Kekasihku Seorang CEO

Kekasihku Seorang CEO
Resepsi 02


__ADS_3

Seminyak Bali


April pun kembali masuk keruangan setelah berbincang dengan Herry. Semua tamu sudah pada kembali ke Kamar hotel. Hanya tinggal berberapa orang dan sanak saudara tertinggal.


Joseph yang melihatnya masuk dengan Pria itu pun menatap tajam ke April. Seakan tidak senang. April yang melihatnya pun tersadar sudah berapa lama dia diluar tanpa memberitahukan Suaminya.


Dengan cepat April berjalan menghampiri Joseph.


" Kok cemberut gitu." ucapnya berbisik dan duduk disebelah Joseph.


Herry memperhatikan dari sudut kanan ruangan dimana dia dan keluarganya duduk.


" Kamu dari mana saja. Aku mencari kamu." ucapnya purak-purak tidak tauh dan memasang wajah kesal.


Mama dan papa mereka melihat mereka sekilas dan kembali berbincang.


Clarisa dan Reza yang tauh sifat adiknya itu menggelengkan kepala saja. Tapi Clarisa ingin menggoda.


" Cemburu amat sih lo jadi suami. Dia kan juga punya saudara." yang tau arah masalah ketika Clarisa tak sengaja melihat kearah pandangan Joseph.


" Diam aja mak bunting." ucapnya lagi.


April hanya terdiam dan terus menatap pada Joseph yang tidak tersenyum sedikitpun. Jadi salah tingkah. serba salah. Harusnya dia mengingat perkataan Carlo.


Reza pun gak mau kalah dia melempari Joseph dengan Daun seledri yang ada diatas piring sisa makanan.


" Kalian Suami Istri membela dia ya."


" Iya dong." jawab Reza cepat. " Lo itu Bro cemburu pada tempatnya jangan malu-maluin kaum Pria." ucap Reza lagi.


" Akk."


" Jawab lagi! melawan sama kakak ipar Lo ini? Durhaka." potong Reza lagi.


" Yayayaaya... baiklah. Disini banyak yang membela kamu ternyata Sayang." ucapnya sedikit melemah. Mau marah sama April, tapi dia tidak tega sudah melihat April yang hanya diam. Seperti berbuat kesalahan saja. Joseph sebenarnya cemburu padahal waktu itu sudah Joseph ingatkan untuk tidak dekat-dekat dengan Herry, tapi kali ini April malah asik ngobrol dengan waktu yang lumayan lama.


Tapi April menjawab " Aku cuma mengobrol saja dengan sepupuku gak lebih." ucapnya dengan pelan membela diri.


Joseph hanya melihat April menatap matanya yang mulai menundukkan wajahnya


aku ini kenapa sih. Duh salah ini... malah membuatnya terpojokan.


" sebaiknya kalian sudah kembali ke Resort. Besok sudah harus cepat-cepat bangun. Dari pada entar telat sebaiknya istirahat lebih awal." ucap Clarisa


" Baiklah.. kalau begitu kami pamit. Ayuk sayang." menarik tangan April dan pamit pada semua keluarga. Saat berjalan keluar Joseph memberikan Tatapan Tajam ke Herry. Tapi Herry malah membalas tatapan itu.


Mencari keberadaan Carlo..ternyata dia masi berbincang dengan serketaris Joseph.


" sayang.. lihat itu si Carlo." purak-purak membujuk April agar tidak hanya diam.


April pun melihat ke Carlo akhirnya dia tersenyum


inilah yang disukai Joseph. April sigadis kecilnya yang menyerupai Bunglon. Secepat itu bisa merubah suasana Hatinya.


" Sama siapa dia sayang?"


" Itu Linda serketarisku.. Gila itu orang. Tapi cocok sih, Linda juga masi Jomblo " ucapnya terkekeh.


" Ayo kita samperin, gantian kita recokin." usilnya si April membalas kelakuan Carlo.


" Hahaah kamu ini... sini dulu." ucap Joseph menarik lengannya dan menatap wajahnya " Maafin aku tadi ya.. aku tidak berniat memojokkan kamu, tapi aku benaran cemburu." ucap Joseph cepat. " kan kamu tauh Herry menyukai kamu. Jadi aku takut kamu terpengaruh."


" Tidak apa-apa.. aku mengerti dan aku juga mintaa maaf karena memang terlalu lama ngobrol dengannya dan juga tidak pamit ke kamu. Tapi kamu juga harus tauh.. aku gak akan macam-macam juga. Kan aku ini Istri kamu. Dan kamu juga harus bisa mempercayaiku." ucapnya dengan lembut.


