernikahannya dan ulang tahunnya. Itu saja sudah cukup puas untuknya. Dihari ulang Tahunnya sekarang kado spesialnya adalah dia berganti status, memiliki suami bukankah sudah lengkap untuk seorang April. Dihari ulang tahunnya dia melepas masa gadisnya dan sekarang sudah seutuhnya menjadi Mrs. Wijaya.
" sudah sana kalian masuk ke kamar pasti April sudah lelah Jos." ucap mama Joseph " biarkan kami disini, kalian pasti sudah sangat lelah. Apalagi tadi si jos kan udah negebet katanya, entar April keburu tidur loh." ucap mama menggoda.
Semuanya tertawa " Aghh.. mama" ucap April yang malu.
" Hahaha.. sudah-sudah.. masukla ke kamar " ucap mama.
" Yuk Sayang kita kekamar, wajah kamu tampak lelah." ucap Joseph menggengam tangan April
" Ma.. pa... Kak Risa dan kak Reza, kami tinggal ya." ucap April yang pamit kepada semua keluarga.
" Iya... selamat malam ade iparku." ucap Clarisa.
" Met malam Jos... Perlahan tapi pasti ya Jos jangan nafsu banget." ucap Reza terkekeh gelik. April pun tak kuasa menahan rasa malunya.
" Anying lo Bro." ucap Joseph.
" Rezaaa jangan diperjelas, Kan April jadi malu tuh." ucap mama lagi " Ya sudah sana naik.. selamat bersenang-senang. Bikin dede bayi yang lucu ya?" ucap mama sambil membuat kedua tangannya.
" Astaga ma.." ucap papa Joseph.
" Kenapa pa? Kan memang mau bersenang-senang."
Mama dan papa April hanya bisa tertawa dan gelenggeleng kepala. melihat anaknya yang juga sudah malu di kerjain keluarga Joseph. Keluarga yang humoris.
" Ya sudah kita tinggal dulu ya." ucap Joseph.
Semua mata menatap kearah mereka yang meninggalkan ruangan Tamu, mereka berdua menuju kamar mereka yang berada di lantai dua rumah itu.
" Ini sayang kamar kita" ucap Joseph
Lalu April melihat pintu dengan bertuliskan.
" Ciee malam pertama ni ye."
April hanya tersenyum dan Joseph yang baru sadar pun geleng-geleng kepala.
" Astaga.. mereka itu usil banget." ucapnya kearah April.
" Sama kan dengan kamu. Usilnya luar biasa." Dengan tertawa kecil lalu dia membuka Kamarnya.
" Waaaaah... "
ucap April yang melihat kamarnya dan berjalan masuk, penuh dengan kelopak bunga yang bertebaran dan di bentuk Love serta ranjang yang sudah dihias sangat mewah. Kamar yang berukuran luas itu disulap seindah mungkin, dengan lilin kecil dibagian meja." Udah kayak kuburan ini sayang." ucap April lagi.
__ADS_1
" Husss.. kok kamu ngomongnya gitu sih sayang? Aku kan merinding." jawab Joseph
" Hahaha.. iss.. percuma saja itu body kekar, lengan berotot, tapi takut sama Hantu. Gak malu apa?"
Mendengar itu Joseph langsung berjalan menuju kearah April yang sudah berjalan ketengah kamar. Lalu memeluk April dari belakang.
" Body kekar dan berototku ini, sanggupnya membuat kamu puas sayang." ucapnya berbisik dan menggoda April dan mencium tengkuk leher April.
April pun menjadi merinding dengan aksi Suaminya itu. Jantung April mulai berdetak kencang. Dia sendiri sangat takut jika membayangkan malam pertama. Tapi tidak mungkin juga kan, dia lari dari suaminya sendiri.
" Sayang.. geli tahu" ucap April yang merasakan Joseph memainkan bibirnya.
" Aku sudah tidak sabar sayang" ucap Joseph yang mulai terbawa suasana kamar yang diterangin cahaya lilin. " mereka pintar kan? merubah kamar kita jadi suasana seperti ini." ucap Joseph yang masih memeluk April dari belakang dan menciumi lehernya.
" Sudah mandi dulu sana." ucap April yang ingin mengulur waktu sampai dia bisa menenangkan jiwa dan pikirannya.
