LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
EKSTRA PART - Flashback ••


__ADS_3

"Bagaimana keadaan anak saya, Dok" Tanya Sinta, "Ini keajaiban, Akhir-akhir ini detak jantung mereka melemah, bahkan kemungkinan...tapi itu tidak terjadi. Dan sekarang keadaan mereka sudah mulai membaik" Jelas Dokter Dengan senyum mengembang, "Syukurlah. Terimakasih, Dok" Ucap Sinta


"Kalau begitu, saya permisi" Mereka semua mengangguk.Arini, Mira, dan Sinta masuk ke dalam dan melihat Alex sudah membuka mata nya, sedangkan Asyila masih terpejam


"Mama" Panggil Alex, "Iya, Sayang. Mana yang sakit" Tanya Sinta, Alex menggeleng pelan. "Apa Asyila baik-baik saja?" Tanya Alex


"Dia baik-baik saja, coba ceritakan bagaimana kalian bisa seperti ini" Ujar Sinta, "Aku sudah melarang nya berlari saat menuruni tangga, tapi dia tidak mendengarkan ku. Dia terjatuh dan saat aku berusaha menahan nya, tubuh ku tidak seimbang" Jelas Alex, "Sudah, sekarang kamu istirahat" Timpal Mira, Alex mengangguk pelan dan memejamkan mata nya


"Kapan Asyila akan sadar" Ucap Sinta menatap Asyila yang belum juga sadarkan diri, "Asyila akan segera sadar, kamu dengar sendiri bukan tadi dokter bilang apa. Sekarang kamu telfon suami mu dan beritahu dia kalau anak-anak sudah membaik" Balas Arini.


~

__ADS_1


Sore hari, semua nya berkumpul di ruang rawat Alex dan Asyila


"Apa Asyila belum sadarkan diri" Tanya Hagen, "Belum sama sekali, tetapi dokter bilang keadaan nya sudah membaik" Sambung Mira, "Sebentar lagi ulang tahun mereka, apa kita akan merayakan nya" Sahut Arini, "Kalau keadaan mereka sudah benar-benar sembuh total, mungkin kita akan merayakan nya" Balas Deon


"Mama" Panggil Asyila tapi dengan mata yang masih terpejam, "Asyila" Lirih Sinta, ia beranjak dari duduk nya dan melangkahkan kaki nya ke arah Asyila


"Mama" Panggil Asyila, "Iya, Asyila. Ini Mama" Balas Sinta mencium kening asyila, "Mama jangan pergi" Lirih Asyila, "Mama nggak akan pergi, Sayang. Mama tetep di sini sama kalian" Ujar Sinta


"Buka mata mu, Sayang" Sambung Sinta, tetapi asyila masih memejamkan mata nya


Deon menatap ke para orang tua meminta bantuan agar Sinta mau istirahat, Hagen memberi isyarat untuk ke ruang sebelah ruang rawat Alex Dan Asyila. Deon menggaruk tekuk nya yang tidak gatal, ia sedikit ragu melakukan hal itu. Karna ia tau pasti Sinta akan marah pada nya

__ADS_1


"Lakukan saja" Ucap Rendra berbisik, Deon mengangguk ragu


Deon langsung menggendong bridal sinta. "Mgh!!" Gumam Sinta terkejut, "Apa yang kau lakukan" Sinta malu karna tiba-tiba Deon Menggendong nya dan di lihat para orang tua, "Sudah diam saja" Deon menatap ke arah para orang tua dan mengangguk


Deon membawa Sinta ke ruangan sebelah.


"Istirahat, aku akan menemani mu disini" Ucap Deon seraya meletakkan Sinta di atas brangkar, "Tapi anak-anak" Balas Sinta


"Kamu tenang saja, anak-anak akan aman sama mereka" Ujar Deon ikut merebahkan tubuh nya di sebelah Sinta


"Tidurlah, nanti kamu bisa menjaga anak-anak Lagi" Sambung Deon memeluk Sinta, "Hmm" Dehem Sinta menyembunyikan wajah nya di dada bidang suami nya

__ADS_1


NB :


NGGAK SUKA SAMA CERITA NYA?! JANGAN DI BACA!! DARI PADA BUANG-BUANG WAKTU KALIAN!!SAYA TIDAK MEMAKSA KALIAN UNTUK MEMBACA KARYA SAYA KARNA SAYA MEMBUAT INI HANYA UNTUK BERSENANG-SENANG, BUKAN UNTUK MENDAPAT RATE, LIKE, VOTE DAN KOMEN.


__ADS_2