Kisah Cinta Sang Perawan Tua

Kisah Cinta Sang Perawan Tua
#30 Rio Hilang??


__ADS_3

Pagi itu Rio dan Sissy sedang pemberkasan pernikahan di KUA. Kalo istilah Di Malang adalah 'jomblokan'. Hari ini adalah pertemuan terakhir mereka sebelum menikah. Karena 4 hari lagi sudah masuk bulan Ramadhan, mereka sepakat untuk tidak bertemu selama Ramadhan. Karena pernikahan mereka dilaksanakan seminggu setelah lebaran, maka mereka memutuskan untuk bertemu setelah ijab kabul saja.


"Semua persiapan sudah beres kan Dek?" Tanya Rio setelah mereka pulang dari KUA.


"Udah Mas. Tinggal peralatan Mandi buat seserahan nanti. Mas beli sendiri aja ya? Nanti aku kasih daftarnya." Kata Sissy.


"Siap." jawab Rio sambil fokus menyetir.


"Mau kemana lagi nih Dek. Terakhir ketemu sebelum nikah loh ini ?" Rio meremas lembut tangan Sissy.


"Ke Batu aja yuk Mas." Sissy memberi ide.


"Boleh." Jawab Rio sambil tersenyum manis.


"Oh iya Mas. Kamu nanti cuti berapa hari pas pernikahan?" Tanya Sissy.


"Sepuluh hari. Atasanku baik banget bolehin aku cuti selama itu. Kita mau honeymoon kemana Dek?"


"Gak usah jauh-jauh deh Mas. Gimana kalo kita naik mobil aja keliling Jawa Timur."


" Boleh juga. Tapi capek kan Dek kalo nyetir terus."


"Kan bisa gantian nyetirnya Mas. Ntar juga nginep di beberapa tempat."


"Kamu maunya kemana aja?"


"Ke Situbondo."


"Oke Siap Ibu Negara."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hari itu hari keempat puasa ramadhan. Rio harus berangkat dinas ke Lombok.


"Mas, Ini bulan puasa loh Mas. Gak bisa diundur apa berangkatnya ?" Sissy terdengar khawatir ketika Rio pamit pada Sissy lewat telepon.


"Ya gak bisa Dek. Ada yang harus diselesaikan disana." jawab Rio.


"Kan kamu udah mau nikah Mas. Masa dinas keluar kota sih!" Sissy masih tak rela melepas Rio.


"Justru itu Dek. Mas harus selesaikan pekerjaan ini sebelum cuti." Kata Rio.


"Emang gak ada yang lain Mas?" Tanya Sissy lagi.


"Kan cuma seminggu Dek. Pas Lebaran juga udah disini lagi." Kata Rio lagi.


"Tapi Mas..." Sissy merasa ada sesuatu yang mengganjal dengan kepergian Rio ke Lombok.


"Bismilah aja Dek. Kamu doain Mas aja. Semoga semuanya lancar." Rio menenangkan Sissy lagi.


"Iya Mas. Kamu kabarin aku terus ya." Sissy akhirnya mengalah.


"Pasti dong sayang. Kan kita masih bisa Chat dan Video Call." kata Rio lagi.


"Iya Mas." jawab Sissy lagi.


Sebenernya Sissy gak rela Rio harus dinas keluar kota. Tapi karena ini memang tugas Rio, Mau gak mau akhirnya dia merelakan kepergian Rio.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi itu Rio sudah sampai di Lombok. Diapun menyempatkan untuk chat Sissy.


Rio


Assalamualaikum Dek. Lagi apa?


Sissy


Waalaikumsalam. Mas udah nyampe?


Rio


Baru aja nyampe Dek. Kok blm jawab pertanyaan Mas?


Sissy

__ADS_1


Lagi mau ke Cake Shop Mas. Jadwal piket hari ini.


Rio


Oh iya deh. Hati-hati di jalan ya Dek. Mas mau istirahat dulu. Besok baru mulai ke proyek.


Sissy


Iya. Mas juga hati-hati disana. Jangan ngelirik bule ya.


Rio


Hahaha. Siap Ibu Negara.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Hai Si. Gimana persiapan pernikahan kamu?" Tanya Yoan ketika mereka sedang duduk santai di sofa toko mereka.


"Alhamdulilah sejauh ini lancar." Jawab Sissy sambil membuka hp nya. Dia sedang sibuk mengirim undangan online untuk teman-temannya.


Sissy sengaja mencetak undangan hanya untuk kerabat, tetangga, mantan rekan kerjanya dan relasi orang tuanya.


Sedangkan teman SMA, SMP dan kenalan dekatnya diundang dengan undangan online. Selain konsepnya minimalis juga biar ngirit.


"Yo, kalian datang gak pas akad?" Tanya Sissy


"Insha Allah. Akadnya hari jumat kan?" Yoan balik bertanya.


"Iya. Di KUA ya." Sissy mengingatkan Yoan.


"Emang banyak yang hadir ?" Tanya Yoan.


"Rio paling sama Pakde dan teman-temannya aja. Ibunya sama adik-adiknya datang pas hari sabtunya."


