LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 30 •


__ADS_3

Asyila sampai rumah 8 malam karna tadi ia ke markas sebentar hanya sekedar mengecek perkembangan mafioso nya. saat Asyila hendak masuk ke kamar nya ada seseorang yang memanggil namanya


"Asyila" panggil nya, "iya ma" ucap Asyila, "dari mana kamu, terus kok baju kamu beda dari yang tadi pagi kamu pake" tanya Sinta


"tadi abis kuliah aku ke rumah Ana terus..." kata Asyila menggantung, "terus apa" ucap Sinta, "terus mm...anu.." Asyila menggaruk tekuk leher nya


ya Tuhan bantu gue, gimana ini kalo gue jawab ke markas pasti tambah ruyam ni masalah. batin Asyila


"Asyila" panggil Sinta, "ah iya" Asyila tersadar dari lamunan nya, "kamu kenapa? kamu sakit?" tanya Sinta, "ah nggak kok ma" kata Asyila


"ya sudah kamu bersih-bersih dulu terus makan" Asyila mengangguk dan masuk kamar


Di dalam kamar Asyila merasa lega karna mama nya tidak menanyakan hal yang lebih jauh


"mandi lagi nggak ya tadi kan gue udah mandi di markas, mandi lagi aja lah" ia langsung mengambil handuk lalu ke kamar mandi. selesai mandi Asyila langsung ke menuju meja makan


"loh mama belum makan" tanya Asyila, "belum, tadi mama mau nunggu kalian berdua biar makan sama-sama" ucap Sinta tersenyum


"ya sudah ayo makan" kata Alex. mereka melanjutkan makan malam dengan tenang,


selesai makan mereka langsung ke ruang keluarga.


saat sedang asik bercanda handphone asyila berdering


^^^"hallo"^^^


"..."

__ADS_1


^^^"bagaimana bisa"^^^


"...."


^^^"saya kesana" lalu mematikan telfonnya^^^


"ada apa Asyila kok panik gitu" tanya Sinta, "nggak papa ma, kak ikut aku" Asyila langsung lari ke kamar nya mengambil kunci mobil nya, setelah itu langsung turun karna Alex sudah berada di bawah, "ayo kak" ajak Asyila langsung keluar diikuti Alex


"hati-hati ini sudah malam!!" teriak Sinta, "mereka mau kemana malam-malam begini, kenapa Asyila panik sekali saat menerima telfon" gumam Sinta


"ya sudah lah semoga mereka baik-baik saja" Sinta langsung menuju kamar nya


• Markas


Asyila dan Alex sampai di sana sudah banyak mafioso musuh yang sudah bergelatak tak bernyawa dan masih ada 3 mafioso musuh yang di tahan tangan kanan mereka Jack, Fely, Ziyan didepan markas, Asyila yang melihat itu langsung menghampiri mereka.


"terus ini mafioso mana" tanya Asyila, "The Dragon White" kata Jack, "bawa mereka" lalu pergi ke ruang bawah tanah


• Ruang bawah tanah


Brakk


Asyila mendobrak pintu dengan sangat keras karna emosi nya yang sudah memuncak mendengar ada penghianat di markas nya


"a..ampuni kamu bos" ucap mereka, "kalian tau aku paling tidak suka dengan penghianat" ucap Asyila dingin, "kalian pasti sudah tau perbuatan kalian ini bukan hanya kalian yang aku habisi tapi keluarga kalian" kata Asyila


"to...tolong bos jangan sakiti keluarga kami" kata mereka, "mungkin kalau kakak ku masih bisa mengampuni keluarga kalian tapi aku? TIDAK hahaha" kata Asyila tertawa, "tolong kasihani keluarga kami bos, mereka tidak bersalah" ucap si A

__ADS_1


"saya tidak peduli" Asyila mengambil pisau lipat nya lalu menyayat kulit mereka dengan ganas


srett...srettt..sret.....


suara jeritan menggema di ruangan itu, suara jeritan itu yang membuat Asyila semangat untuk bermain


"to..tolong... am..puni kami b...bos" ucap mereka, "ampun kata mu, setelah kau menghianati ku kau bilang ampun, KARNA ULAH KALIAN INI HAMPIR SAJA MAFIA KU INI HANCUR!!!" Asyila mengambil cambuk nya


chetas...chetas..chetas...


wajah mereka sudah pucat karna mereka sudah mengeluarkan banyak darah


"Fely!!" teriak Asyila, "iya bos" kata nya, "tolong kau cari keluarga mereka dan seret mereka tahan disini, besok akan ku urus mereka" perintah Asyila


"baik bos" ucap nya lalu keluar, "am..puni keluar..ga ka..kami bos" ucap mereka, "kak kau akhiri saja aku dah capek" kata Asyila mundur beberapa langkah dari tempat nya


"baiklah" Alex maju tepat di hadapan mereka


Alex sudah membawa katana di tangan nya yang sudah siap untuk menebas kepala mereka


"baiklah kita akhiri permainan ini" kata Alex


sringgg...sringgg...


kepala mereka terpisah dari tubuh nya


"tolong bereskan sampai ini" perintah Asyila kepada mafioso yang berjaga, "kita bersih-bersih dulu lalu pulang pasti sekarang mama khawatir" kata Asyila lalu keluar, "kebiasaan anak itu" ucap Alex lau mengikuti Asyila.

__ADS_1


__ADS_2