
Keesokkan hari nya semua anggota keluarga sudah berada di meja makan.
"pagi ma" sapa Asyila dan Alex saat melihat Sinta menuruni tangga, "pagi sayang" jawab Sinta, "tumben kalian berdua udah di meja makan aja" kata Sinta
"hehe nggak sengaja ma" jawab Asyila
mereka melakukan sarapan pagi dengan tenang, selesai sarapan semua anggota keluarga melakukan kegiatan nya masing-masing.
~
• Kantin
Asyila dkk sudah berada disana hanya sekedar nongkrong karna dosen nya belum datang
"Asyila nanti gue main ke rumah lo ya" kata Ana, "iya dateng aja" ujar Asyila, "gue ikut" ucap Adit, "lo mau ikut nggak bro" tanya Adit
"iya gue ikut" jawab Aldo yang terus menatap Asyila
sebenernya Asyila sadar kalau Aldo sering memperhatikan dirinya tapi ia tak ambil pusing tentang itu kadang juga ia merasa risih karna terus di tatap
"ekhem" deheman Asyila mengalihkan pandangan Aldo, "udah selesai kan? kalo udah kita ke kelas ntar telat lagi" ajak Ana
__ADS_1
~
• Mansion Nugraha
"MAMA ASYILA PULANG!!!" teriak Asyila
"nggak usah teriak-teriak Asyila, ini rumah bukan hutan" omel mama Sinta menuruni tangga, "suara lo kek toa tau nggak" ledek Adit, "pecah lama-lama gendang telinga gue" keluh Ana
"hehehe udah yok masuk, gue ke atas dulu" Asyila langsung pergi ke kamar nya untuk mengganti baju
selesai mengganti baju Asyila langsung ke ruang tengah
"huff nggak usah bahas dia lah eneg gue" ketus Asyila, "mang napa" tanya Adit meletakkan handphone nya
"tiap malem Asyila di chat sama si Ryan kek orang ama pacar nya posesif banget padahal bukan siapa-siapa, kadang waktu di kelas dia selalu ngajak ngobrol Asyila tapi nggak di respon sama sekali sama Asyila" jawab Ana
"hahaha kasian banget tu anak, eh iya lo itu kan banyak yang suka kenapa kaga yang nyangkut sih" tanya Adit, "nggak ada yang cocok" jawab Asyila sambil memakan keripik
"masa sih kan banyak tu cowok ganteng di kampus masa ga ada yang cocok apa jangan-jangan lo suka sesama jenis" ucap Adit dan mendapat jitakan dari Ana
pletak
__ADS_1
"kalo ngomong kaga di filter dulu, mana mungkin Asyila kek gitu" kesal Ana, "gue mau fokus kuliah dulu, masalah itu belakangan kan bisa" kata Asyila mereka hanya mengangguk
mereka asik ngobrol sampai nggak kerasa hari sudah sore
"eh udah sore kita pamit aja" ucap Ana, "makan malam disini aja" ucap Asyila, "kapan-kapan aja ya" kata Ana, "oke terserah kalian aja" kata Asyila
mereka pun berpamitan dengan Sinta lalu pulang.
~
selesai makan malam mereka bertiga kumpul di ruang tengah
"kak gimana kelanjutan nya, apa mereka masih mencari anak mereka" bisik Asyila, "kalo yang kakak dapatkan dari anak buah kakak sih iya mereka sampai polisi untuk mencari mereka" bisik Alex
"lah ngapain pake polisi kan uang mereka banyak kenapa nggak nyewa mafia aja ya hahaha bodoh" Asyila terkekeh dengan jalan pikiran orang itu, "kalian tu ngapain sih bisik-bisik segala" ucap Sinta
"hehe nggak papa kok ma" kata Asyila
mereka bertiga asik mengobrol dengan canda tawa sampai larut malam
"ini sudah larut malam, lebih baik kita istirahat" kata Sinta,"selamat malam ma" ucap Alex dan Asyila mencium pipi mama Sinta, "malam kalian" mereka lalu pergi ke kamar masing-masing.
__ADS_1