
"Oh iya Nya, sekarang kau tinggal dimana? Kenapa kau bisa bertemu dengan kakak kembarku?." Mawar berbasa-basi untuk mencari informasi tentang keberadaan Melati.
"Aku sedang tinggal sementara di Kota Semarang, karena ada yang harus ku urus. Baru tadi pagi aku tidak sengaja bertemu dengan kembaranmu itu, aku tidak menyangka jika kau mempunyai kembaran." Sahut Anya yang ingin menanyakan tentang kedekatan Melati dengan mantan suami nya.
"Jadi kakakku tinggal di kota itu juga? Apa kau bisa mememberi tau dimana dia tinggal?." Tanya Mawar membuat Anya terkejut.
"Loh kau tidak tau kembaranmu tinggal disini? Padahal aku menghubungi mu untuk menanyakan sesuatu tentang nya." Jawab Anya dengan menghembuskan nafasnya panjang.
Mawar mengerutkan keningnya, dia bertanya hal apa yang ingin Anya tanyakan tentang kakaknya Melati. Lalu Anya menceritakan banyak hal yang membuat Mawar terkejut.
__ADS_1
"Jadi kakak ku itu sedang dekat dengan mantan suami mu? Apa kau serius dengan yang kau katakan Nya?."
"Tentu saja aku yakin War, mereka berdua sedang makan siang bersama. Bahkan aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, saat mantan suami ku menggenggam tangan kembaranmu itu. Apa kau benar-benar tidak tau apa-apa tentang mereka? Aku hanya ingin tau saja seperti apa kembaranmu itu?."
Mawar terkekeh mendengar pertanyaan Anya, dia mengatakan jika terakhir kali dia bertemu dengan saudara kembarnya itu, mereka sedang berselisih paham. Jadi Mawar tidak mengetahui apapun tentang kehidupan Melati di kota itu.
"Kakak kembarku itu adalah orang yang sangat naif. Dia terlalu lemah untuk menghadapi orang, ya meskipun begitu aku senang dia dapat melanjutkan hidupnya kembali. Lantas apa yang sebenarnya ingin kau ketahui tentangnya Nya?." Mawar semakin penasaran kenapa Anya mencari tau tentang Melati.
"Ya siapa tau kembaranmu itu bisa membantu ku untuk merebut hak asuh atas anakku yang ku tinggalkan bersama mantan suamiku. Karena aku melihat nya sangat dekat dengan mantan ku itu." Jelas Anya pada Mawar.
__ADS_1
"Kau tidak usah mengharapkan sesuatu yang lebih dari kembaranku, dia tidak seperti yang kau pikirkan. Saudara kembarku itu adalah perempuan yang sangat naif, dia perempuan baik-baik yang tidak akan pernah mau menyakiti atau merugikan orang lain. Bahkan setelah aku merebut semua yang dimilikinya, dia tetap mengalah demi kebahagiaan ku. Terkadang aku berpikir Melati itu sangat bodoh! Tapi kebodohannya itu justru menguntungkan ku, dan akhirnya dia memilih pergi dari kehidupan ku. Jika dia tetap berada disini, entah akan seperti apa kehidupan ku." Jelas Mawar dengan menghembuskan nafasnya panjang.
Anya yang belum sepenuhnya paham dengan penjelasan Mawar, hanya bisa menggaruk kepala nya yang tidak gatal. Akhirnya Anya bertanya kembali inti dari cerita yang Mawar katakan. Dan dengan santai nya Mawar mengatakan, jika dia telah merebut suami dari saudara kembarnya. Sontak saja Anya sangat terkejut dan membulatkan kedua matanya, seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja didengar nya.
"Are you serious? Oh My God... Kau benar-benar keren War! Diluar sana banyak pelakor yang akan merebut hati suami perempuan lainnya. Tapi kau melakukan sesuatu yang perempuan lain tidak bisa lakukan. Kau merebut suami kakak kembarmu sendiri! Aku benar-benar terkejut mendengar nya, bagaimana kau bisa melakukan nya War? Apa lelaki itu adalah tipe orang yang tidak setia, hingga dia menghianati istrinya dengan adik iparnya sendiri!." Seru Anya tertarik mendengar kisah hidup kedua saudara kembar itu.
Tanpa sadar Mawar larut dalam pembicaraan nya dengan Anya, dia mengatakan segalanya tentang awal mula pertemuan nya dengan Rafael. Hingga dia mengatakan semua yang belum pernah dia katakan pada siapapun.
"Suami ku itu bukanlah tipe lelaki tidak setia, dia bahkan sangat mencintai kakak ku itu. Dan aku terus mendekati nya dengan berbagai cara, aku selalu menggoda nya dengan mengenakan pakaian serba mini. Tapi itu tidak menggoda nya sama sekali, hingga aku putuskan memberikan nya obat kuat. Dan malam itu semua terjadi sesuai yang ku inginkan, disaat kakak ku belum kembali ke rumah. Aku melakukan hubungan itu dengan suaminya, tapi nasib baik memang sedang berpihak pada ku. Ibu ku datang disaat kami masih berada di atas ranjang, dengan kondisi tanpa busana. Dan kau tau apa yang terjadi setelahnya?." Mawar menceritakan semuanya dengan bangga nya, dia tersenyum penuh kebahagiaan menceritakan segala tipu daya nya. Dan tanpa Mawar ketahui ada seseorang yang sedang berdiri dibelakangnya, dan tanpa sengaja orang itu sudah mendengar semua ucapan nya.
__ADS_1
...Yuk tinggalkan Like atau komentar nya, berikan dukungan pada Author terus ya. Makasih 🙏...
...Bersambung....