"Ya. Aku usahain datang lah Si. Masa shabat sendiri ijab kabul gak datang." Kata Yoan lagi.


"Oke deh. Nanti ke rumahku dulu aja. Nanti berangkat bareng-bareng dari rumah."


"Si, kamu buka disini?" Yoan bersiap untuk pulang.


"Yawda Aku pulang dulu ya. Assalamualaikum." Pamit Yoan.


"Waalaikumsalam." Jawab Sissy.


Sepeninggal Yoan, Sissy menghubungi Rio.


"Assalamualaikum Mas. Masih kerja?" Tanya Sissy.


"Waalaikumsalam. Belum Dek. Kan tadi baru datang. Istirahat dulu." Jawab Rio.


"Oh iya. Lupa Mas." Kata Sissy polos.


"Kok lupa. Baru aja tadi pagi ngobrol. Kamu jangan mikir yang aneh-aneh ya Dek. Mas baik- baik aja." Kata Rio.


"Iya Mas." Sissy menyudahi telepon itu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hari kelima Rio di Lombok, ternyata ada gempa bumi di Lombok. Dan kebetulan daerah tempat Rio bertugas terkena dampak yang cukup besar. Mendengar berita itu di TV, Sissy semakin cemas akan keselamatan Rio.


Apalagi jaringan komunikasi disana terputus.


Sudah 3 hari Rio tidak bisa dihubungi. Tiap hari pula Sissy menangis menanti kabar dari Rio.


*trrt.. trrtt.. *


Widi


Mbak, Udah dapat kabar dari Mas Rio?


S****issy


Belum Wid. Hp nya belum bisa dihubungi.


Widi

__ADS_1


Kalo ada kabar, hubungi kami ya Mbak.


Sissy


Bunda gimana kondisinya?


Widi


Masih nangis terus Mbak. Kepikiran sama kondisi Mas.


Sissy


Iya Wid. Nanti Mbak kabari.


Ternyata bukan hanya dirinya yang sedih, tetapi disana ada Ibu Kandung nya yang juga menangis menunggu kabar dari putra kesayangannya.


Sissy pun rajin menonton berita di TV, mencari tahu kabar terkini di Lombok. Tapi kerusakan yang parah disana masih mengganggu jaringan komunikasi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*kring.. kring... *


"Halo Dek.." Sissy serasa mimpi mendengar suara kekasih hatinya. Dilihatnya lagi nomor yang tertera di layar Hp nya.


"Assalamualaikum Dek.." Suara itu memang suara Rio.


"Mas... Kamu baik-baik aja?" Sissy berkata dengan terbata-bata.


"Iya Dek. Aku baik-baik aja." Jawab Rio.


"Alhamdulilah Mas. Kamu dimana ini Mas? Pake nomer siapa?" Tanya Sissy.


"Aku masih di pengungsian. Pake nomer darurat disini." Jawa Rio lagi.


"Cepetan pulang Mas. Bunda nyariin kamu." Sissy menahan tangisnya.


"Belum bisa pulang Dek. Nunggu ada kapal kesini dulu. Sabar ya Dek. Salamin buat Bunda dan keluarga di Jombang. Maaf Mas gak bisa telpon lama-lama. Assalamualaikum." Kata Rio sambil menyudahi teleponnya.


"Waalaikumsalam." Sissy berasa mimpi mendapat telepin barusan. Dilihatnya jam sudah pukul 2 pagi. Besok saja dia akan menghubungi Bunda. Sissy pun melanjutkan tidurnya yang terasa nyenyak seelah 3 hari kurang tidur.


Keesokan paginya Sissy memeriksa panggilan masuk di telepon untuk mematikan semalam bukanlah mimpi. Ternyata benar bukan mimpi. Sissy pun segera menghubungi Widi.


*kring.. kring.. *


"Assalamualaikum Wid. Bunda ada ?" Sissy langsung mencari Bunda.


"Ini Mbak." Widi menyerahkan telponnya ke Bunda.


"Assalamualaikum Nak." Suara Bunda terdengar seraj di seberang. Pasti karena kurang tidur.


"Waalaikumsalam Bun." Jawab Sissy.


"Udah ada kabar dari Rio Nak?" Tanya Bunda.


"Alhamdulilah Bun. Mas tadi pagi ngehubungin Sissy. Katanya dia baik-baik saja." jawab Sissy.


"Alhamdulilah" ujar Bunda.


"Tapi Mas belum bisa pulang karena belum ada kapal. Bunda disuruh sabar." Sissy menyampaikan pesan dari Rio.


"Iya, denger Rio selamat saja Bunda sudah lega." Jawab Bunda.


"Kita doain aja semoga Mas cepet pulang ya Bun." Kata Sissy lagi.


"Iya Nak. Makasih ya." Mereka pun mengakhiri hubungan telpon dengan kelegaan masing-masing.


Akankah Rio kembali sebelum hari pernikahannya ?


Tunggu cerita selanjutnya ya..


Tetao dukung author dengan like 👍 dan Vote yang banyak.. 💪💪💪


Makasih 🙏🙏🙏


Oh iya.. tinggalkan jejak dong.. sebaiknya upload pagi atau siang ?

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2