
Jam 8 Malam Joseph kembali dari Hotelnya. Di sambut mesra dengan April , April membantu Joseph membukakan ikatan dasi , dan kancing kemejanya.
" segerah mandi sayang , aku sudah siapkan air hangat untuk kamu."
Joseph pun memeluknya erat . " Terimakasih sayang." ucapnya kemudian beranjak kearah kamar mandi. Sambil merebahkan tubuh , April menanti Joseph siap dari mandinya.
Dengan memakai handuk jubah putih , rambut yang masih sisa air menetes dari keramasnya membuat aura maskulin Joseph berbinar. Walaupun sudah memliki sepasang anak , karisma Joseph tidak pernah pudar , karena dia tetap berolahraga diselah waktunya yang padat.
" Kamu sudah makan malam?" Tanyak April pada Joseph yang sedang mengeringkan rambutnya.
Joseph pun menghampiri April duduk ditepi ranjangnya sambil memegang handuk.
" Sudah sayang , kamu sudah makan juga kan?"
" iya sudah , sini aku bantu keringkan." ucap April setengah berdiri dan menarik handuknya dari Joseph dan mengusap lembut kepalanya.
Dari sisi lain , Joseph menarik tubuh April.
" Tubuh kamu menggodaku." ucap Joseph berbisik.
" kamu tidak lelah apa?" Jawab April seakan ingin lari dari pelukan Joseph.
" Hemm . . . kalau urusan ranjang aku tidak pernah lelah sayang. " Goda Joseph.
" Pakai pengaman! " ucap April kemudian.
" Apa kamu tidak mau memiliki satu anak lagi?" Tanyak Joseph kearah wajahnya.
" Tidak sayang , sudah cukup sikembar. " Jawabnya tersenyum.
" Baiklah kalau mau kamu seperti itu , mari kita bersenang - senang. " seru Joseph mengangkat tubuh April dan memulai aksinya.
---------------------------------
Pagi hari , seperti biasa April membantu kedua anaknya sendiri. Memandikan mereka , memakaikan Seragam sekolah dan mengajari mereka memakai sepatu sendiri.
" Nah sudah selesai , berikan ciuman buat mami." ucap April pada dua anaknya.
Mereka bersamaan memberikan kecupan hangat dimasing - masing pipi April.
" Anak Pintar , nah sekarang kalian kemeja makan. Mami mau bangunkan Daddy kalian. Okey?" Tanyak April dengan bersemangat.
" Okey mami " Jawab sikembar dengan bersamaan.
" Siti , bawak mereka keruang makan ya." seru April sambil berjalan ke kamarnya.
Masuk kedalam kamar , terlihat Josepg masih ngantuk. Masi tertidur dengan elegannya. Sebenarnya April tak tega untuk membangunkannya. Tapi karena sekolah anak - anaknya , belajar bersama papa mau tidak mau , April tidak ingin mengecewakan kedua anaknya.
" Sayang bangun." ucap April menepuk bahu Joseph.
" Hemm. . . Apa aku telat?" Tanyak Joseph sambil mengucek matanya.
__ADS_1
" Tidak. Anak - anak sudah menunggu dibawah untuk sarapan. Kamu mandilah dulu , biar kita sarapan bareng." ucap April.
Bukannya langsung bergerak mandi , Joseph menarik tubuh April dalam pelukannya.
" Sayang. . . jangan main - main. Entar anak - anak telat Loh." ucap April mencoba melepaskan diri.
" Sebentar , aku masih rindu dengan kamu." ucapnya masih memeluk Tubuh April.
April pun mengalah , dia memeluk kembali tubuh Joseph. Kemudian Joseph tersenyum , dan mencium bibir April. Menciumi tengkuk lehernya.
" Kan mulai lagi nih? Semalam kurang puas apa kamu?" Tanyak April.
" Kurang lama sayang." Bisik Joseph.
April pun memukul bahu Joseph dan mulai beranjak dari ranjangnya.
" sudah mandi sana , anak - anak akan menunggu kamu." ucap April lalu bersiap juga.
Joseph dengan semangatnya langsung beranjak kekamar mandi , Masih menanti Joseph , April mempersiapkan pakaian suaminya. Dengen kemeja Putih lengan panjang , celana Jeans Hitam. Dipersiapkannya untuk Joseph. Tak lama Joseph pun keluar dan kekamar pakaianya , April membantunya memakaikan kemejanya. Usai semua , mereka pun turun kebawah.
Dengan semangat melihat sang Daddy , sikembar pun menyapa.
" Good Morning Daddy!!!" Seru kedua anaknya.
Joseph yang melihat kedua buah hatinya pun tersenyum .
" Morning anak Daddy." ucap Joseph menghampiri Jayda dan mengecup keningnya lalu ke Jayden juga mengecup keningnya.
" Ayo dimakan sarapannya , habis itu kita GO kesekekolahan kalian." ucap Joseph semangat.
Usai sarapan mereka pun akan berangkat.
" Bawak tas nya sayang." ucap April pada Jayda.
" Sini sama Daddy. " ucap Joseph menggenggam tangan kedua anaknya.
Mereka pun berjalan kearah Mobil Joseph , dengan membawak Ferrari Merahnya , dengan gaya Cool membawak kedua buah hatinya , tak lupa kacamata Hitamnya , Joseph mengemudi dengan senang. Membawak anak dan Istrinya , menembus kota Jakarta , menuju sekolahan anaknya.
Setibanya di Sekolah , yang berbasis International School , mobil Sport itu terparkir Indah di halaman Sekolah. April dan Joseph keluar , membantu anak - anaknya turun.
