
Hari ini di Cake shop Pelangi tengah sibuk untuk persiapan Syukuran Anniversary 3 tahun berdirinya Cake Shop tersebut.
Cake Shop ini dinamakan Pelangi karena terinspirasi dengan mereka berempat yang memiliki warna favorit masing-masing.
Amira suka dengan warna Merah, Yoan suka warna Ungu, Sissy suka warna Biru dan Zizi suka warna Kuning. Interior di dalam Cake Shop Pelangi pun dibuat warna warni seperti Pelangi.
Amira dan Yoan terlihat berbaur dengan karyawan yang jumlahnya 12 orang sedang mendekor ruangan Display Cake Shop Pelangi. Amira dan Yoan murni ibu rumah tangga, Sissy bekerja di Resto Gending sedangkan Zizi adalah manager di sebuah perusahaan Asuransi.
Tetapi mereka sudah membuat pembagian jadwal piket di Cake Shop yang diatur seadil mungkin.
Karena terletak di pusat kota, Cake Shop mereka sangat terkenal. Apalagi yang dijual disini beraneka ragam mulai dari kue, roti, makanan kering dan minuman. Masing-masing dari mereka mempunyai tugas utama yang berbeda. Amira bertugas mengelola jenis, cita rasa dan kualitas makanan dan minuman yang dijual disana. Sissy bertugas mencari, memilih dan mengontrol SDM yang bekerja di Cake Shop tersebut. Yoan bertugas mengatur Keuangan dan pembukuan Cake Shop Pelangi. Dan yang tak kalah penting Zizi bertugas sebagai marketing bagi Cake Shop ini.
Selama 3 tahun ini perkembangan Cake shop Pelangi sudah cukup baik. Uang modal pun sudah kembali sehingga mereka tinggal menikmati keuntungannya.
Sore itu Zizi dan Sissy juga berencana datang ke Cake Shop setelah pulang kantor. Tak lupa mereka mengambil pesanan Kaos khusus untuk acara syukuran lusa.
"Assalamualaikum. Lihat nih yang aku bawa." Sapa Zizi dan Sissy serempak.
"Kaos nya udah jadi gaes." kata Zizi disambut dengan oleh para karyawannya.
"Asiik. Ayo antri satu-satu." Amira mengambil alih tumpukan kaos tersebut dan menyiapkan tanda terima.
Amira pun mengabsen satu persatu karyawannya. Kaosnya didesain dengan warna pelangi dan ada gambar karikatur 4 sahabat itu beserta semua karyawan.
Setelah semua karyawan dapat kaos mereka, kini giliran Sissy membagikan kaos untuk mereka berempat. Warna dan desain sama dengan karyawan yang lain. Hanya saja milik mereka diberi tambahan nama dibagian belakang.
"Nih Ra, punyamu, Mas Alif dan Hana."
"Ini punya Zizi, Faisal dan Kinan."
"Yang ini punya Yoan, Topan dan si kembar."
"Ini punyaku. Sedih ya punyaku cm satu aja."
kata Sissy pura-pura sedih.
"Loh, bikin 1 lagi. Dibelakangnya kasih nama 'Suami'. Hehehe." Canda Yoan.
"Ya bukan 'suami' tulisannya Yo. Tapi 'Rio'. Kan udah calon jodoh." Goda Zizi membuat muka Sissy terasa panas.
Gelak tawa pun terdengar di ruangan itu.
"Oh iya girls, Ini gamis buat Mama-mama kita. Biar kompak." Amira membagikan satu persatu gamis itu kepada sahabatnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pagi itu mereka sudah berkumpul untuk acara syukuran Anniversary Cake Shop Pelangi.
Hari itu bertepatan dengan hari Sabtu sehingga Zizi libur dan Sissy pun menukar jadwal liburnya dengan hari ini. Untung aja di Resto Gending sedang tidak ada event jadi dia bisa mengambil libur di hari sabtu.
__ADS_1
Jam 8 para tamu undangan yang jumlahnya tak banyak pun sudah berdatangan. Hari ini mereka hanya mengundang Klien penting, pelanggan VIP dan beberapa sahabat mereka. Tak lupa mereka juga mengundang ustad untuk mendoakan Cake Shop Pelangi dan mereka semua.
Acara pun dibuka dengan sambutan dari Yoan selaku perwakilan Owner, dilanjutkan sambutan dari Mama nya Zizi sebagai perwakilan Ibu mereka.
Setelah itu Pak Ustad pun ikut mendoakan Cake Shop Pelangi dan para owner, karyawan beserta keluarganya.
Selesai acara seluruh karyawan termasuk owner bersiap untuk turun ke jalanan membagikan paket sembako yang sudah mereka siapkan.
Setelah selesai mereka kembali berkumpul di Cake Shop.
"Lumayan capek juga ya keliling-keliling tadi." Zizi mencari posisi duduk yang nyaman karena memang kehamilannya sudah 4 bulan.
