Kekasihku Seorang CEO

Kekasihku Seorang CEO
JAYDA dan JAYDEN


__ADS_3

Tibalah dimana 9Bulan kehamilan April dimana waktunya dia akan bersalin. Semua keluarga sudah mempersiapkan diri , waktu , serta mental. Ya ini pengalaman pertama bagi April , juga Joseph. Mereka pun ditemani sang mama Mertua, hingga papa dan mama April juga datang ke Jakarta , untuk melihat langsung kelahiran sang cucu.


" Kamu sudah siap sayang?" Tanyak Joseph pada April. Mereka sudah mempersiapkan kamar VVIP dirumah sakit milik Joseph.


" Udah sayang , tapi aku rasanya tegang banget. Aku takut." ucap April ke Joseph.


" Jangan takut sayang , kan ada aku yang temani kamu didalam. Kamu gak mau apa? ketemu sama kembaran kita? " Tanyak Joseph dengan semangat.


" Mau dong sayang , aku tuh memang sudah gak sabar lagi menyambut mereka. " ucapnya ke Joseph.


" Nah. . . jadi harus semangat dong." ucap Joseph menggenggam tangannya.


Mama dan Papa mertua pun memberikan semangat pada April.


" Iya sayang . . . jangan takut. Ada kami kok disini." ucap papa mertuanya.


" Iya pa. . .doakan April ya pa." ucapnya ke papa mertua.


" Pasti kita doakan yang terbaik untuk kita semua nak." ucap mama Joseph memeluk April.


" Sayang." ucap mama April yang baru tiba.


" Mama , papa. " ucap April senang melihat kedua orang tuanya.


" Iya sayang . . . kamu harus kuat ya nak." ucap mamanya memeluk tubuh April. Kemudian papa April pun memeluknya erat.


" Kamu pasti bisa sayang , Putri papa kuat." ucapnya.


" Jangan nangis." ucap Sang mama.


" April senang ma , pa semuanya ada disini untuk kasih support ke April. Rasanya sangat bahagia , semua saling menguatkan." ucap April sudah meneteskan air matanya.


" Sudah jangan menangis nak , entar jadi ada yang aneh - aneh." ucap mama April khawatir menghapus air mata April.


" Ma , pa minta doanya ya" ucap Joseph ke mertuanya.

__ADS_1


" Pasti nak." ucap Papa Joseph menepuk bahu mantunya.


Tak lama Team Dokter menjemput April untuk bersiap keruang Operasi. Semua keluarga mengantarkannya menuju ruangan operasi, Joseph sudah bersiap untuk menemani sang Istri. Mereka berdua pun akhirnya masuk , dengan diiringi doa para keluarga. April mulai di tangani , dengan Joseph yang ada disampingnya , menyirnakan segala ketakutannya. Beberapa waktu kemudian , akhirnya terdengarlah dua suara tangisan bayi. Betapa bahagianya April , air matanya pun tak terasa jatuh. saat mendengar isak tangis bayi kembarnya. Joseph langsung mencium kening Istrinya .


" Terimakasih sayang , sudah memberikanku keturunan." ucapan pertama Joseph pada April.


Kemudian Joseph dipersilahkan Dokter untuk Mengadzani kedua bayinya. Lalu akhirnya Bayi kembar yang berjenis kelamin cewek dan cowok itu dibawak keluar sebelum keruang anak dipertontonkan ke keluarga Besar yang melihat dari balik kaca. Sibuklah mama Joseph membuka Ponselnya dan mengambil gambar Bayi. Sementara Mama April bahagianya bukan main , Hingga meneteskan air mata. Bersyukur anaknya April , langsung melahirkan dua anak yang sepasang. Tidak seperti mamanya dulu , mendapatkan April sangat susah penuh perjuangan.


Usai Operasi April masuk ruangan pemulihan. Hingga dia tersadar baru dipindahkan keruangan Inap. Joseph dengan senyum bangga , membawak April bersama Para suster keruangan. Hingga keluarga semua memberikan selamat untuk kelahiran sang Bayi.


" Selamat ya anak mama." ucap mama April pada April yang sudah tiba di ruang Inap.


" Jos selamat ya nak." ucap papa Joseph.


" Bayi kalian sepasang , mama jadi gemesin liat pipinya tembem banget." ucap Mama Joseph pada April.


" Mirip banget sama Joseph ya ma?" Tanyak April ke mama mertuanya.


" Iya. . . tapi mancungnya kayak kamu ini sayang." ucap mama Joseph lagi.


April dan Joseph saling pandang. Kemudian Joseph pun menginformasikan nama dari kedua Bayinya.


