LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 79


__ADS_3

Pagi hari setelah perayaan ulang tahun Aurel tadi malam, Alex mengajak Asyila ke markas Dark Devil's dengan senang hari Asyila ikut karna ia sudah sangat merindukan ke empat tangan kanan sekaligus kakak nya itu.


sampai disana Alex turun dan di sambut para mafioso disana, Alex membukakan pintu untuk Asyila, Asyila turun dari mobil tak lupa ia memakai masker dan topi agar tidak ada yang mengenali nya. mereka berdua masuk ke dalam markas dan melihat Jack, Ziyan, Fely, dan Cyla sibuk dengan laptop mereka masing-masing dengan berkas-berkas yang ada di hadapan mereka


"ekhem" dehem Alex mengejutkan mereka berempat


"eh bos Alex, ngapain ke sini" tanya Jack


"tolong kumpul kan semua mafioso di aula" perintah Alex


"untuk apa" tanya Cyla


"lakukan saja" ucap Alex menarik tangan Asyila duduk di sofa bergabung dengan mereka berempat, mereka berempat melihat menatap Asyila intens


"dia siapa bos" tanya Ziyan


"nanti kalian akan tahu" jawab Alex


Jack datang dan memberitahu kalau semua mafioso sudah berkumpul di aula, mereka berenam pun masuk ke dalam aula


"saya mengumpulkan kalian semua disini ingin memperkenalkan seseorang kepada kalian" ucap Alex


"maaf bos, kalau boleh tau siapa ya? apa gadis itu" tanya salah satu mafioso menatap Asyila


"ya dia yang akan aku perkenalkan pada kalian, mungkin kalian akan terkejut saat melihat nya, sekarang buka masker dan topi mu" suruh Alex, Asyila membuka masker dan topi nya, semua orang yang melihat Asyila pun terkejut


"Asyila/bos" ucap mereka bersamaan


"ya dia Asyila, Leader Dark Devil's yang 2 tahun menghilang setelah kecelakaan" jelas Alex


"apa kalian tidak merindukan ku" tanya Asyila menatap keempat kakak nya


"itu pasti" keempat orang itu langsung memeluk Asyila, setelah puas berpelukan mereka melepas pelukan mereka

__ADS_1


"dan untuk kalian semua, saya liburkan untuk hari ini terserah kalian mau tetap disini atau pulang menemui keluarga kalian" ucap Asyila


"terima kasih bos" ucap mereka membungkukkan badan lalu bubar


"kamu kemana aja selama ini" tanya Ziyan


"akan ku cerita kan, kita kesana dulu" ucap Alex


mereka berenam berkumpul di ruang tengah


"coba ceritakan" ucap Fely, Alex pun menceritakan dari awal sampai akhir.


"jadi kau sempat hilang ingatan" tanya Jack


"hmm, dan aku sedikit mengerjai mama dan kakak" ucap Asyila santai sambil melirik Alex


"anak nakal" cibir Ziyan


"tapi bagus kan akting ku? aku bisa jadi artis nanti haha" ujar Asyila tertawa


"oh ya apa mereka masih tutup mulut" tanya Asyila


"ya mereka semua masih tutup mulut" jawab Cyla


"antar kan akau bertemu mereka kali ini biar aku yang urus" ucap Asyila dingin


"ayo kita ke ruang penyiksaan" ajak Jack. mereka pun melangkah menuju ruang penyiksaan, saat mereka masuk Asyila melihat beberapa orang di ikat dengan tangan diatas, Asyila mendekati mereka, Asyila sengaja tak memakai masker karna waktu baku hantam mereka sudah melihat wajah Asyila


"k...kau kau bukannya sudah mati" ucap nya


"anda salah tuan, saya masih hidup, nyatanya saya masih bisa memijak lantai" ucap Asyila tersenyum devil


"bagaimana bisa" tanya nya

__ADS_1


"bisa saja" kata Asyila


"sekarang jawab! siapa yang menyuruh kalian" tanya Asyila


"kami tidak akan memberi tahukan nya" ucap nya


"mm kalian ada 4 orang gimana kalau salah satu kepala kalian terlepas" ujar Asyila mengambil katana nya


"apa yang ingin kau lakukan" tanya nya sedikit ketakutan


"tidak, aku hanya ingin bermain" jawab Asyila


sringgg


Asyila memotong kepala si A sampai terlepas dan menggelinding di lantai


"masih mau tutup mulut" tanya Asyila


sringgg akhh sringgg akhh


Asyila memotong kedua tangan si C dan langsung si C menjerit kesakitan


"masih mau diam" tanya Asyila


saat ingin memotong tangan si B dan si D, si B langsung menjawab


"Garry, Garry Alberto Eliezer dia yang sudah menyuruh kami" jawab si B


sringgg sringgg sringgg


Asyila memotong kepala ketiga orang itu dan membuang katana nya ke sembarangan arah


"sebentar, tadi apa dia bilang? Garry Alberto Eliezer? itu bukannya ayah nya Laura Citra Eliezer yang selalu menggoda kakak" tanya Asyila

__ADS_1


"ya dia orang nya, tapi untuk apa dia ingin membunuh mu" ujar Alex


"kita akan cari tahu nanti, perusahaan nya waktu itu sudah ku bangkitkan lagi tapi sekarang akan ku jatuhkan lagi tapi kali ini akan ku jatuh kan sampai hancur tak tersisa" ucap Asyila keluar dari ruang penyiksaan


__ADS_2