" Iya..sayang.. Tapi aku benaran gak suka kamu dekat dengannya. cara dia memandangmu membuatku gusar. Tapi ya sudahlah, Ya da yuk kita recokin." ucap Joseph menarik tangan April.


Tapi tetap saja April menyimpan perkataan Joseph Terkahir.


Mereka berdua pun penuh semangat tinggi berlari kecil kearah Carlo dan tiba didekat mereka.


"DUARRRRRRRRRRRRRRR."


Sontak Linda dan Carlo kaget. " Eh... mamakmu jantung ku copot." ucap Linda yang latah karena kaget.


Sedangkan Carlo hanya kaget dan terdiam menatap keApril dan Joseph lalu menarik nafasnya.


"Hayo kalian dua ngapain mojok disini. Curiga saya. Jangan bilang kalian saling naksir Hah." ucap Joseph.


" Iss siBapak juga... kan gak salah pak. Eh Ibu April... udah mirip sekarang sama bapak ya buk suka ngageti." ucap Linda Sungkan.


" Hahaha.. Linda suka sama Carlo. atau Carlo yang datangin kamu diluan Lin?" Tanyak April.


" Dua-duanya." ucap Carlo. mengintip ke Linda malu-malu.


" Hahahaha Bro... hebat Lo Bro.. serketaris gua pun lo embat."


"Depan mata ini Bro... merusak aja kalian." jawab Carlo.


" April mau balas dendam dia denganmu yang tadi."


" Wah... ternyata seorang April ada jiwa pembalasan ya." Ucap carlo.


" Hahaha tidak juga Kak... jangan salah pahak ya kak."


" egh.. salah paham buk." Timpal Linda.


" Ya itu maksudnya" ucap Joseph lagi. " Maaf ya Lin.. kami sudah mau balik ke Resort. Sudah lelah. jadi Pacarmu ini kami pinjam dulu ya."


" Maaf pak masi Calon kok.. silahkan pak" Timpal Linda.


" Ow calon ya... jangan lama-lama lo bro entar kesamber. Kesamber sama peteh." ucap Joseph.


" petir pak petir.. masak peteh sih."

__ADS_1


" Lah kamu kan suka makan Peteh." Jawab joseph.


" Ya ela pak... malu maluin aja buka aib orang. Daripada sibapak sukanya Jengkol." ucap linda cepat.


" Ngah... Jos ternyata Suka Jengkol ya Lin?"


" iya buk..."


" Weleh Bro... ternyata Lo Bro ya ampon Bro. Tampang lo oke bro..Ternyata Kesukaan mu pun oke juga bro."


" Heyyy kalian... jangan berani lawan dua ya. Lawan saya sendiri." ucapnya gak bisa membalas kata-kata mereka.


Semuanya pun ikut tertawa dan mereka berpisah kembali ke Resort dan mempersiapkan diri dengan semua tugas masing masing.


***


Pagi pun mulai mengeluarkan cahaya terang dengan hiasan cahaya Matahari memasuki ruangan dimana April Dan Joseph bersiap untuk berlangsungnya acara demi acara. Memakai gaun putih dengan mahkota diatas kepalanya. dipadukan dengan Emas Berlian yang diberikan joseph, Sepatu dengan hiasan berlian Putih memaduhkan Gaun April pagi itu.


" Parahh.. cantiknya." ucap Joseph didepan para petugas yang melayani riasan Istrinya.


" Istri Tuan memang sudah cantik dari sananya." ucap MUA


" Iya... semuanya terlihat Pas Jos." ucap teman Joseph terkenal dengan Desain pakaian pernikahan.


"Kamu juga sangat tampan." puji April yang melihat suaminya memakai jas Hitam dan dasi kupu-kupu.


" kalian so sweet banget" Ucap para petugas dari WO


***


Akhirnya acara pun dimulai Para Bridesman dan Bridesmaid sudah berada ditempatnya masing-masing untuk menyambut kedua mempelai. Keluarga dan seluruh tamu undangan yang sudah memenuhui tempat pun sudah tak sabar menanti kedua mempelai.


Panggung ditengah Kolam Renang menghadap ke Laut juga sudah tersusun dengan apik. Sungguh fantastic megahnya pesta mereka. Dengan Orchestra Musik yang juga sudah berjejer rapi dideretan Panggung.


Akhirnya pun MC dengan mantap membuka Acara Resepsi.


Ladies and gentlemen, before we come to the main session, let's start by praying first, so the first person we pray for will survive today will continue to be fine without any obstacles at all. With each of our beliefs, prayer begins.


