LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 61 •


__ADS_3

Malam hari Asyila pulang dari markas, ia mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang saat di tempat jalan sei mobil Asyila di hadang segerombolan orang lengkap dengan senjata nya.


"aishh buang-buang waktu saja, perutku sudah sangat lapar" gerutu Asyila di dalam mobil, ia mengambil cip lalu ia pasang di telinganya cip itu sudah terhubung dengan ponsel Alex dan tangan kanan nya agar saat ia dalam keadaan bahaya kakak dan tangan kanan nya mengetahui nya.


Asyila turun dari mobil nya dan tak lupa ia membawa senjata di balik bajunya. "mau apa kalian" tanya Asyila dingin, "serahkan dirimu" jawab si C, "untuk apa" tanya Asyila, "karna bos kami menyuruh kami untuk menangkap mu dan menghabisi mu" jawab si A, "coba saja kalau bisa" Asyila langsung baju menyerang mereka,


Dorr


Dorr


Bugh


Srett


Plakk

__ADS_1


Dorr


Asyila terus menghajar mereka sesekali ia menembak, sebagian dari mereka sudah tewas, tetapi jumlah mereka terus bertambah sehingga Asyila kualahan menghadapi mereka. karna sudah sangat kelelahan asyila memilih memasuki mobil nya dan melakukan nya dengan kecepatan tinggi segerombolan orang itu pun mengejar mobil Asyila.


Di dalam mobil Asyila sudah mengeluarkan darah karna ia tak sengaja terkena pisau mereka. "astaga capek banget" ucap Asyila mengatur nafas nya


segerombolan orang tadi menembak mobil Asyila, tapi untung nya mobil Asyila sudah di desain anti peluru jadi tak masalah. ia menghidupkan cip tadi dan memberi sinyal kepada kakak dan tangan kanan nya, setelah memberi sinyal ia fokus menyetir ia berfikir bagaimana ia bisa menghindari orang-orang itu.


Di mansion Nugraha Sinta dan Alex menunggu kepulangan Asyila, karna ini sudah mulai larut malam. "Alex kenapa adikmu belum pulang" tanya Sinta cemas, "mungkin sebentar lagi dia sampai" ucap Alex, beberapa saat kemudian ia mendapat sinyal saat ia melihat ternyata itu sinyal dari adiknya Asyila, seketika raut wajah Alex pun berubah, Sinta yang melihat raut wajah anak laki-laki nya pun bertanya


"hiks Alex cepat telfon Asyila" ucap Sinta lalu Alex menelfon Asyila tak lupa ia melost speaker nya


tutt tutt tutt


"hallo kak" ucap Asyila yang masih fokus menyetir

__ADS_1


Dorr


"Asyila kau tidak papa" tanya Alex yang mendengar suara tembakan, "aku nggak papa kakak, aku sudah memberi sinyal sama tangan kanan ku dan aku juga sudah menyuruh mereka ke arah jurang" ujar Asyila "untuk apa" tanya Alex, "aku menuju kesana karna mereka terus mengejar ku, aku tak tau mereka tetapi bos mereka menginginkan ku" jelas Asyila, "kakak akan segera kesana" kata Alex. "kak berjanjilah kalau terjadi sesuatu padaku, kau akan menjaga mama, jangan biarkan air mata nya jatuh walaupun itu hanya setetes, aku mohon padamu berjanjilah" air mata Asyila mulai menetes saat mengatakan itu semua


"Asy--"


"kak, aku percayakan semuanya kepadamu, tolong jaga mama untukku!!! maaf aku sudah tak punya banyak waktu. BERJANJILAH!!! AKH!!!" teriak Asyila dan akhir nya...


brakk


"Asyila Asyila Asyila kau baik-baik saja" tetapi sambungan telfonnya sudah terputus, Alex panik karna mendengar teriakan Asyila dan suara tabrakan. sedangkan Sinta sudah menangis saat mendengar itu semua, "Alex tolong Asyila cepat!" pinta Sinta yang terus menangis, "iya aku pergi dulu, bi tolong jaga mama aku pergi dulu" kata Alex lalu mengendarai mobil nya menuju jurang


Di tempat Asyila, Ziyan dkk dan beberapa mafioso baru saja sampai disana tetapi mereka terlambat, karna mobil Asyila sudah masuk ke dalam jurang dan terbakar disana. di tempat itu juga ada mobil polisi yang berjejer, sedangkan segerombolan orang tadi yang mengejar Asyila sudah kabur entah kemana setelah melihat mobil Asyila masuk ke dalam jurang. "i...itu mobil Asyila" ucap Fely bergetar, "iya itu mobil Asyila, tidak ini tidak mungkin Asyila pasti baik-baik saja, dia gadis yang kuat" kata Cyla tak percaya, "kalian semua masuk kesana dan cari Asyila!!!" perintah Ziyan


"baik bos" jawab mereka, saat Ziyan dkk ingin masuk ke dalam jurang Alex datang bersama beberapa mafioso nya, "di mana Asyila" tanya Alex panik, "dia di sana" lirih Ziyan menuju ke arah jurang, Alex mengikuti arah tunjuk Ziyan seketika Alex terduduk lemas di tanah

__ADS_1


"jangan bercanda Ziyan!!" Bentak Alex, "aku nggk bercanda, kau lihatlah sendiri!!" balas Ziyan.


__ADS_2