Kisah Cinta Sang Perawan Tua

Kisah Cinta Sang Perawan Tua
#21 Sissy menghilang


__ADS_3

*Mohon maaf sebelumnya lama baru upload 🙏🙏. Author lg banyak hal yg harus diurus. Smoga kedepannya lancar upload lagi ya..


*****************


flashback on


Hari ini adalah hari MOS terakhir di SMP. Sissy sudah mulai beradaptasi dengan teman-teman barunya. Sebelumnya Sissy bersekolah di kota lain. Dia memilih masuk SMP di Malang karena Papanya dipindah tugaskan ke kota itu. Kakak kelas sedang sibuk membagikan topi SMP kepada seluruh siswa baru peserta MOS. Sissy menerima topi dari kakak kelas lelaki berkacamata. Sosok itu cukup mencuri perhatiannya. Sissy hanya bisa mengagumi sosok itu dari kejauhan. Dia tampak bersenda gurau dengan kawan-kawannya.


Setelah sebulan Sissy resmi menjadi siswa SMP itu akhirnya diapun mengetahui siapa sosok kakak kelas berkacamata itu. Namanya Achmad Arifudin. Teman-temannya ada yang memanggil Arif atau Udin. Sissy pun resmi menjadi pengagum rahasia Arif. Sissy pun mengikuti ekskul yang diikuti oleh mas Arif. Pramuka, PMR, tetapi semuanya bertahan hanya beberapa bulan saja. Hingga akhirnya dia tak sengaja melihat Arif di ekskul basket, akhirnya Sissy pun ikut bergabung di Ekskul itu. Sissy lebih senang memperhatikan grup cowok berlatih terutama saat Arif ikut tanding. Hingga suatu hari saat dia kelas 2, entah bagaimana caranya tiba-tiba Sissy bisa dekat dengan Arif.


"Kamu Sissy kan?" Seorang cowok memukul pelan bahunya.


"Iya Mas Arif." Sissy menjawab dengan terbata-bata ketika dia tau yang menegurmya adalah kakak kelas idolanya.


"Ayo kita bawa bola-bola ini ke lapangan." Kata Arif sambil menyeret keranjang bola yang lebih besar. Mereka kena hukuman piket hari ini karena terlambat datang.


Sejak hari itu mereka semakin dekat. Siang itu selepas latihan basket Arif mengajak Sissy makan bakso di belakang sekolahnya.


Setelah itu Arif mengantar Sissy pulang dengan sepeda motornya. Karena hari minggu biasanya anak ekskul basket bawa sepeda motor ke sekolah.


Arif menghentikan motornya di sebuah taman dekat komplek perumahan Sissy.


"Kita duduk disini dulu ya. Panas banget hawanya." Kata Arif yang disambut dengan anggukan Sissy.


"Kamu mau gak jadi pacar aku?" Tanya Arif sambil menggenggam tangan Sissy. Sissy hanya bisa melongo mendengar apa yang diucapkan Arif.


"Apa..? Senior idolaku nembak aku? aku harus jawab apa ini." Sissy mulai panik dengan pikirannya sendiri.


"Jawab dong." Arif mengagetkan Sissy.


"Mau banget Mas." Sissy menjawab sambil menundukkan kepalanya.


"Makasih ya." Arif mengeratkan genggamannya.


"iya Mas." Sissy nemberanikan diri mengangkat kepalanya dan menatap lelaki yang jadi pacarnya itu.


"Mulai sekarang aku akan panggil kamu Lia. Cuma aku yang boleh panggil kamu dengan nama itu ya." kata Arif.


"Kamu bisa panggil aku Aa, itu inisial aku." kata Arif lagi.


"Itu panggilan khusus hanya kita yang tau." Arif memberitahukannya.


Sissy hanya bisa mengangguk dan menyetujuinya. Tanpa Sissy sadari ini adalah awal dari sikap posesif Arif kepadanya. Sikap ini pula yang menghancurkan hubungan mereka dan menorehkan luka di hati Sissy yang masih belia.


"Kenapa tadi kamu pulang sama Roni?" Tanya Arif malam itu di telepon.


"Kebetulan aja searah. Jadi naik angkotnya sama." Jawab Sissy.


"Lain kali gak usah pulang sama cowok lain ya." Kata Arif lagi.


"Iya mas." Sissy hanya bisa menunduk.


Di lain waktu, Arif marah ketuka melihat Sissy sedang ngobrol dengan Eki, teamn sekelasnya sepulang sekolah.


"Kamu selingkuh sama cowok itu ya?" Tanya Arif sambil menyeret Sissy ke belakang kantin.


"Gak ada Mas. Siapa?" Sissy bingung dengan pertanyaan Arif.


"Kemarin aku lihat kamu berduaan sama Temen sekelas kamu. Itu selingkuh kan?" Arif berkata dengan nada tinggi.


"Bukan Mas. Aku.lagi diskusi soal tugas biologi. Ada yang lain juga kok." Jawab Sissy mulai menangis.


"Lain kali aju gak mau lihat kamu berduaan dengan cowok manapun." Kata Arif lagi yang dijawab dengan anggukan oleh Sissy.