Dengan gagahnya , Joseph menggandeng si kembar berjalan kearah kelas mereka. April hanya melihat kedua anaknya , yang manja dengan Joseph. Mata pengunjung Sekolah , pun tak lepas dari menatap keharmonisan keluarga mereka. Ada yang berbisik karena ketampanan sang Papa , begitu juga dengan anak - anak Joseph yany kembar. Tapi kali ini sekolahan Anaknya gempar karena ketampanan Joseph.
" Daddy , itu kelas kita. " ucap Jayda menunjuk ke kerumunan Ayah yang memadati Kelas mereka.
" Baik , kita kesana." ucap Joseph kepada Jayda.
" Morning keluarga Wijaya." ucap Guru mereka pada keluarga kecil itu. " Silahkan masuk Pak. "
April hanya duduk diluar , karena hari ini kusus Belajar bersama Papa , mamak - mamak disuru menunggu diluar.
Jayda dan Jayden senangnya bukan main , ada Daddynya menemani mereka berdua. Anak - anak lain pun menatap pada Joseph.
__ADS_1
Tubuh kekar Joseph , mengalahkan papa - papa teman Jayda dan Jayden.
" papa kamu tampan. " ucap seorang teman Jayda dan Jayden.
" Terimakasih." jawab Jayda Polos.
Guru meminta sang papa , bermain bersama. Menari bersama , bercerita bersama. April yang melihat Aksi Joseph yang menari - nari bersama anaknya , tidak canggung mengambil Video merekam mereka. Cuman Joseph yang tidak canggung bersama kedua anaknya. Mereka diberikan pelajaran untuk membuat dari kertas. Hebat , Joseph bisa menguasai semuanya. Kepintaran Joseph menurun pada Kedua anaknya , yang cerdik dan Bijak.
" Jayda dan Jayden , giliran kalian untuk mengumpulkan hasil gambar kalian bersama Daddy." ucap Guru mereka.
Jadya dan Jayden berjalan kedepan , memberikan gambar yang mereka desain sendiri. Jayda menggambarkan Joseph dan April yang bersama memenggenggam tangannya dan Adiknya Jayden. Sedangkan Jayden menggambarkan Joseph dan April yang menggendong mereka berdua berjalan dengan senyuman.
April puas dengan kreasi anak - anaknya itu . Joseph apa lagi dengan kedua tangannya melipat didada , dari belakang tersenyum puas pada kedua anaknya yang berdiri didepan , mengungkapkan gambaran tentang mama dan papa mereka. Sungguh luar biasa untuk Joseph , tauh tumbung kembang anaknya sangat baik.
April yang duduk diluar bersama Ibu - Ibu lain , yang melihat kearah suaminya yang tampan itu pun tersenyum kecil. Dimanapun ada Joseph pasti menjadi tontonan hangat para kamu wanita. Walaupun para suami mereka berkumpul , tapi tidak enggan ibu - ibu lain menatap kearah Joseph , dengan elegannya bersama kedua buah hatinya , Jadi tontonan orang sekitar bagi April sudah terbiasa.
" Sayang sini." ucap Joseph memeluk Jayda. " Kita liat adik Jayden bermain Piano ya. " ucap Joseph yang melihat aksi pertama sang Jagoan mendapat giliran pertama . Jayda pun memeluk erat sang Papa.
Joseph dengan hangat memainkan tubuhnya bersama Jayda dipelukannya mengikuti alunan musik Piano yang dimainkan oleh Jayden. Satu kelas menikmati permainan Jayden.
Usai semuanya , Jayden menarik tangan April dan Jayda menggenggam tangan Joseph. Mereka berempat keluar dari ruangan kelas anak - anak dan hendak pulang. Sampai jam pulang sekolah April dan Joseph bersama anaknya. Dengan hasil nilai yang baik , untuk Jayda dan Jayden , Guru mereka memberikan Hasil itu kepada April.
" Jagoan Daddy! Kalian mau makan apa siang ini?" Tanyak Joseph bersemangat.
" Makan Apa? " Tanyak Jayden pada Jayda.
" Makan Pizza Daddy." Seru Jayda.
" Jayden mau?" Tanyak Joseph lagi.
" Mau. . . Mau Daddy." Jawabnya dengan senang hati.
" Okey . . . mami mau juga makan Pizza?" Tanyak Joseph ke April.
" Boleh Daddy , aku ikut anak - anak aja." ucap April tersenyum.
" Ayooooo!!! siapppp kita meluncur ke Pizza." Seru Joseph senang.
" Horeeeeeeeee." ucap kedua anaknya senang.
Setibanya mereka disalah satu Mall , Jayda dan Jayden berjalan bersama Joseph , April disamping mereka , senantiasa menjaga dari samping. Karena anak - anak nya akhir - akhir ini jarang jumpa papanya , jadi pada lengket ke Joseph.
" Ayo pesan yang mana? " Tanyak Joseph menyuguhkan menu Pizza yang diberikan pelayan pada mereka.
" Mau yang ini Daddy." Tunjuk Jayden pada salah satu menu Pizza.
" Okey. . . Jayda mau yang mana?"
" Sama aja Daddy."
" Okey , mami mau yang mana?" Tanyak Joseph ke April.
__ADS_1
" Yang ini aja sayang." menunjuk menu Pasta.
Akhirnya Joseph pun selesai memesan semua menu yang dimau anak , Istrinya. Mereka menikmati makan siang , bersama sekalian merayakan sesuatu yang dicapai anak - anaknya. Joseph sangat bersyukur , April yang sering meluangkan waktunya untuk kedua buah hatinya , mampu memberikan pelajaran terbaik untuk kedua anaknya.