"Iya nih.. Kakiku juga udah pegel banget" jawab Amira sambil menyeruput ice lemon tea.
Hanya Zizi dan Amira yang sudah kembali lagi ke Cake Shop. Sissy dan Yoan belum terlihat.
"Assalamualaikum." Terdengar suara lelaki memberi salam.
"Waalaikumsalam." jawab mereka kompak sambil menoleh ke arah suara tersebut.
"Adi ?" Zizi kaget liat sosok yang menjadi salah satu bahan pembicaraan mereka sebulan terakhir ini.
"Kok bisa tau tempat ini ?" Amira bertanya dengan penasaran.
"Kalian apa kabar ?" Adi mengambil duduk di sebelah Amira "Sissy kan pernah cerita kalo dia buka Cake Shop ini sama kalian."
Amira dan Sissy hanya manggut-manggut saja.
"Kenapa gak wa Sissy dulu ?" tanya Amira lagi.
"Hp ku ganti Ra. Yang kemarin hilang. Jadi kontak Sissy juga ilang. Mumpung lagi pulang ke rumah ortu ya sekalian aku samperin aja." kata Adi.
" Untung banget ya kamu punya inisiatif itu. Hehehe." sahut Zizi.
"Kebetulan Kita lagi Anniversary Di. Jadi kamu bisa makan gratis." kata Amira lagi.
"Pantesan rame ya.. Sukses juga ya Cake Shop kalian."
"Ya Alhamdulilah. Bisa buat tabungan hari tua lah." jawab Amira merendah.
Amira pun bangkit untuk menemani Adi mengambil makanan.
"Di, kita mau nanya nih." kata Zizi setelah Adi selesai menikmati makanannya.
"Hhmm boleh aja." jawab Adi sambil menyeruput jus strawberry.
"Kamu punya teman kantor yang namanya Rio kan ?" Zizi langsung bertanya to the point.
"Rio ? Ooh.. Mario. Kok kalian tau? " Adi balik bertanya.
__ADS_1
"Dia suka tanya-tanya tentang Sissy gak ?"
"Sempet nanya sih sekali aja. Dia lagi sibuk banget akhir-akhir ini, sering dinas keluar kota. Kenapa emangnya ?" Adi jadi penasaran juga soal itu.
"Ooh pantesan. Mungkin Rio terlalu sibuk untuk mencari tau nomer Sissy."
"Masih single kan Rio itu." Selidik Amira.
"Iyalah. Gak laku-laku dia. Kan sibuk ngurusin Ibu sama Adiknya."
"Kalo dari cerita Sissy, sepertinya Rio suka curi-curi pandang ke Sissy pas di pantai itu. Kamu ngerasa gak Di? "
"Gak ngeh aku sih. Mungkin karena gak terlalu dekat sama Rio. Dia lebih banyak di Pabrik sedangkan aku lebih di kantornya. Dia juga tinggalnya di mess pabrik dan aku tinggal di messdeket kantor pusat. Jadi jarang ketemu."
"Ooh gitu. Kita pengen jodohin Sissy sama Rio. Mumpung Sissy mau membuka hati buat laki-laki lagi. Siapa tau emang mereka berjodoh." Amira coba menjelaskan maksud mereka.
"iya Di.. kamu harus bantuin kita. Biar mereka nyambung lah." Zizi ikut menambahkan.
"Boleh juga sih. Tapi aku juga jarang ketemu Mario. Paling Sebulan sekali pas meeting dengan Owner."
"Ya gak papa Di.. Kalo pas meeting kamu cerita-cerita soal Sissy lah."
" Oke siap. Nanti aku bantuin deh."
Untungnya pembicaraan mereka selesai tepat saat Sissy dan Yoan masuk.
"Assalamualaikum." kata Sissy dan Yoan.
"Waalaikumsalam." jawab Amira, Zizi dan Adi kompak.
"Hai. Ada tamu toh. Adi apa kabar?" Sapa Yoan ramah.
"Alhamdulilah baik." jawab Adi singkat.
"Kok bisa nemu Cake Shop ini?" tanya Sissy.
"Udah muter-muter, keluar masuk Cake Shop, akhirnya nemu deh Cake Shop Pelangi" jawab Adi.
"Jahat banget sih kamu Si, kok gak ngasih tau nama Cake Shop kita. Kasian ini anak orang sampe bingung nyarinya." Amira mengajukan protes ke Sissy.
"Ya Maaf.. kan lupa. Lagian kenapa gak wa dulu?" Sissy membela diri.
"Hp aku ilang Si, otomatis nomer kamu juga ilang."
Mereka pun melanjutkan pembicaraan tanpa menyinggung soal Rio.
Apakah Mereka berhasil menemukan cara untuk menyatukan Sissy dan Rio? Masih panjang nih perjalanannya. Dukung terus Novel ini ya?
Jangan lupa Vote.
__ADS_1
Makasih 🙏🙏🙏
Bersambung