
Akhirnya mereka memutuskan mengakhiri bulan madu setelah 2 malam di Banyuwangi. Mereka langsung menuju Mess di Surabaya.
Jam 2 siang mereka sudah sampai di Mess. Kondisi Mess sangat sepi, mungkin karena para suami masih bekerja dan para istri berserta anaknya sedang istirahat.
"Wah baru pulang bulan madu ya Pak Rio?" Tanya seorang pemuda yang kebetulan berpapasan di jalan menuju rumah.
"Hei Yok, Iya dong.. Ini baru nyampe banget.
Kenalin nih istriku." Rio masih menggandeng tangan Sissy.
"Wah, cantik juga istrinya pak." Sissy hanya menunduk, merasa risih diamati seperti itu.
"Ya iyalah kan istriku." Jawab Rio menarik Sissy lebih mendekat.
"Yawda Pak. Saya duluan ke Mess." Yoyok pamit meninggalkan mereka berdua.
"Kamu hati-hati ya sama yang bujangan. Suka genit lihat cewek." Rio menperingatkan Sissy.
"Iya Mas." Sissy hanya menjawab singkat.
"Ayo kita ke rumah kita Dek." Rio mengakak Sissy ke arah barat pabrik.
Ya, Mess keluarga terletak di sebelah barat, sedangkan mess bujangan terletak di sebelah timur. Rio dan Sissy langsung menuju rumah no 3. Hawa pengap menyeruak ketika mereka masuk, Rio langsung membuka semua jendela yang ada. Sissy langsung menuju kamar mandi untuk sekedar buang air kecil. Dilihatnya pintu kamar terbuka, Rio di dalam sedang membuka koper mereka. Memasukkan baju kotor ke dalam kantong besar.
"Ini biar di laundry aja Dek." Kata Rio sambil menoleh oada Sissy yang berdiri di pintu.
"Iya Mas." Sissy menghampiri Rio dan duduk di tepi kasur.
"Kamu istirahat dulu aja. Nanti kalo udah gak capek, kamu liat barang apa yang harus ditambahkan." Rio membawa kantong itu keluar.
"Mas mau kemana?" Sissy bertanya heran.
"Nyimpen cucian dulu. Biar besok udah beres." Jawab Rio sambil meninggalkan Sissy sendirian.
Sissy pun merebahkan tubuhnya tanpa berganti pakaian, bahkan hijabnya pun masih melekat di kepalanya.
Sissy merasakan ada tangan yang melingkar di perutnya. Dilihatnya Rio sudah tertidur di sampingnya. Sissy ternyata ketiduran tadi.
"Kalo tidur, hijabnya dicopot dulu dong Dek." Rio membuka matanya menatap Sissy.
"Iya Mas. Tadi cuma rebahan tapi ternyata ketiduran." Sissy langsung bangkit dan mencopot hijabnya. Setelah itu kembali berbaring di sebelah Rio.
Rio pun kembali memeluk Sissy, dan tak lama mereka pun terlelap.
Sissy terbangun jam 4 saat terdengar suara berisik bubaran pabrik.
"Mas, bangun. Kayaknya ada yang ngetok pintu." Sissy membangunkan Rio.
"Hhmm. Iya bentar, biar Mas yang bukain." Rio bangkit menuju kamar mandi untuk cuci muka dulu.
Sissy pun mengikuti Rio menuju kamar mandi dan mencuci mukanya. Diambilnya Jilbab instannya dan mengintip suaminya dari dapur.
__ADS_1
Rupanya tamu tersebut adalah rombongan karyawan yang tinggal di Mess bujang ditambah Pak Andi, Pak Harun dan Mas Aji yang tinggal di Mess keluarga. Jumlah rumah di Mess itu ada 6 rumah, tetapi baru 4 yang terisi termasuk mereka.
Sissy menyiapkan minuman untuk tamunya. Untung saja mereka sempat membawa sari apel dari malang sehingga tidak terlalu merepotkan.
"Silahkan diminum Bapak-Bapak, Mas-Mas." Sissy menyimpan beberapa sari apel dan suwar suwir di meja ruang tamu.
"Makasih Bu." Jawab salah satu dari mereka mewakili yang lain.
Sissy segera masuk ke dalam. Dia pun mengambil hp nya dan membuka sosmed miliknya untuk mengupdate foto-foto bulan madu mereka.
"Istri loe cakep juga bro." Kata Alex, anak jakarta.
"Kok dia mau sama kamu Mas?" Budi ikut menimpali.
"Sia**n kalian nih. Masa dia gak mau sama cowok ganteng kayak aku." kata Rio disambut tawa dari teman-temannya.
