Kisah Cinta Sang Perawan Tua

Kisah Cinta Sang Perawan Tua
#25 Farewell Party


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir Sissy bekerja. Dia sudah mantap untuk berhenti kerja di Resto Gending. Setelah melalui pemikiran panjang dan meminta pendapat dari Mama, akhirnya awal bulan kemarin Sissy memberikan surat pengunduran dirinya. Pihak Resto sebenarnya keberatan dengan hal ini, mengingat kinerja Sissy yang bagus selama hampir 5 tahun ini. Tapi keputusan Sissy tidak dapat dirubah lagi.


"Bu Sissy, tadi Bu Niken berpesan, bahwa Ibu ditunggu di ruang VIP 2." Kata Ayu, waitress di Resto tersebut.


"Oke. Saya segera kesana." Jawab Sissy.


Sissy pun bergegas menuju ruang VIP 2. Di tengah perjalanan menuju ruang VIP, Sissy bertemu dengan Erick.


"Selamat Sore Bu Sissy." Erick menyapa Sissy dengan ramah seperti biasanya.


"Sore Pak Erick." Sissy menyalami Erick " Makasih ya pak sudah bekerja sama selama ini. Hari ini hari terakhir kita bertemu disini." Kata Sissy.


"Loh emang siapa yang mau kemana?" Tanya Erick keheranan.


"Saya resign Pak. Hari ini hari terakhir saya berkerja." Jawab Sissy


"Wah kok resign Bu. Saya gak bisa lihat wajah cantik Ibu lagi dong kalo kesini." Erick malah menggoda Sissy.


"Kan masih banyak yang cantik lainnya." Sissy mencoba menetralisir suasana.


"Karena mau menikah ya Bu? Sama calon suaminya gak boleh kerja?" Erick mencecar dengan pertanyaan yang pribadi.


"Ya gak lah Pak. Saya memang mau resign aja. Nanti Bapak bisa main ke Cake Shop Pelangi di dekat Alun-Alun. Saya ada disana Pak." Kata Sissy lagi.


"Ooh siap Bu. Pindah kerja disana toh." Erick menyimpulkan sendiri perkataan Sissy.


"Maaf Pak, Saya permisi dulu, sudah ditunggu Bu Niken di ruang VIP." Sissy bergegas pergi dan membiarkan Erick dengan pemikirannya sendiri.


*tok..tok.. tok..* Sissy mengetuk pintu ruang VIP 2 dan langsung membuka pintunya.


"Surprise.... " Terlihat beberapa orang sudah berkumpul disana. Sissy sangat terkejut dan terharu melihat itu semua.


Farewell Party, begitu yang tertulis di dinding ruangan.


"Selamat datang Bu Sissy." Bu Niken menyambutnya dengan pelukan. Dilihatnya disana ada Bu Niken, Pak Haris, Pak Rully, Chef Aryo, Beni, Indro, Yayuk, Nurul, Indah, Doni dan beberapa staf lainnya. Dilihatnya juga ada supplier seperti Bagus, supplier daging ayam serta Imam, suplier buah-buahan. Erick juga terlihat menyusul dibelakangnya bersama dengan Ayu. Dilihatnya Erick mengatupkan kedua tangannya di dada tanda dia meminta maaf karena mengulur waktu Sissy tadi.


"Terima kasih ya bu Sissy atas pengabdiannya di Resto ini." Pak Haris mewakili owner lainnya, Bu Niken dan Pak Agung, memberikan sambutannya kemudian menyalami Sissy.


"Terima kasih Pak. Saya jadi terharu dan berat untuk meninggalkan Resto Gending." Jawab Sissy sambil menahan tangisnya.


"Terima kasih ya Si atas kerja kerasnya selama bergabung di Resto Gending." Bu Niken memberikan sebuah kotak sambil memeluk Sissy sekali lagi.

__ADS_1


"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para owner, Bu Niken, Pak Haris dan Pak Agung, yang tak hadir, atas kepercayaannya pada saya untuk bekerja disini. Terima kasih juga buat semuanya yang sudah seperti keluarga sendiri, sangat solid dalam bekerja terutama ketika ada event besar. Dan buat para supplier juga yang memasok bahan makanan ke Resto ini." Sissy menyampaikan semuanya dengan mata berkaca-kaca.


"Sebelum kita menikmati makanannya, Ini ada sekedar cinderamata dari Resto Gending." Pak Rully mewakili semua staf dan owner memberikan Pigura besar yang berupa karikatur Sissy dengan latar Resto Gending dan semua karyawan.


