
17 Tahun yang lalu
Di mansion Nugraha, terdapat keluarga kecil yang harmonis, seorang putri kecil yang baru berusia 5 tahun melengkapi kebahagiaan keluarga kecil itu
Pagi hari, Deon menuruni tangga dan bergabung di meja makan bersama anak dan istri nya, tapi saat Deok duduk Asyila langsung pergi ke kamar nya, "dia kenapa" tanya Deon menatap Sinta, Sinta mengangkat kedua bahu nya 'tidak tau'
"Alex, adik mu kenapa" tanya Deon kepada anak laki-laki nya, bukan nya menjawab Alex juga langsung pergi menuju kamar nya, "ada apa dengan mereka berdua" gumam Deon, "apa kamu nggak ingat janji mu kepada mereka hm" tanya Sinta
__ADS_1
"janji? memang nya aku bilang apa ke mereka" tanya Deon, "kamu bilang mau ngajak mereka ke mall tadi malam" jawab Sinta, Deon menepuk jidat nya, "maaf aku benar-benar lupa" kata Deon
"kenapa meminta maaf kepada ku, bujuk mereka yang sedang marah kepada mu" ujar Sinta, "kalau Alex aku masih bisa tapi kalau Asyila? kau saja" ucap Deon, "Asyila sama seperti mu, keras kepala dan susah di bujuk" balas Sinta
"ayolah, bantu aku membujuk Asyila, kalau Alex biar aku saja" pinta Deon, "baiklah, kali ini saja" balas Sinta
"Alex" panggil Deon, Alex melirik sekilas ke arah Deon, "maaf, ayah salah karna tidak menepati janji ayah" ucap Deon, "kamu mau maafin ayah kan" tanya Deon
__ADS_1
"atau begini saja, ayah akan mengajak kalian ke mall hari ini" sambung Deon, "ayahkan sibuk" ketus Alex, "untuk hari ini, waktu ayah buat kalian semua, bagaimana" tanya Deon, Alex mengangguk. "bersiap lah, kita akan pergi jalan-jalan" Alex mengangguk lalu masuk ke ruang ganti.
Setelah membujuk Alex, Deon langsung ke kamar Asyila, ia melihat Sinta sedang berusaha membujuk anak perempuan nya yang keras kepala itu, "Asyila" panggil Deon
Deon mendudukkan Asyila di pangkuan nya, "maaf ayah salah, kamu mau maafin ayahkan" tanya Deon, "nggak" jawab Asyila, "aku marah sama ayah, aku nggak mau bicara sama ayah" Asyila turun darin pangkuan Deon lalu keluar dari kamar
"bagaimana, sama kan seperti mu" tanya Sinta meledek suami nya, "apa ada yang salah waktu kita membuat nya" tanya Deon, Sinta mengangkat kedua bahu nya, "lebih baik kau kejar dan bujuk dia" kata Sinta diangguki Deon
__ADS_1
"ayah sama anak sama-sama keras kepala" gumam Sinta menatap punggung suami nya yang mulai menghilang.