
Setelah berdamai secara kekeluargaan, Rafael dan Steven bersama para ajudan nya dibebaskan. Mereka diminta menandatangani berkas perdamaian. Nampak Daryl sedang berbicara empat mata dengan Tuan Satria, mereka sedang membicarakan tentang Catlea. Karena bagaimanapun gadis kecil itu tak kan bisa berpisah dari keluarga nya, yang sudah ia kenal sejak kecil. Daryl meyakinkan Tuan Satria, jika Steven tak akan merebut hal asuh atas Catlea, karena Daryl sangat tau bagaimana sifat adiknya.
"Aku berani mengatakan ini, karena aku sangat mengenal Steven. Dia bukan tipe orang yang bertanggung jawab, untuk memiliki seorang anak dan mengasuh nya. Sepertinya dia melakukan ini hanya untuk mendapatkan hak warisnya. Jika tidak, mungkin Steven tak akan pernah mengakui Catlea adalah darah dagingnya."
"Jadi Steven hanya memanfaatkan Catlea hanya untuk harta saja? Syukurlah kalau itu tujuannya, jadi anak malang itu tak akan berpisah dari kami semua."
Tiba-tiba Steven berjalan mendekati keduanya, ia tersenyum miring lalu menggelengkan kepalanya.
"Memang awalnya aku hanya membutuhkan status jika Catlea adalah darah daging ku. Tapi setelah kejadian hari ini, aku membatalkan niat ku. Aku akan tetap merebut hak asuh Catlea dari tangan kalian!." Seru Steven dengan senyum mengejek.
__ADS_1
"Tutup mulutmu! Jangan berani berkata seperti itu pada papa ku! Kau hanya ayah biologis Catlea tak lebih dari itu. Aku yang menjaga dan merawatnya serta memberikan kasih sayang untuknya, aku yang lebih berhak mengurusnya! Pengacara dan hakim manapun tak akan dapat memisahkan ku dari anakku Catlea!." Tegas Rafael dengan membulatkan kedua matanya.
Daryl menengahi perdebatan Rafael dan juga Steven. Ia meminta Steven untuk tak Memperkeruh keadaan, karena Daryl tau jika Steven tak akan bisa menjaga dan mengurus Catlea sebaik Rafael melakukan nya. Tapi dengan sombongnya Steven mengatakan, jika dia akan menikahi Mawar supaya hak asuh Catlea benar-benar jatuh ke tangannya. Sontak saja Tuan Satria terkejut dengan apa yang Steven katakan. Jantung lelaki tua itu mendadak sesak, ia bernafas dengan tersengal-sengal. Nampak Rafael panik dan segera membawa sang papa ke Rumah Sakit. Daryl memaki Steven di depan anak buahnya, ia tak menyangka jika sang adik dipenuhi dendam, dan tak berbelas kasihan.
"Terserah apa katamu Daryl, meski kau adalah kakakku. Kau tak berhak mengatur hidupku! Jika kau ingin menjalin hubungan baik dengan mereka, silahkan saja. Tapi aku akan tetap melakukan balas dendam ku pada mereka." Gumam Steven pada dirinya sendiri.
"Maaf Tuan, wanita yang bernama Mawar sudah tidak ada di dalam tahanan. Dia depresi berat, dan dirawat di Rumah Sakit Jiwa." Jelas orang kepercayaan Steven melalui panggilan telepon.
Terlihat Steven terkejut dengan membulatkan kedua matanya. Steven tak menyangka jika wanita seperti Mawar bisa depresi.
__ADS_1
"Sialan! Apa yang harus ku lakukan setelah ini! Tanpa Mawar aku akan kesusahan mendapatkan hak asuh itu. Aku tak mau kalah dari pecundang itu!." Pekik Steven dengan lantang.
Sementara Steven sedang gelisah memikirkan rencananya selanjutnya. Tuan Satria sedang terbaring tak berdaya di Rumah Sakit. Tubuh tua nya sudah tak mampu mendengar kabar buruk lagi. Melati bersama Aldino langsung datang untuk menjenguk, mereka terkejut melihat kondisi orang yang sangat dihormatinya lemah tak berdaya. Tuan Satria menatap sendu wajah Melati, ia meminta tolong padanya untuk berbicara dengan Mawar. Supaya ia tak mempermainkan hidup siapapun lagi, terlebih hidup Catlea, putrinya sendiri.
"Papa tak perlu cemas lagi ya... Saat ini Mawar tak akan bisa melakukan apapun lagi. Mawar kehilangan akal sehatnya pa, ia dalam perawatan Dokter ahli jiwa. Jangan cemaskan apapun lagi ya pa, semua pasti akan baik-baik saja. Kita sama-sama berdoa pada Tuhan, supaya masalah tentang Catlea segera berakhir." Penjelasan Melati sedikit membuat Tuan Satria lega, ia menghembuskan nafas panjang. Karena dengan gila nya Mawar, Steven tak akan bisa melakukan rencananya, untuk mengambil hak asuh Catlea.
...Berikan dukungan dengan memberikan Gift atau Vote nya yuk kak, Terima kasih 😘💕...
...Bersambung. ...
__ADS_1