Hampir magrib baru tamu-tamu itu pulang.
Rio pun menghampiri Sissy yang masih asik dengan hp nya.
"Lagi ngapain Dek?" Rio mendekati Sissy.
"Eh Mas. Lagi upload foto di fb." Sissy hanya melihat sekilas ke Rio.
"Asik bener sampai Mas nya gak dipeduliin." Rio mencoba mengalihkan perhatian istrinya.
"Iya Maaf. Abis lucu juga liat komen temen- temen." Sissy pun langsung menyimpan hp nya dan menatap Rio.
"Abis isya aja y Mas. Biar waktunya lebih santai." jawab Sissy.
"Iya" kata Rio hendak beranjak keluar kamar.
"Mas.." Rio menghentikan langkahnya mendengar panggilan Sissy. "Beliin makanan dong Mas, laper."
"Siap Bu bos. Ini juga mau beli makanan. Tunggu bentar ya." Rio melangkah sambil tersenyum.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Assalamualaikum. Selamat Malam Bu Andi. Kenalkan ini istri saya, Sissy." Rio menyapa ibu muda tetangga mereka.
"Waalaikumsalam. Malam Pak Rio. Iya Mbak, Saya Mira, istri Pak Andi." Wanita itu menyalami Rio dan Sissy bergantian.
"Iya Mbak Mira." Sissy balas menyalaminya.
"Silahkan masuk." Mbak Mira mempersilahkan mereka masuk ke rumahnya.
"Pak Andi kemana Bu?" Rio mencari sosok Pak Andi.
"Mas Andi sedang dinas ke Blitar Pak. Besok juga pulang." kata Mbak Mira.
"Ooh. Berdua aja nih Bu?" Rio bertanya lagi.
__ADS_1
"Iya Pak. Kebetulan Radi sudah tidur. Saya ambilkan minuman dulu ya." Jawab Mbak Mira hendak mengambilkan minuman.
"Kami mau pamit Mbak. Ini mau ngenalin istri ke tetangga yang lain." Rio pamit untuk pulang.
"Besok kita bisa ketemu lagi Mbak." Sissy menambahkan.
"Iya Mbak." jawab Mbak Mira.
"Permisi Bu. Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Mereka pun lanjut berkunjung ke rumah Pak Harun dan Mas Aji.
Setelah berkenalan mereka pulang kembali ke rumahnya.
"Mas,aku capek malam ini. Kita tidur aja ya." Sissy sudah memperingatkan Rio dari awal.
"Iya Dek. Emang kita mau ngapain?" Rio malah menggoda Sissy.
"Ya gak tau. Biasanya Mas ngapain." Sissy berkata sambil tersipu malu.
"Hahaha. Iya Dek, Mas paham maksud kamu. Mas juga capek banget." Rio menarik tangan Sissy mendekat.
"Tuh kan Mas masih nakal." Sissy berusaha menjauh.
"Gak Dek, beneran kok. Masa mau tidur jauhan gitu." Rio tersenyum jahil.
"Awas ya kalo macam-macam." Sissy mengancam Rio.
"Hhmm." Rio tetap memeluk Sissy dari belakang.
"Mas, Besok kita belanja bahan makanan ya." Sissy menikmati pelukan Rio.
"Iya. Besok Mas masih libur kok. Kamu list juga perabot apa yang perlu dibeli." Rio mulai menciumi leher Sissy.
"Mas. Aku mau ganti baju dulu." Sissy langsung bangkit ke kamar mandi untuk berganti pakaian.
"Hahaha. Lucunya istriku." Rio hanya tertawa sambil bergumam dalam hati.
Sissy sengaja berlama-lama di kamar mandi. Ketika keluar, dilihatnya lampu sudah padam dan Rio sudah berbaring di ranjangnya. Sissy pun bergegas naik ke ranjang dan menyelimuti tubuhnya.
Dipandangi wajah suaminya yang sudah terpejam. Tanpa sadar diusapnya wajah yang penuh dengan bulu tipis itu. Hingga akhirnya pemilik wajah itu ersenyumsambil membuka matanya. Riopun langsung menarik wajah Sissy mendekat dan ******* habis bi**rnya. Tidak sesuai permintaan Sissy diawal, akhirnya malam itu kembali terjadi pergu***an panas mereka. Hingga akhirnya keduanya terlelap sambil berpelukan.
Masih menikmati atmosfer pengantin baru kan? Tunggu ya, nanti kita hadirkan konflik lainnya.
Jangan lupa like 👍 dan Vote..
Makasih 🙏🙏🙏
Bersambung
__ADS_1