"Wow, bagus banget. Terima Kasih semuanya." Sissy tak bosan mengamati karikatur itu.


Semua yang hadir disitu menyalami dan sebagian memeluk Sissy bergantian.


Para owner dan Pak Rully memilih pamit dan meninggalkan ruang VIP 2.


"Ayo kita nikmatin semua hidangannya." Kata Chef Aryo.


"Asik... " Teriak beberapa orang dan langsung menyerbu makanan yang sudah dihidangkan.


Mereka pun menikmati makanan dan bersenda gurau dengan penuh kehangatan.


"Si, Kita pasti kangen sama kamu deh." Kata Chef Aryo sambil menikmati jus jambu favoritnya. Nurul dan Indah pun mengangguk setuju dengan Chef Aryo.


"Kalian masih bisa ketemu aku kok. Main aja ke Cake Shop Pelangi di dekat Alun-alun." Kata Sissy sambil tersenyum.


"Oh iya. Kamukan punya Cake Shop." kata Nurul.


"Hehehe. Itu usaha bareng dengan sahabat-sahabat saya." Sissy tetap merendah.


"Udahjadi owner kok masih mau kerja buat orang lain sih?" kata Yulia si ratu nyinyir.


"Ya kan nyari uang disini buat operasional disana. Harus punya modal dong." Sissy langsung membungkam mulut nyinyir Yulia.


"Oh iya Si. Ada lowongan pastry chef gak?" Tanya Chef Aryo lagi.


"Kebetulan banget. Memang pastry chef kita baru aja resign. Udah 2 minggu belum aa yang cocok. Chef punya kenalan yang jago pastry?" Sissy balik bertanya.


" Ada. Adik sepupu aku lagi nganggur juga. Dia baru pulang dari kapal pesiar." Kata Chef Aryo.


" Wah, sepertinya cocok tuh. Suruh kirim lamaran via email aja. Atau hari Selasa datang langsung ke cake shop." Sissy merasa akhirnya menemukan kandidat yang cocok.


"Nanti aku bilang sepupuku itu deh." Kata Chef Aryo lagi.


"Iya. Nanti langsung aja bilang sudah ada janji sama aku ya." ujar Sissy.


"Oke siap." Chef Aryo bergegas pamit ke dapur.

__ADS_1


"Si, suplier ganteng itu bisa nangis kamu tinggalin." Nurul berbisik menggodanya.


"Apaan sih kamu. Buat kamu aja deh." Sissy malah ingin menjodohkan rekan kerjanya ini.


Ya, Nurul adalah seorang single mother, yang sudah ditinggal mati oleh suaminya dan Erick juga seorang duda tanpa anak. Sepertinya mereka memang cocok kalo jadi pasangan.


"Bener nih boleh buat aku? Ntar kamu nangis bombay lagi." Nurul terus menggoda Sissy.


"Ambil aja. Aku kan udah mau nikah Rul." Sissy akhirnya mengatakan hal itu untuk menghentikan Nurul.


"Yang bener Si. Kok aku gak tau!" Nurul langsung heboh yang bikin si ratu nyinyir menoleh kepada mereka.


"Ya emang gak pake pengumuman." Jawaban Sissy malah bikin Nurul makin penasaran.


"Kok gak pernah jemput kesini Si?" tanya Nurul lagi.


"Dia kerja di Surabaya. Keemuannya pas aku libur." Jawab Sissy lagi.


"Yawda, jangan lupa undang aku ya kalo kamu nikah." Nurul mengkhiri obrolan mereka.


" Insha Allah." Jawab Sissy singkat.


"Pak Tomo, Mas Yoga, saya pamit ya. Makasih udah sering bantuin dan jagain saya." Kata Sissy sambil menunggu taksi online di pos security.


"Sama-sama Bu Rissya." Jawab Yoga, security baru di Resti Gending.


"Yah.. kok resign Mbak Sissy? Nanti gak ada yang ngajjak ngobrol saya sore-sore gini" Kata Pak Tomo sambil menyalami Sissy.


"Pak Tomo bisa aja." Jawab Sissy.


Sissy pulang ke rumah dengan membawa hadiah yang lumayan banyak. Dia bahkan harus naik taksi online untuk mengangkut semuanya.


"Bye Resto Gending.. Bye keluargaku.." Kata Sissy lirih ketika taksi online nya mulai menjauh dari Resto Gending.


Dukung Author ya dengan like dan vote..


Biar lebih semangat menulisnya 💪💪


Makasih🙏🙏🙏


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2