" Yang perempuan namanya Jayda Wijaya pa. dan Yang lakik namanya Jayden Wijaya." ucap Joseph senang.


" Wah ikut nama papanya semua ya." ucap Mama Joseph senyum.


" Iya biar jadi JJJ " ucap April kemudian.


" Yang terpenting sehat semua ma." ucap Joseph lagi.


Anak perempuan Joseph pertama kali yang diangkat Dokter selang beberapa menit yang cowok baru diangkat. Lengkap sudah kebahagiaan April dan Joseph. Menjalani Rumah tangga , dengan bahagia. Ditambah lagi kelahiran sang bayi , tidak ada kekurangan bagi mereka berdua. Membesarkan sang anak , hingga besar sekarang tanggung jawab terbaru Joseph dan April.


Bagi April dia juga sudah 100% jadi wanita seutuhnya. mengurus suami , sekarang menjadi Ibu untuk kedua bayinya. Saatnya dia merawat anaknya. Dia tidak mau pakai Baby Sitter , tapi tidak memungkinkan. Joseph tidak mau April merasa lelah , dengan adanya dua bayi, pastila sulit untuk mengerjakannya sendiri.


----------------------------

__ADS_1


Beberapa hari kemudian , April dan Joseph pulang kerumah. Disambut kedatangan semua sahabat dekat mereka. Memberikan kejutan atas kepulangan mereka bersama kedua bayi Mereka. Carlo , Linda , Astrid , David dan Aldi semuanya sudah bersiap memberikan kejutan untuk keluarga yang baru dilengkapi. Mereka turut ikut dalam kebahagiaan sang atasan dan sahabat.


" Selamat Bro." ucap Carlo memberikan selamat.


" Selamat Pak." ucap yang lainnya.


" Terimakasih semuanya , saya senang kalian semua ada disini. " ucap Joseph.


" Iya . . . selamat begadang Ya bro." ucap Carlo lagi.


" Iya Lo juga bakalan nyusul kan." ucap Joseph yang tauh Linda hamil.


" Hahahaha... langsung jadi Bro."


Mereka semua tertawa mendengar omongan kedua sahabat itu. Yang lain juga pada sibuk , melihat anak Joseph di ruangan anak. Kamar anak sudah dipersiapkan April dan Joseph sejak awal mereka tau Jenis kelamin anaknya. Warna Biru Putih menjadi dasar untuk kamar anak mereka yang luasnya gak kalah jauh dengan kamar Pribadi Joseph dan April.


" Cantik banget Jayda ya Buk." ucap Linda saat bersama April diruangan anak mereka.


" Terimakasih Aunty." ucap April senang. " Kamu juga entar lagi ngerasain ini Lin."


" Amen Buk. Saya siap. Karena saya suka banget sama anak - anak."


" Syukurlah Lin , rasanya lelah itu terbayar saat menatap wajah mereka ini. Apa lagi saya dapatnya dua sekaligus. "


" Yang terpenting lelahnya ibu selama ini kan terbayar dengan tampan dan cantiknya anak Ibu kan. Ini Jayda mirip banget sama Ibu Loh. Jayden ke papanya banget. Tuhan sangat adil Buk." ucap Linda.


" Bener Lin. . . adil banget ya." menatap pada bayi yang tertidur.


" Semoga saya juga diberikan seperti itu ya buk. Jangan ke bapaknya semua." ucap Linda tertawa kecil.


Beberapa jam berlalu , seluruh kerabat yang datang disambut Joseph dan April dengan makan malam bersama. Mereka pun menikmati hidangan , yang memang sengaja di persiapkan untuk makan malam. Agar tamu tidak kelaparan.


Dipenghujung acara , semuanya pun beranjak keluar. Berpamitan satu persatu , hingga tiap kado bagi sang anak pun tersusun rapi oleh Siti. Banyak kerabat dan keluarga memberikan Kado untuk kelahiran si kembar. Rumah mereka sudah dipenuhi dengan Kado si kecil dari keluarga , kerabat maupun tetangga.


-------------------------

__ADS_1


TERIMAKASIH YANG SUDAH MENGIKUTI CERITA JOSEPH DAN APRIL SEJAK AWAL. PAS HARI INI , CERITA MEREKA SUDAH BAHAGIA. BIARLAH SAYA IJIN MENYUDAHINYA. SEMOGA MEREKA BERSAMA BAYI KEMBARNYA HIDUP PENUH SUKACITA SELALU. JIKA ADA KESALAHAN APAPUN MOHON DIMAKLUMI. TERIMAKASIH🥰🙏🙏🙏


__ADS_2