LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 137


__ADS_3

Andin turun dari mobil dan menghampiri mereka, "mau apa kalian" tanya Andin menatap tajam satu per satu pria yang ada di hadapan nya, "serahkan anak itu, atau kamu kami habisi" ancam pria 2


"kalau aku tidak mau gimana" tanya Andin, "kamu akan kami habisi, serang!" ucap pria 2, Andin maju dan langsung menghajar mereka


karna jumlah lawan yang cukup banyak sedangkan Andin hanya sendiri jadi Andin sedikit kualahan tapi ia terus bertahan untuk melindungi Rachel


Srecttt


Lawan menusuk perut Andin dengan pisau saat Andin mulai kelelahan, "hahaha, kalian bawa anak itu lalu kita bawa ke bos" ucap pria 2, yang lain mengangguk lalu mendatangi Rachel yang ada di dalam mobil, Rachel menangis melihat Andin terkapar di Aspar dengan pisau yang masih menatap


Karna pintu mobil nya di kunci, salah satu pria memecahkan kaca mobil setelah berhasil mereka membawa Rachel pergi

__ADS_1


"Ra…chel!" panggil Andin mencoba berteriak, tidak lama dari itu Andin kehilangan kesadaran nya.


~


Kini Andin sedang di tangani oleh dokter, diluar Alex, Ardana dan Kayra sedang menunggu dokter keluar. "bagaimana keadaan adik saya dok" tanya Alex saat melihat dokter keluar dari ruang UGD


"nona kehilangan banyak darah, kita perlu darah sekarang, siapa diantara kalian yang golongan darah nya sama dengan nona" tanya dokter


"golongan darah nya apa dok" tanya Kayra, "AB-" jawab dokter, "dok, kasih kita waktu 30 menit, kami akan membawa darah itu kemari" ucap Ardana, "baiklah" kata dokter


Alex, Ardana, dan Kayra langsung pergi ke markas, sampai di sana mereka mengumpulkan semua mafioso di bagian belakang mansion, "selamat sore semua" ucap Alex, "sore bos" balas mereka

__ADS_1


"saya mengumpulkan kalian disini, ingin meminta bantuan ke kalian" sahut Ardana, "saya ingin bertanya, siapa diantara kalian yang mempunyai golongan darah AB-" tanya Alex


"saya butuh bantuan kalian, saya berdiri disini bukan sebagai Leader kalian tapi sebagai kakak dari adik yang sedang bertaruh nyawa di rumah sakit" sambung Alex menangkupkan kedua tangan nya


"saya bos" banyak mafioso yang mengangkat tangan nya karna jumlah keseluruhan mafioso ada 15.000 lebih, "saya hanya butuh 2 orang saja, dengan darah kalian seumur hidup saya, saya akan berhutang budi kepada kalian" seru Alex


"kami yang akan terus berhutang budi kepada anda bos, karna anda mau menampung kami dan memberi kehidupan kepada kami" ucap mafioso 1


"baiklah, 2 orang yang mempunyai golongan darah AB- silahkan ikut kami ke rumah sakit" timpal Ardana. sebelum membawa 2 mafioso itu ke rumah sakit, Kayra memastikan kalau mereka tidak memiliki tato.


~

__ADS_1


Setelah pengambilan darah, 2 mafioso itu diantar pulang Ardana agar mereka bisa beristirahat di sana, Alex dan Kayra menunggu dokter yang sedang menangani Andin


Cukup lama mereka berdua menunggu, akhir nya dokter keluar, "bagaimana dok" tanya Alex, "syukur lah kalian bisa mendapatkan donor darah secepat nya, dan sekarang nona sudah baik-baik saja, dia hanya butuh istirahat dan jangan terlalu banyak gerak atau jahitan nya akan terbuka" jelas dokter, "terimakasih dok" ucap Alex, "sama-sama Tuan, kalau begitu saya permisi" pamit dokter diangguki Alex dan Ardana.


__ADS_2