
"Asyila" ucap Alex membuat 3 orang yang ada disana melihat ke arah Alex
Grepp
Alex langsung memeluk erat tubuh gadis itu, air mata nya terus menetes merasa bahagia bisa bertemu dengan adik kesayangan nya kembali, rasa nya ia tidak ingin melepasnya kembali
"maaf Tuan anda siapa?" tanya gadis itu, "Asyila kau tidak mengenal kakak" tanya Alex melepas pelukan nya, "sayang apa kau yakin dia Asyila" tanya Aurel, "ya aku yakin. wajah, mata, dan hidung nya, mirip sekali dengan alm. ayah" jawab Alex tersenyum
__ADS_1
"maaf Tuan, saya tidak mengenal anda dan saya bukan Asyila yang anda maksud dan berani sekali anda memeluk saya seenaknya" tegas Asyila. Bukannya takut, Alex malah tersenyum, sifat tegas adik nya masih melekat pada adik kesayangan nya
"ayo nek kita pulang" ajak Asyila menggenggam tangan nenek nya, "tunggu Asyila" cegah Alex, "ada apa lagi Tuan, kakek ku sudah menunggu dirumah" tanya Asyila
"apa kau benar-benar tidak ingat sama kakak" tanya Alex memastikan, "sudah ku bilang Tuan!! saya tidak mengenal anda, jadi biarkan kami pergi", sarkas Asyila, "apa kamu kenal wanita ini" tanya Alex memperlihatkan foto wallpaper handphone nya pada Asyila
kenapa wajah nya mirip sekali dengan ku. batin Asyila
__ADS_1
mereka berempat masuk ke dalam mobil Alex, Alex mengantar nenek dan Asyila ke sebuah rumah kecil dekat hutan lebih tepat nya di tengah hutan. "sudah sampai" ucap Alex melepas seatbelt nya. Mereka berempat turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah kecil, mereka masuk saat mereka masuk mereka melihat kakek duduk di ruang tengah
"malam kakek" ucap Asyila tersenyum sambil memeluk sang kakek, "kalian dari mana saja, ini sudah malam nanti kalau terjadi apa-apa gimana" omel sang kakek, "iya maaf kakek, tadi kita ada masalah sedikit jadi kita pulang terlambat, apa kakek sudah lapar" tanya Asyila yang masih memeluk sang kakek
"itu pasti" jawab sang kakek mengusap lembut kepala Asyila, "kalau begitu aku sama nenek ke belakang dulu, ayo nek" ajak Asyila, mereka berdua pun kebelakang untuk memasak
di ruang tengah tinggal kakek, Alex dan Aurel yang duduk di depan sang kakek, "siapa kalian" tanya sang kakek, "saya Alex dan ini tunangan saya Aurel, kami tadi tidak sengaja menabrak nenek dan Asyila waktu di jalan" jawab Alex, "Asyila? siapa Asyila" tanya sang kakek mengerutkan keningnya, "Asyila cucu kakek tadi, dia adik kesayangan ku yang hilang 2 tahun lalu" jawab Alex dengan suara yang terdengar sendu
__ADS_1
"2 tahun lalu?" tanya kakek, "ya, adikku hilang 2 tahun yang lalu dan kami terus mencari nya sampai sekarang, ternyata Tuhan masih berbaik hati pada kami dan mempertemukan kami kembali" jawab Alex, "apa kau yakin cucuku yang kau maksud" tanya kakek memastikan
"ya dia cucumu, karna wajah, mata dan hidung nya mirip sekali dengan alm. ayah kami" jawab Alex, "apa kau bisa membuktikan nya" ucap kakek, "ya aku bisa membuktikan nya, besok saya akan kesini bersama mama saya" ujar Alex, "karna ini sudah malam, kami undur diri" pamit Alex. "apa kalian tidak mau makan malam disini" tanya kakek, "kami harus pulang, mungkin lain kali kita akan makan disini" tolak Alex, "ya sudah tidak masalah" ucap kakek, "permisi, selamat malam" pamit Alex dan Aurel, mereka berdua keluar dari rumah itu dan menuju ke mansion Nugraha