
"Asyila itu bukannya..."
"Arga" sahut Asyila
"sama siapa dia, kek nya gue nggak pernah liat tu cewek" ucap Ana
"kita samperin aja yok" ajak Ana
"kita samperin tapi jangan lewat depan kita berdiri di belakang mereka aja, kita dengerin apa yang mereka bicarain" ucap Asyila, Ana mengangguk setuju, mereka berdua memutar arah agar bisa berdiri di belakang Arga dan seorang wanita di samping Arga
Saat sudah berada di belakang Arga dan wanita itu, Ana membuka handphone nya untuk merekam pembicaraan Arga dan wanita di sebelah nya itu
"kamu tunangan sama Asyila, hanya untuk bermain" tanya wanita itu
"hmm karna aku sayang nya sama kamu" jawab Arga tersenyum lebar
"kamu harus jebak Asyila agar seolah-olah dia selingkuh dari kamu, jadi kamu nggak akan nikah sama dia, setelah itu kamu bujuk orang tua kamu buat restuin hubungan kita"
"iya, apapun buat kamu"
prok prok prok prok
__ADS_1
Asyila bertepuk tangan setelah mendengar pembicaraan Arga dan wanita yang ada di sebelah nya
"A..Asyila kamu ngapain disini" tanya Arga gugup
"suka-suka gue dong mau kemana, karna gue udah tau akal busuk lo jadi gue minta hubungan kita sampai disini, dan cincin ini gue kembaliin" Asyila meraih tangan Arga dan meletakkan cincin pemberian Arga di tangannya
"kamu salah paham" ucap Arga
"salah paham gimana, gue punya rekaman nya" sahut Ana
"acara pernikahan kita batal" ucap Asyila dingin
"nggak, aku nggak mau" tolak Arga
"sayang gimana dong" ucap wanita itu
"aku akan cari cara agar pernikahan ini nggak jadi dibatalin" kata Arga lalu pergi dari sana.
~
Setelah Asyila mengantar Ana pulang, Asyila langsung mengendarai mobil nya tanpa arah. mata Asyila sudah sembab karna terlalu banyak menangis, penampilan nya sudah acak-acakan, karna sudah malam Asyila memberhentikan mobil nya di pinggir jalan.
__ADS_1
"mungkin nggak jodoh" gumam Asyila tersenyum miris, Asyila kembali mengemudikan mobil nya menuju mansion Nugraha
sampai di mansion Nugraha, Asyila turun dari mobil lalu masuk kedalam mansion dengan langkah gontai
Aurel yang baru saat ingin ke dapur melihat Asyila dengan pakaian yang acak-acakan pun menghampiri nya
"Asyila kamu kenapa" tanya Aurel memegang kedua bahu Asyila, pandangan Asyila semakin lama semakin buram dan...
Brukk
"Asyila! hei kamu kenapa" tanya Aurel menepuk pipi Asyila
"mama! mas Alex! cepat kesini!" teriak Aurel
"ada apa sayang? kenapa berteriak" tanya Alex sambil menggendong baby Rachel menuruni tangga
"loh Asyila kenapa" sambung Alex cemas, Aurel mengambil alih baby Rachel dari tangan Alex, setelah baby Rachel ada di tangan Aurel, Alex langsung menggendong bridal Asyila ke kamar nya.
NB:
Hanya sekedar informasi! Saya membuat cerita ini hanya untuk bersenang-senang, saya tidak pernah mengaharapkan kalian untuk vote, like, dan komen karna saya membuat cerita hanya sekedar bersenang-senang dan mengisi waktu luang. Mungkin terdengar aneh, tapi memang seperti itu. Kalau saya buat cerita hanya untuk bersenang-senang dan tidak mengharapkan apa-apa dari kalian.
__ADS_1
Saya juga tidak pernah memaksa kalian untuk membaca cerita saya, jadi jika kalian tidak suka lebih baik tidak usah di baca! dari pada komen negatif dan membuat mood saya turun!
Terima kasih!