LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 45 •


__ADS_3

sepulang kuliah Asyila tidak langsung pulang tapi ke perusahaan dulu, karna ia bosan di rumah. Sampai di A'N COMPANY Asyila langsung turun dan langsung masuk kedalam tak lupa ia juga memakai masker.


• Ruang CEO


"kak Dinda apa ada masalah" tanya Asyila, "tidak ada semua nya beres" jawab Dinda tersenyum, "ya sudah kalau begitu kakak boleh pergi" kata Asyila


"nasib gue setiap kesini pasti di kasih kertas kertas kertas yang lain apa nggak ada gitu" gerutu Asyila, "haaaaaah semangat" kata Asyila menyemangati diri sendiri


Di tempat lain seorang wanita paru baya tak henti-henti nya menangis suami nya mencoba untuk menenangkan tapi tak bisa


"kamu yang tenang, anak kita pasti ketemu" ucap sang suami, "bagaimana aku bisa tenang kemarin Alden hilang pulang-pulang sudah tak bernyawa sekarang Edgar pun hilang bagaimana aku bisa tenang" kata Sindy dengan air mata yang terus mengalir


"aku akan berusaha mencari Edgar kamu tenang dulu" kata Angga, "mencari apa kemarin waktu Alden hilang kau tak bisa menemukan nya dan dia pulang sudah tak bernyawa!" kata Sindy sedikit berteriak


"sekarang kamu istirahat akun akan mencari nya" kata Angga lalu pergi bersama para pengawal nya


di dalam mobil Angga dia terus berfikir siapa dalang dari penculikan kedua anak nya bahkan anak pertama nya sudah di habisi

__ADS_1


"maaf tuan kalau boleh saya bertanya apa kah tuan memiliki musuh dalam bisnis atau semacam nya, bisa saja salah satu dari mereka dalang dari penculikan dan pembunuhan tuan muda Tuan" tanya pengawal 1, "aku sudah tidak punya musuh, karna musuh ku sudah ku habisi beberapa tahun yang lalu" kata Angga


apa mungkin anak dari keluarga Nugraha? ahh rasa nya itu tidak lah mungkin, atau salah satu dari orang kepercayaan ku berkhianat, kalau sampai aku tau siapa dalang dari semua ini akan ku habisi orang itu, lalu siapa yang sudah bermain dengan perusahaan ku. pikir Angga


~


Sampai sore hari Asyila masih disibukkan dengan kertas-kertas di hadapan nya


tok tok tok


"masuk"


"Asyila apa kau tak ingin pulang ini udah jam pulang kerja" tanya Dinda, "iya kak aku akan pulang tapi sebentar ini masih ada kerjaan sedikit nanggung kalo nggak di kerjakan" kata Asyila yang fokus ke layar depannya


"ya sudah kakak pulang dulu" kata Dinda, "iya kak hati-hati" kata Asyila


setelah Dinda pergi Asyila dengan cepat mengerjakan pekerjaan nya

__ADS_1


"haaah selesai juga" gumam Asyila merenggangkan otot nya. karna sudah tak ada kerjaan Asyila langsung pulang setelah membereskan meja kerja nya.


~


Sampai dirumah Asyila langusng masuk ke kamar nya dan membersihkan diri saat keluar dari kamar mandi kepala Asyila terasa berat dan akhirnya pingsan di depan kamar mandi


tok tok tok


"Asyila bangun sayang ayo makan malam dulu" panggil Sinta mengetuk pintu, "Asyila" panggil Sinta


karna tak ada jawaban Sinta masuk tapi tak mendapati anak nya di tempat tidur, dia berjalan menuju kamar mandi ia terkejut saat melihat Asyila pingsan di depan kamar mandi


"ASYILA!" teriak Sinta, "Asyila sayang bangun nak" ucap Sinta menggeser kepala Asyila kepangkuan nya


"ALEX! ALEX!!" teriak Sinta, "ada apa ma? loh Asyila kenapa" tanya Alex menghampiri Sinta, "mama juga nggak tau" kata Sinta


"tolong angkat adik mu ke tempat tidur" lanjut Sinta

__ADS_1


Alex menggendong bridal Asyila dan di rebahkan di atas tempat tidur.


__ADS_2