Sissy mulai jengah dengan sikap Arif yang posesif. Setiap Dia dekat atau ngobrol dengan cowok lain pasti marah sedangkan Arif sendiri gak pernah menunjukkan kalo mereka pacaran. Ya istilahnya hubungan mereka itu 'backstreet'.


Siang itu sepulang latihan ekskul basket, Arif mengajak Sissy jalan-jalan ke toko buku. Setelah dari toko buku, mereka pun makan di salah satu restoran fastfood di dekat toko buku.


"Lia, Maaf ya uangku tadi habis buat beli komik. Lupa minta uang lebih ke bapak." Kata Arif.


"Trus gimana ini Mas. Apa langsung pulang aja?" Tanya Sissy sedikit bingung.


"Boleh gak kalo kamu yang bayarin makan. Pasti ada uang kan?" Arif berkata dengan lembut.

__ADS_1


"Iya, boleh deh." Sissy setengah berpikir apa uangnya cukup. Akhirnya dia pun merelakan uang saku mingguannya untuk dipakai.


Mereka pun memesan menu di restoran tersebut. Setelah makan, Arif mengajak Sissy ke taman di dekat situ.


"Lia, boleh aku cium kamu?" Sissy kaget mendengar pertanyaan Arif.


"Gak mau Mas. Gak boleh." Jawab Sissy.


"Kenapa gak boleh. Kita kan pacaran." Arif masih berusaha merayu Sissy.


"Emang pacaran harus ciuman ya? Aku masih kecil Mas." jawab Sissy sambil berusaha menjauh dari Arif.


"Ayolah, Sedikit aja Lia." Arif semakin mendekat ke Sissy.


"Gak mau Mas. Kalo Mas tetep nekat, aku akan teriak." Sissy mengancam sambil mendorong dada Arif menjauh.


"Payah kamu. Dasar anak kecil. Rugi aku pacaran sama kamu." Arif marah sambil pergi meninggalkan Sissy sendirian.


Sissy hanya bisa terbengong karena ditinggal pulang oleh Arif. Setelah hari itu Sissy tak oernah bertemu lagi dengan Arif. Bahkan Arif tak pernah latihan basket lagi dan seperti menghindar darinya.


"Mungkin karena sebentar lagi ujian kelulusan. Makanya Mas Aa gak pernah hubunhjn aku lagi." Sissy mencoba berpikir positif.


Tapi hingga hari kelulusan pun tetap saja tak ada kabar dari Arif.


flashback off


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ditempat lain Rio, Amira, Zizi dan Yoan tengah kebingungan dengan pesan yang diterimanya.


"Ada apa sebenarnya dengan Sissy." Rio bertanya dalam hati.


Ketiga sahabat Sissy pun kebingungan


*chat group Pelangi*


Amira


Si, kamu dimana? Ada apa ini Si?


Yoan


Amira


Si, jawab dong!


Zizi


Nyimak.


Yoan


Sissy kemana sih kok gak muncul lagi? Kalian ada yg tau tempat itu?


Amira


Aku gak tau Yo. Zizi nih biasanya yg sering traveling


Zizi


Gak ada hubungannya keles. Aku gak tau dimana itu.


Yoan


Ada yg punya nomer Rio? Coba tanya dia dong! Siapa tau Sissy lg sama Rio.


Amira


Aku ada nomer Rio. Sbntar aku chat dia.


******


Amira

__ADS_1


Assalamualaikum Rio. Ini Amira, temen Sissy.


Rio


Waalaikumsalam. Iya Ra. Ada apa ya? Kebetulan aku juga mau nanya sesuatu.


Amira


Apa Sissy lagi sm kamu?


Rio


Gak ada. Ini aku malah mau nanya, Sissy kemana?


Amira


Jangan-jangan.....


Rio


Eh, kamu ada di chat sm Sissy juga? Sharelock gitu?


Amira


Iya Yo. Chat ke grup malah. Kita juga bingung Sissy kenapa.


Rio


Hari ini dia emang blm bls chat aku. Kupikir lagi sibuk di Resto.


Amira


Gak tau juga ya. Coba deh Yo, kalo kamu gak sibuk cari Sissy di lokasi itu. Perasaanku kok gak enak.


Rio


Iya Ra. Minta tolong coba tanya ke rumah Sissy deh. Siapa tau dia lg sakit atau knapa.


Amira


Oke. Nanti aku minta tolong Yoan buat ke rumahnya. Rumah dia paling deket.


Rio


Oke. Nanti kabarin lg ya.


*******


*Chat Group Pelangi*


Amira


Yo, Minta tolong ya nanti kamu cek ke rumah Sissy. Dia ada di rumah apa gak?


Yoan


Oke, nanti aku kesana.


Zizi


Tapi jangan sampai Tante Yani tau kalo emang Sissy gak ada.


Yoan


Siap. Nanti aku pura-pura tanua aja dia dimana.


Amira


Oke, Makasih y girls.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bagaimana reaksi Mama Yani ketika tahu ternyata Sissy menghilang bukan kerja ? Apakah Rio bisa menemukan Sissy?

__ADS_1


Kita lanjutkan bsok ya..


Bersambung


__ADS_2