KEMBARANKU MADUKU

KEMBARANKU MADUKU
KABAR MENGEJUTKAN?


__ADS_3

Melati masuk ke dalam ruang inap Mawar, dia menatap sendu adik kembar nya yang sedang terbaring lemah. Air mata nya tumpah begitu saja, nampak Melati berjalan mendekati Mawar dan menggenggam tangan nya.


"Mawar, kakak sudah mengikhlaskan semuanya. Meski hubungan kita tidak bisa kembali seperti dulu, kakak akan selalu berdoa untuk kebaikan mu, semoga kau lekas sembuh." Ucap Melati berurai air mata.


Ceklek...


Rafael masuk ke dalam ruangan itu, sontak saja Melati terkejut dan membalikan tubuhnya. Keduanya saling memandang dengan canggung, lalu Mbak Saroh berlari tergopoh-gopoh mendatangi Melati. Pembantu itu tercekat melihat kehadiran Rafael, yang sedang berdiri di hadapan Melati.


"Mas Rafael, maaf tadi saya dari luar." Mbak Saroh menghampiri Melati dan mengatakan jika Aldino menunggu nya di Koridor.


"Baiklah Mbak, aku pamit dulu. Jaga dirimu, dan titip Mawar ya Mbak, kalau ada apa-apa tolong kabari aku." Ucap Melati melangkahkan kaki nyq keluar.


"Tunggu! Bisakah kita berbicara empat mata, tolong ini hanya sebentar saja." Pinta Rafael dengan menundukan kepala nya.

__ADS_1


Melati menghembuskan nafasnya panjang, dia membalikan tubuhnya. Menatap lelaki yang pernah mengisi hari-harinya dengan cinta. Nampak tubuhnya lebih kurus dengan kulit yang sedikit kusam.


Apa kau begitu menderita mas, kondisi mu begitu memperihatinkan, semoga setelah kelahiran bayi kalian. Kehidupan kalian bisa jauh lebih bahagia, batin Melati didalam hati nya.


"Baiklah kita berbicara di luar saja, aku tidak ingin Mawar bangun dan melihat ku ada disini." Ucap Melati seraya melangkah keluar.


Di sebuah taman kecil, keduanya berbicara empat mata. Terlihat Aldino melihat Melati sedang berbicara dengan Rafael, dan dia hanya terdiam di Koridor Rumah Sakit. Hingga Aurel mengagetkan nya, karena dia ingin pergi ke toilet.


"Aku tidak menginginkan apapun dari mu Mel, aku hanya ingin mengucapkan permintaan maaf padamu, entah kau akan memaafkan ku atau tidak, semua terserah padamu. Dan ada satu hal yang harus ku katakan padamu, ini mengenai Mawar, Dokter mengatakan jika dia mengalami gagal ginjal. Dan semua orang belum ada yang tau termasuk dirinya. Dari dulu aku selalu meminta pendapat padamu untuk semua hal, dan sekarang aku butuh saranmu. Bagaimana caraku memberi tau itu pada Mawar, aku hawatir dia akan terguncang setelah mengetahui kenyataan itu. Tapi aku juga tidak bisa menyembunyikan fakta nya, karena sebelum Mawar mendapatkan donor ginjal yang cocok untuknya, dia harus melakukan cuci darah dalam seminggu dua kali. Aku baru saja mendengar ini dari Dokter, dan kebetulan kau mengunjungi nya. Aku membutuhkan pendapat mu Mel, tolong bantu aku menjelaskan nya pada Mawar." Ucap Rafael dengan wajah cemas.


Detak jantung Melati berdetak sangat cepat, dia membulatkan kedua matanya dengan menggelengkan kepala, seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja didengar nya.


"Tidak! Itu tidak mungkin terjadi, sebelumnya Mawar baik-baik saja. Semua ini terjadi pasti karena kau tidak mengurusnya dengan baik kan mas." Pekik Melati dengan memukuli dada Rafael.

__ADS_1


Terdengar Melati menangis histeris, dia terduduk lemas di tanah. Aldino baru saja kembali dari toilet bersama Aurelia, bergegas mendatangi perempuan yang telah merebut hati nya.


"Melati apa yang terjadi padamu, kenapa kau menangis seperti ini?." Aldino mengusap bulir-bulir air mata yang membasahi pipi Melati.


Lalu Aurelia memeluk Melati dengan penuh kasih sayang. "Ibu peri jangan menangis lagi ya, kasihan dedek bayi nya. Nanti dia akan ikut sedih seperti mama nya." Ucapan lugu gadis kecil itu mengejutkan Rafael.


Disaat itu semua orang belum menyadari, jika apa yang baru saja di ucapkan Aurelia, menjadi tanda tanya yang besar bagi Rafael. Nampak Rafael membulatkan kedua matanya, dia memandangi perut Melati yang sedikit membesar.


Apakah Melati sedang mengandung anak ku?, batin Rafael dengan nafas yang berderu kencang.


...Apakah Rafael akan mengetahui yang sebenarnya???...


...Berikan Like dan komentar nya kak, jika berkenan memberi Gift dan Vote nya, Terima kasih banyak😘💕...

__ADS_1


...Bersambung....


__ADS_2