KEMBARANKU MADUKU

KEMBARANKU MADUKU
MEREKA BERTEMAN?


__ADS_3

Sesampainya di Play Group, Aurelia berlari mencari ibu peri nya. Dia mencari ke ruang kerja nya, tapi Melati tidak ada disana, Aurelia kembali ke kelas nya dengan wajah sendu.


Di tempat lain, Melati sedang mendapatkan tugas di luar kantor. Dia sedang mengikuti sebuah seminar di suatu acara, ketika Melati akan kembali ke Play Group tidak sengaja dia menabrak seorang perempuan yang baru saja keluar dari ATM. Perempuan itu marah dan meneriaki Melati dengan kata-kata kasar.


"Dimana matamu hah! Apa kau buta tidak bisa melihat, atau kau sengaja menabrak ku, karena kau melihat ku membawa banyak uang!." Serunya dengan melotot.


Melati mendongakan wajahnya ke atas, dia menatap wajam perempuan itu seraya mengucapkan permintaan maaf.


"Maaf saya tidak sengaja, saya buru-buru ingin kembali ke kantor, dan tidak melihat anda." Jelas Melati menatap wajah perempuan yang terlihat terkejut setelah melihatnya.


"Kau... Aduh kalau aku tau itu kau, aku tidak akan semarah ini. Apa kabarmu? Jadi sekarang kau tinggal di kota ini?." Tanya Anya dengan menyunggingkan senyumnya.


"Ma maaf... Apa kita saling mengenal?." Jawab Melati balik bertanya dengan mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Ya ampun Mawar... Ini aku Anya! Kita pernah bertemu di Bali setahun yang lalu, kau sempat menginap di Vila Justin selama beberapa hari." Jelas Anya yang terlihat bingung dengan reaksi perempuan yang ada di depannya.


Oh jadi perempuan ini temannya Mawar, pantas saja dia salah paham dan mengira aku adalah Mawar, batin Melati didalam hatinya.


"Tapi kau salah paham aku bukanlah Mawar, dan dia tidak tinggal di kota ini."


"Lalu kau siapa, kenapa wajahmu sangat mirip dengannya?." Anya terkejut dengan mengerutkan keningnya.


"Perkenalkan aku Melati, saudara kembarnya Mawar. Oh iya maaf sebelumnya, aku sedang buru-buru, permisi dulu ya." Jelas Melati seraya melangkahkan kakinya.


Lalu Melati memberikan nomer ponsel Mawar, setelah itu dia pergi kembali ke tempat nya bekerja. Nampak Aurelia sedang duduk seorang diri di depan kelasnya, Melati menghampiri gadis kecil itu seraya memeluknya.


"Hallo Aurel sayang... Kenapa kau terlihat murung sendirian? Apa ada temanmu yang nakal?." Melati duduk disamping gadis kecil itu, lalu Aurel menyenderkan kepalanya pada Melati.

__ADS_1


"Ibu peri tau tidak, seseorang yang sudah ada di surga bisa kembali menemui kita. Tadi malam ada seorang tante yang mengaku kalau dia adalah mamaku, tapi kalau benar dia mamaku, kenapa tante itu bersikap kasar pada papaku." Jelas Aurelia dengan wajah bingung.


Apa maksud gadis kecil ini, apakah mama nya benar-benar datang menemuinya, batin Melati dengan mengerutkan keningnya.


"Memangnya kenapa sayang, apa kau belum pernah melihat wajah mama mu sebelumnya. Kenapa kau tidak bisa mengenali wajahnya?."


"Papa bilang dia tidak memiliki foto mama ku, karena itu Aurel tidak tau seperti apa wajah mama." Aurelia menundukan wajahnya sendu.


"Baiklah sayang, nanti biar ibu saja yang bertanya pada papamu. Sekarang Aurel harus tersenyum lagi, lihatlah teman-temanmu sedang bermain puzzle, apa Aurel tidak mau bermain dengan mereka."


Setelah dibujuk akhirnya Aurel kembali tersenyum, dan bermain dengan teman satu kelas nya. Melati meraih ponsel di dalam saku bajunya, dia mengirimkan pesan singkat pada Aldino. Melati menanyakan tentang kebenaran ucapan Aurelia. Dan Aldino hanya membaca pesan itu tanpa membalasnya. Melati pun heran, karena tidak biasanya lelaki itu hanya membaca pesan nya tanpa membalas.


"Apakah dia sedang sibuk, dan lupa membalas pesanku. Baiklah nanti aku akan bertanya langsung padanya." Gumam Melati pada dirinya sendiri.

__ADS_1


...Bersambung. ...


__ADS_2