" Kita kan bisa mandi bersama sayang." ucap Joseph yang menarik lengan April dan membalikan tubuh April kehadapannya. Mereka pun saling bertatap. April sangat malu memandang Joseph dia pun menunduk.
" Kamu malu ya?" Ucap Joseph dengan tertawa kecil dan memegang dagu April mengangkat wajahnya.
" Aku... aku.. sangat Takut Jos" ucapnya malu.
Wajah April pun mulai memanas menahan malunya. Karena memang ini pertama kali dalam hidupnya.
" Jangan Takut sayang, kan kita bersama-sama belajar." ucapnya membujuk April.
" Ayoooo..kita mandi bersama" ucap Joseph lalu menggendong tubuh April menuju Toilet.
April pun menjadi teriak karena kaget Jospeh menggendongnya.
" Josss... kamuu.. gak salah ini?" ucap April.
" Apanya yang salah aku kan mandi dengan istriku."
April kali ini cuma pasrah melihat suaminya yang sudah keburu nafsu.
Joseph pun menurunkan April
" Mau aku bukakan sendiri atau kamu yang buka?" Tanya Joseph ke April.
" Harus ya?"
" Iya harus" ucapnya datar.
" Agggggghhh kenapa seperti ini sih? ya sudah aku buka sendiri, kamu berbalik sana"
__ADS_1
" Kenapa berbalik? biarkan aku melihatnya, biar aku ajarin" ucap Joseph langsung membuka semua pakaiannya sendiri didepan April.
April langsung syok.. matanya pun melotot melihat Joseph yang sudah tanpa pakaian.Tubuhnya yang putih, bersih kekar, terpampang jelas dimata April.
" Gila... kamuuu." ucap April terbata
" Lihat... ini" ucap Joseph menunjuk dirinya.
" aghh.. iya.. baiklah." ucap April lemas. Dan dia pun mencoba melepaskan pakaiannya.
" Sudah " ucap April yang malu dan menunduk.
Joseph pun tertawa melihat April yang memerah wajahnya.
" Kenapa kamu tertawa!" ucapnya kesal.
" Kamu sama suami sendiri malu, hanya lucu aja." ucapnya
Lalu joseph pun masuk ke BathTub yang sudah diisi air hangat serta kelopak bunga mawar merah yang juga menghiasi kamar mandi mereka.
" sini masuk" Perintah Joseph.
Lalu April pun perlahan berjalan dan masuk kedalam Bathtub. Joseph menariknya membalikan badan April agar Joseph bisa melihat tubuhnya dari belakang.
" Aku akan menggosok punggungmu" ucap Joseph
" Sebentar aku ingin mengikat rambutku." ucapnya yang sudah teramat gugup.
Selesai mengikat rambutnya Joseph memulai aksinya. April pun merasakan setiap sentuhan tangan Joseph, Berawal dari tubuh bagian belakang yang digosok dengan lembut, kemudian punggungnya. Dibilasnya tubuh April dengan air hangat, tak lama Joseph pun menarik tubuh April masuk kedalam pelukannya. Dari arah belakang Joseph juga menciumi April. April pun menggeliat geli.
Joseph malahan mengangkat tubuh April keluar dari bathtub menuju kamar mereka.
"kenapa?" tanya April bingung.
"Lebih baik di ranjang." bisiknya menggoda.
Lalu April tersadar dan membuang nafas yang sedari tadi ditahannya. " Agh.. ba..baiklah."
Joseph pun tertawa melihat Istrinya yang menjadi salah tingkah " Kamu seperti itu semakin membuatku bergairah." ucap Joseph yang menatap wajah April yang takut
Keduanya pun menyatukan tubuh mereka dalam nikmatnya keindahan dunia.
" Selamat malam istriku" ucapnya lalu mencium kening April dan memeluk tubuh April yang masi bertelanjang. Karena Joseph ingin mereka langsung tertidur besoknya lanjut lagi dong.
April hanya tidak percaya, dia sudah menikah dan malam ini malam pertamanya, penuh kenikmatan walaupun sangat sakit .kenikmatan yang tiada tara bagi pasangan suami istri, itula yang dirasakan April. Kalau Joseph jangan ditanya , dia pasti lebih senang karena mendapatkan malam pertamanya. Syukurnya PMS April berada dipertengahan Bulan. Pintar kan dia nikah diawal bulan ditanggal pertama yang memang berketepatan tanggal Ulang Tahun Istrinya.
__ADS_1
Bersambung.
...................