KEMBARANKU MADUKU

KEMBARANKU MADUKU
MENGANCAM WANITA TAK BERDAYA


__ADS_3

Mawar pergi ke kamarnya dan mengambil beberapa perhiasan nya. Uang bulanan yang baru saja di transfer Rafael masih belum di tariknya dari ATM. Kini Mawar sudah kembali ke gudang menatap Zahra dengan sorot mata membunuh.


"Ambil semua perhiasan ini dan pergilah dari sini. Semua perhiasan itu jika dijual bisa untuk menunjang hidupmu selama puluhan tahun. Karena nilainya setara dengan 1M, aku tau kau tak akan pernah bisa membayangkan jumlah uang sebanyak itu! Setelah kau pergi dari sini jangan pernah lagi kau menampakan batang hidungmu dihadapan ku. Jika tidak aku akan mencari dimana adikmu tinggal. Dan aku akan memerintahkan orang untuk melenyapkan nya. Setelah itu baru kau yang akan lenyap dari dunia ini!." Seru Mawar dengan lantang.


Samar-samar Mbak Saroh mendengar suara Mawar dari dalam kamarnya. Tapi dia tidak berani keluar, dan memastikan nya. Dia hanya mendengar teriakan Mawar, dan dia menerka-nerka apakah Mawar sudah melihat apa yang tadi dilihatnya.


Semoga Zahra baik-baik saja, kasihan dia pasti sangat shock setelah kejadian itu, batin Mbak Saroh dengan wajah sendu.


Setelah mendengar ancaman dari Nyonya nya, Zahra berlutut dibawah kaki Mawar. Dia memohon untuk tidak membawa-bawa adiknya dalam masalahnya.

__ADS_1


"Baiklah aku tak akan menyentuh adikmu, asal kau jangan pernah menceritakan kejadian malam ini pada siapapun. Ingatlah aku ini bukan orang sembarangan. Aku bisa melakukan apapun padamu atau adikmu itu! Ambil emas itu dan angkat kakilah dari rumah ini." Mawar melotot dan mendorong Zahra pergi.


"Saya akan pergi Nyonya, tapi saya tidak bisa membawa perhiasan ini. Saya tidak menjual harga diri saya demi ini Nyonya. Saya hanya minta jangan sakiti adik saya, saya berjanji tak akan mengganggu kehidupan keluarga Nyonya lagi." Zahra terisak dengan menundukan kepala nya.


Zahra berjalan ke kamarnya dan mengemasi semua pakaian nya. Dia berjalan tertatih menahan kesakitan yang luar biasa didalam tubuhnya. Setelah dia keluar dari rumah besar itu, Zahra tak tau harus kemana. Mental dan jiwanya sedang terluka karena perbuatan Tuan nya. Zahra terus berjalan dengan tatapan mata kosong. Air matanya sudah kering, tapi hatinya masih sangat terluka dengan apa yang baru saja di alaminya. Zahra terus melangkahkan kakinya dengan pandangan mata yang kosong. Hingga dia tak menyadari langkahnya semakin ke tengah jalan, dan ada mobil yang melintas disana. Bruugh... Tubuh Zahra terpelanting dan ia pun tersungkur di jalan raya, matanya berkunang-kunang dan perlahan matanya pun terpejam.


Seorang lelaki keluar dari mobil disusul dengan seorang perempuan cantik, yang mengenakan gaun pesta.


Aldino membawa Zahra masuk ke dalam mobilnya. Melati duduk di belakang membersihkan luka di kening dan lengan Zahra. Mereka berniat membawa Zahra ke Rumah Sakit, tapi tiba-tiba Zahra sadar dan meringis kesakitan. Dia duduk dengan menekan perutnya. Ya rasa sakit yang baru saja di rasakan nya bukan karena tertabrak mobil mereka. Melainkan rasa sakit setelah kehormatan nya di renggut secara paksa.

__ADS_1


"Kau sudah sadar? Tolong maafkan kami tak sengaja menabrakmu. Kami akan memeriksakan mu ke Dokter, untuk memastikan kondisimu baik-baik saja." Ucap Melati memandangi wajah Zahra yang nampak kesakitan.


Jika mereka membawaku ke Dokter, apa yang akan terjadi setelahnya. Aku takut dengan ancaman Nyonya Mawar, batin Zahra belum menyadari jika perempuan yang ada disamping nya, memiliki wajah yang mirip dengan mantan Nyonya nya.


"Tidak Nyonya! Saya baik-baik saja, tak perlu membawa saya kesana." Sahut Zahra seraya mendongakan kepalanya menatap wajah Melati dengan serius.


Zahra mengusap kedua matanya tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Matanya membulat sempurna dengan sorot ketakutan.


"Ampun Nyonya... Jangan sakiti saya ataupun adik saya... Biarkan saya turun Nyonya... Saya berjanji akan pergi jauh dari kehidupan Nyonya...." Zahra menyatukan kedua tangan nya di depan dada, wajahnya sendu dan tubuhnya bergetar ketakutan.

__ADS_1


...Terus dukung Author yuk, berikan Like dan komentar yang memotivasi. Jika berkenan berikan Gift dan Vote nya ya kak, Terima kasih 😘💕...


...Bersambung....


__ADS_2