Setelah acara doa pembuka MC Pria melanjutkan lagi. Dengan suara musik menggelegar akhrinya MC menyambut Mempelai Pria untuk masuk ke lokasi Acara .


Para hadirin dan tamu yang saya hormati marila kita sambut sang mempelelai Pria dengan bertepuk tangan. Kami persilahkan Mempelai Pria untuk dapat bergabung bersama kami.


Dengan didampingi Para Bridesman Joseph memasuki tempat acara. 5 Diantara Pria itu ada David dan Carlo juga. Dengan santai mereka medampingi Joseph. memakai jas hitam dengan kacamata hitam seperti BodyGuard mereka mengantarkan Joseph masuk dengan senyum gagah dia berjalan. Tepuk Tangan meriah pun mengiringi Joseph masuk.


Tidak setegang waktu kemarin Joseph dengan percaya diri dia berjalan masuk hingga sampai ditempat dimana sudah disediakan untuk pengantin.


Wah Ternyata Groom kita ini Pria yang benar-benar tampan tingkat tinggi. Tak kalah dengan Bridesman yang mendampingi juga. Kayak Boy Band Korea.


Ucap MC yang tertawa penuh semangat.


Dan saatnya kita menyambut Mempelai Wanita untuk bersanding bersama Mr. Joseph Wijaya. Dengan tepuk tangan meriah kita mengiringi Sang mempelai masuk.


Bertepuk tangan meriah, Dengan alunan musik instrumental A Thousand Years pun dimainkan oleh Orchestra mengalun dengan senduh.


Sampai didepan Papa April memberikan April ke Joseph. Dengan bisikan ke Joseph " Saya lepas anak saya untuk mendampingi kamu, tolong jaga dia seperti menjaga nyawa kamu. Jangan pernah menyakiti dia." ucap Papa Joseph berbisik.


" Iya pa... akan saya pastikan kebahagiaan April pa." Jawabnya penuh yakin.


sampai pada acara pelemparan bunga pengantin. Semua yang berstatus lajang maju meramaikan. Termasuk Astrid, David, Carlo dan Linda serta Aldi pun tak mau kalah.


Joseph dan April bersamaan memegang Bunga untuk dilemparkan " Bersiaaaaaaappppp... One... Two... Three.."


Bunga pun dilempar kearah keramaian. Dan diapatkan oleh David.


" Woooooowwww... " ucap April senang.


" David bakalan nyusul sayang." mereka pun tertawa bahagia.


***


Sampai di penghujung acara di malam hari MC meminta pengantin Pria untuk memberikan sebuah lagu untuk pengantin wanita. Membawakan lagu dari


Ed Sheeran berjudul Perfect. Yah pasti tauh kan arti lagu itu sungguh sangat romantis. April sampai meneteskan airmatanya terharu mendengarkan suaminya bernyanyi. Joseph memegang lembut tangan April, menghapus air mata bahagianya. Dipeluknya April sambil bernyanyi dan Berdansa bersama.


Semua mata penonton tertuju bahagia.. terkecuali yang sirik sama kebahagiaan mereka. Diujung acara semua berphoto bersama keluarga, kerabat dan sahabat semua Para kru team dan panita pun ikut serta.


Ditutup dengan indahnya Kembang Api menghiasi langit di Resort itu. Indahnya malam pesta itu.


Ditutup dengan Ucapan Syukur.


***


Sebelum kembali ke kamar masing-masing. Semua Pria dan para pasangan mengikuti acara sendiri.


Joseph dan April yang sudah berganti pakaian pun mengikuti acara teman-temannya.


David, Carlo, Aldi, Astrid, Linda, Reza, Calarisa, Joseph dan April bermain dengan menggunakan Botol bermain tebak-tebakan dengan Hukuman meminum Bir.


Astrid, Linda, Clarisa dan April bergabung bersama menatap para lelaki itu yang sudah akrab semenjak acara pernikahakan mereka.


" Satu.. Dua... Tiga.." ucap Carlo memutar Botol bir


Botol pun terhenti di Reza. " wuhhhhh." ucap Joseph mulai memanas.


Lalu Carlo bertanyak " Mau jujur Apa Berani?"


Berpikir sejenak " jujur dong." ucap Reza.


" Okey.. pertanyaanya... Fantasi apa yang kamu bayangkan ketika berhubungan **** dengan Mbak Clarisa" ucap Carlo tertawa.


Reza yang mendengarnya pun kaget gitu juga dengan Istrinya.


" SETANNNN LO YA CARLO!!! PERTANYAAN MACAM APA ITU?" Clarisa ngamok dia ingin mengejar Carlo ditahan April.

__ADS_1


" Sabar kak ingat kakak lagi hamil." ucap april menenangkan.


" Bangsatt lo Bro... malu dong kakak Gua." ucap Joseph mentoyor kepala Carlo.


" Sudah dipilih Harus jujur dong " ucap Carlo ketawak.


Reza pun menarik nafas sejenak dengan berat hati dia menjawab " Fantasi saya ya tubuhnya Istriku sendiri dong." ucapnya


" agh.. gak seru lo bro." ucap Carlo.


Mereka pun tertawa .


Memutar ulang Botol dan akhirnya berhenti di Carlo sendiri.


" sial..." ucap Carlo.


Semua pun bersorak. " Senjata makan tuan Lo." ucap joseph ngekeh.


Reza bertanyak " Jujur atau Berani?"


Langsung menjawab " Berani."


" Biar gua aja yang tanyak Bro." ucap Joseph ke Reza.


Joseph memulai " Aku tantang kamu mencium bibir wanita yang ada disini." Joseph pun terkekeh senang pembalasan buat Clarisa dan Reza.


Reza pun tertawak senang. "****** Lo."


" Gila lo ya Bro... " ucap Carlo.


" ****** lo... cepat lakukan."


Linda yang mendengarny menjadi gregetan.


apa akukah yang dicuimnya.


Carlo pun mulai berjalan menyusuri para wanita dan melambat, menatap lagi. Kembali berjalan memutar sampai tiba didepan Linda.


Dengan pengakuan sekaligus pernyataan Suka " Linda... didepan mereka semua ini. Mau kah kamu menjadi pacarku?"


" Wuhhhhhhhhh." ucap semuanya senang.


" Akhirny umpanku kenak juga." ucap Joseph ke Reza.


David dan Aldi hanya geleng-geleng kepala melihat mereka. Ternyata sebenarnya asik juga ngumpul dengan meereka yang rada gilak.


Linda pun menjawab " Aku bersedia." ucapnya malu malu. Dan Carlo langsung mengecup bibirnya hangat.


" Yuhuuuuuuui akhirnya Carlo gak Jomblo lagi woiii." Teriak David. Astrid pun mengekeh melihat aksi Prianya itu Yang sebenarnya pendiam. April pun sangat senang. Bahagia sekali rasanya. Tinggal Aldi yang menjomblo.


" weii Tinggal asisten Pribadiku ini yang Jomblo. ada yang mau ma dia?"


" Agh.. bapak. saya gak Jomblo pak. Sudah ada." ucap Si Aldi jujur.


" Loh iyanya..hahaha maaf saya tidak tauh Al. "


" Sudah-sudah mari lanjut. Smoga si Pekok yang kenak." ucap Carlo.


Botol pun diputar kembali dan Benar sekarang berhenti tepat di Joseph.


" Wuaaaaaa" ucap Joseph juga kekeh. April yang melihatnya pun jadi deg deg ser.


" Jujur atau Berani? " Tanyak Carlo.


" Berani" ucapnya.


" Jujur kenapa Bro."


" Gak mau gua." ucapnya protes.


" Okeyla kalau gituu.... sekarang lo naik ke atas panggung, buka baju lo dan celana Lo. Menari se sexy mungkin."


" Astaha gilak lo Bro.. memalukan tauh."


" Gak boleh protes buruan pergi sana"


Joseph menatap ke April yang menggelengkan kepalanya. Lalu menghampiri April


" Gimana sayang? "


" Lakukan sana. entar kamu dipikir pecundang. Lagian juga ada kemaanan. Gak mungkin kamu ada yang memvideoakan kamu." ucap April.


'Ayo sayang... semangat Narinya." mengangkat tangan kanannya menyemangati sang suami.


Mau tak mau Joseph berjalan ke atas panggung. Mulai melepas bajunya nampak bidangnya yang sexy dan membuka celananya. Syukur dia pakek Boxer.


Mulaila dia menari dengan panasnya. bergerak mengapit kedua tangannya menyentuh badannya.


" waawwww... suamiku kamu hebat." Teriak April.


" Goyang terusssss sayang."


Joseph yang mendengar suara istirnya hanya mengangkat alisnya aneh.


Istriku sendiri semangat sekali dia.


Sampai keamanan yang sekilas melirik ke atasan mereka pun tertawa kecil.


Malam itu pun ditutup dengan meminum Bir bersama kecuali para wanita. Akhirnya juga mereka kembali kekamar . Hidup dengan bahagia setiap pasangan dengan pilihan masing-masing.


Hidup penuh Bahagia.


***Tamat....

__ADS_1


Hayoo tamat Udah bisa kan teman-teman***?


__ADS_2